Topeng

Topeng
Extra part


__ADS_3

Flashback


Saat-saat setelah Galen membongkar penyamaran Adelard. Dan Auristela memilih pergi.


“Jangan sampai lu berniat mutusin pacar lo itu.”


Auristela terkekeh ketika tiba-tiba Elvina menghalangi langkahnya dan berucap seperti itu


“Lo pikir gue bodoh?” balasnya sembari menyeringai.


Kalian jangan berfikir kalau selama ini Auristela bodoh akan penyamaran Adelard. Sedari awal saat Auristela merasa janggal dengan Adelard, dia mulai menyelidiki. Dia selalu memperhatikan gerak-gerik Adelard. Hanya saja, dia memang masih agak ragu.


Setelah pulang OSN bersama Adelard, Daffin mengajak dia mengobrol.


“Berhenti pura-pura kaya orang bodoh Auris.” ucap Daffin waktu itu.


Dan tanggapan Auristela waktu itu hanya pura-pura tidak peduli.


Auristela tetap dalam kebodohannya. Memilih tidak tau apa-apa dan terus menikmati semuanya dengan sandiwara.


Dari awal kisah Auristela dan Adelard pun memang hanya kebohongan semata. Auristela pandai memanipulasi. Jadi bukan Adelard dkk yang jahat. Tapi Auristela sendirilah.


“Lo jahat banget gila! Gak nyangka gue!”


Auristela terkekeh dia mengedikkan bahunya acuh sebagai tanggapan untuk Elvina.


Elvina berdecak, “Sekarang apa rencana lo?” tanyanya sembari menuntun Auristela untuk duduk di kursi yang ada di koridor yang sepi itu.


“Hmmm, gue bakal tetep kaya gini."


"Gue mau nanya, sebenernya lo suka gak sama Li- eh Adelard?"


"Entah."


sontak jawaban itu membuat Elvina geram.

__ADS_1


"Awalnya gue penasaran aja sama dia. Kenapa dia nyamar gitu. Dan jujur aja kadang gue juga ngerasa ragu kalau Adelio dan Adelard itu orang yang sama. Tapi entah kenapa rasa penasaran itu malah buat perasaan gue terjebak sama dia." Auristela mengakhiri itu dengan senyum tipis. Dan itu tidak luput dari pengliatan Elvina


"Hmmm, Gue percaya." jeda "gue gak nyangka lo bisa semanipulatif itu."


Auristela terkekeh, "Bener manipulatif. Tapi asal lo tau aja kadang gue kebawa perasaan dan bener-bener lihat Adelard itu ya Adelio. Gue gak tau kenapa Adelard bisa buat gue ngerasa gitu. Pembawaan dan acting dia emang perlu dikasih penghargaan."


"Jadi kenapa lo gak terus terang aja dan mulai semua dari awal sama Adelard?."


"Lo tau, hubungan yang berdasarkan kebohongan semata itu gak akan bertahan. Kecil kemungkinan untuk memulai dari awal. Kebohongan Adelard dan kesalahan gue yang gak mau ngebersihin nama gue. Itu buat hubungan kita rumit."


Auristela menghela nafas, "Gue juga penginnya gitu. Tapi lo juga tau sendiri kan gimana banyak banget yang nentang dan gak suka sama hubungan gue sama Adelard ini. Gue gak mau mulai dari awal kalau banyak yang nentang gini. Dan juga banyak yang gak suka sama gue maupun Adelard."


Auristela mendongakan kepalanya menatap langit, "Gue pengin hubungan yang damai. Sekarang nunggu semua permasalahan kita selesai. Biar semua bisa nerima kita dulu. Gue tau gangguan pasti ada. Tapi untuk sekarang gue pengin hubungan yang penuh kedamaian dan diterima banyak orang." Auristela menunduk, "tapi jangan ngira gue bakal berusaha. Gue bakal cuman jadi pengamat dan nunggu mereka sadar. Gue juga mau ngelihat perjuangan Adelard buat kembali ke gue. Jujur gue penasaran apa alasan cowo itu nyamar. Dan juga yang lebih penting, gue pengen tau seberapa besar perasaan cowo itu ke gue."


"Lo egois. Kasian Adelard. Tapi gue juga gak bisa nyalahin lo." Elvina menepuk bahu Auristela, "tapi jangan kelamaan, Ris. Kalau sekiranya Adelard belum bisa nyakinin para sahabatnya dan juga nyelesain semua permasalahan hubungan kalian, gue mohon lo maju. Gue takut Adelard malah putus asa. Lo tau kan beban dia berat."


Auristela mengangguk. "Tenang aja."


Flashback off


Teriakan itu sontak mengembalikan kesadaran Auristela. Auristela seketika menoleh ke belakang, terlihat Brady yang melambai-lambaikan tangannya padanya.


"Ayo sini malah diem!"


Kali ini Yeeshai yang bicara.


Auristela tersenyum melangkah ke arah mereka. Menempatkan diri di antara Adelