Tinggal Kenangan

Tinggal Kenangan
bagian 59


__ADS_3

Dirumahnya Tuan Rahendra tepatnya keluarga beliau termasuk Yanza dan sang menantu tengah menikmati sarapan dimeja makan persegi panjang itu.


Banyak sekali percakapan terjadi diantaranya terlebih lagi Yanza yang tak henti hentinya menggoda pengantin baru itu.


" ekheummm.... kasian lho makanannya ada didepan yang diliatnya kesamping terus. " sindir Yanza pada Arzan yang terus menatap Eisya yang sedang meminum susu.


Mendengar itu Eisya jadi salah tingkah namun tetap berusaha setegak mungkin.


" iriiii.... " balas Arzan songong.


" heuh.... sorry yaa..... hiks.... huwaaa.... iya sihhhh... piiii kapan giliran ku kawiiiinn. " kata Yanza membuat mimik menjijikkan.


" tunggu kepastian nya dulu.. " jawab Nyonya yang memang tau pada siapa pemuda itu menaruh hati.


" lagian saya gak yakin dan kasihan sama kamu kalau nantinya kamu di tolak. " tambah Tuan Rahendra.


Jlebb...


" tega, jahatnyaaaaaa..... " si om satu ini lebay.


" ahahahahaa... kasian yaaa... tapi maaf saya ketawa.. hahahaha.... " dan om yang satu lagi situkang ngeledek.


Demikian pula sarapan pagi itu berakhir juga dengan penuh drama.


Arzan langsung tancap gas mengajak Eisya keluar untuk jalan jalan sedangkan papi menuju kantor meninggalkan sang istri dirumah, lalu Yanza mencari alasan dengan membelikan chika mainan yang memang padahal ingin bertemu dengan Anita.


Didalam mobil Arzan.


Eisya masih merasa canggung namun Arzan mencoba ajak bicara agar suasana menjadi hangat.


Dan ternyata benar Eisya menjadi antusias ketika dipancing bercerita.


" ekheummm... jadi kita kemana dulu ni. " tanya Arzan setelah mengobrol banyak hal.


" euummm... kamu adalah imamku.. jadi kemana pun kau membawa ku aku dengan senang hati akan ikut.. " jawab Eisya.


" cieeee.. istri kecil ku pandai sekali kata katanya.. belajar dimana sihhhh... "


" hah.. kata kata itu mah.. kecil. "


" uuuhhh sombong nyeeee... "

__ADS_1


" ohya say- hmmppppp... " Eisya reflek menutup mulutnya.


" ahahah... kamu kenapa sih masih kaku gitu.. kita itu udah sah.. jadi terserah mau panggil apa.. "


" hehe iya sayang... "


" ucucucuuuuu.... akhhh.. jantung ku tertancap panah asmara... " ucap Arzan sambil meremas dadanya ber ekting.


" jadi apa yang mau dibicarakan nyonyaaa... istri kecil ku... " lanjut Arzan.


Eisya tersenyum malu lalu mendekatkan mulutnya ketelinga Arzan sambil berbisik.


" mauuu... es kriiiimm.... "


Mendengar itu Arzan tertawa gemas dengan tingkah istrinya.


" owalahhhh... bukan hanya es kriiiimm kalau kamu mau penjual es krim nya sekalian aku beliin... "


" iiihhhh.... gak mau orang nya... kan udah ada kamu.... " Ucap Eisya tersenyum malu.


" pffffftttt... dasaaaaarrrrr ya kamu.. "


" oke baiklah kita akan ke toko es krim duluuuuu..... " lanjut Arzan.


Terlihat sosok pemuda baru keluar dari super market menenteng sesuatu dan tangan sebelahnya sibuk memegang rokok yang tengah dihisap, ya pemuda itu adalah Nicki.


Sejenak menikmati udara hangatnya matahari pagi menunda sebentar niatnya yang ingin pulang.


Setelah dirasa cukup ia pun bergegas berbalik badan untuk melangkah, namun saat berbalik tak sengaja dirinya menabrak seseorang hingga orang itu jatuh.


Gedubraakk..


" akhhh... " ringis gadis yang ditabrak Nikci sambil memegang perutnya yang nyeri.


" ahhh.. maaf maaf aku tidak sengaja. " ucap Nicki membantu gadis itu bangun dan setelah diteliti tertanya gadis itu adalah Erin.


" Erin??. " Nicki sedikit terkejut pasalnya sudah lama tidak melihat gadis itu dikampus.


" maaf ya aku gak sengaja.. " lanjut nya namun Erin tak menggubris karena sibuk menahan perutnya yang semakin sakit.


Melihat Erin yang memegang perutnya menahan sakit, Nicki pun khawatir dan bertanya.

__ADS_1


" kamu...?? kamu kenapa...??.. " tanya Nicki antara heran dan khawatir.


" akhhh... ss-saakiit.. " Erin semakin mencenkram perutnya.


" heh.. kamu kenapa.. siihh sakit perut yaa... heiii... "


Dan tanpa disadari darah segar mengalir dikaki kanan Erin.


" akhhh... aaarrrhhhhh.. hukk.. "


" hei hei.. tenang lah..ayo aku bantu kerumah sakit jika parah... HAH... APA ITU... DARAH MENGALIR DARI KAKIMU... HUWAAA... APA ITU DARAH HAID... KOK BISA SEBANYAK ITU... KAU TIDAK PAKAI PENGAMAN YA.... BAGAIMANA INI... " laki laki idiot😒


Semakin lama pandangan Erin semakin mengabur dan akhirnya tumbang untung saja dengan cepat Nicki menangkap nya.


Tentu saat panik, namun ditepis dulu karena Nicki lebih dulu memikirkan keselamatan Erin dan tanpa menunggu lagi, pemuda itu membawa Erin ke mobil nya untuk menuju rumah sakit.


Setelah ngebut sekuat tenaga ditambah kepanikan yang luar biasa akhirnya sampai juga dirumah sakit.


Nicki memanggil dokter dan tak butuh waktu lama dokter datang dan menangani Erin memasukkan keruang UGD.


Nicki menunggu diluar sambil mondar mandir sekaligus gelisah dan heran sebenarnya apa yang terjadi sampai menyebabkan Erin pingsan karena menahan sakit perut.


Beberapa menit kemudian sang dokter keluar memberi kabar dan langsung Nicki menghampiri nya.


" dok bagaimana keadaanya.. apakah parah.. tidak kan.. dok.... dia pasti baik baik saja kan..... " tanya Nicki penuh harap.


" tenang pak.. istri bapak baik baik saja... dan bayi dalam kandungannya juga baik karena bapak membawanya tepat waktu dan bisa ditangani.. "


Deg...


Nicki kaget beberapa kali karena ucapan sang dokter, yang pertama dia kesal dipanggil bapak, yang kedua kesal dikira suaminya si Erin dan yang ketiga adalah berupa fakta yang mengejutkan.


Kata dokter bayi dalam kandungannya Erin, apakah mungkin Erin hamil dan tadi itu adalah pendarahan.


" ap-apa... di-dia hamil dok... " pertanyaan Nicki membuat dokter wanita itu bingung.


" tentu saja.. dan usia kandungannya sudah hampir seminggu lebih.. " jawab dokter.


" annjiiiingggg... udah hamil aja tu anak.. kapan mainnyaa... gila... ternyata karena ini dia udah jarang ke kampuss... dan lagi gue gak nyangka dia serendah itu.. mau maunya dimainin... heuh.... " batin Nicki.


" kalau mau masuk silahkan dan tunggu beberapa menit lagi pasien akan sadar. " Nicki mengangguki ucapan sang dokter.

__ADS_1


" kalau begitu saya permisi.. " Dokter itu bergegas pergi tapi saat itulah Nicki mengingat sesuatu dan ketika dipanggil dokter itu sudah hilang dari pandangan.


" aaahhhh... sial gue lupa bilang kalo gue ini masih muda dan lagi gue bukan suaminya Erin, pokoknya nanti gue harus ketemu dokter itu lagi dan bilang kebenarannya.. " setelah ngoceh sendiri Pemuda itu pun masuk menemui Erin dan memutuskan menunggu gadis itu sadar karena ada banyak hal yang ingin ia tanya kan.


__ADS_2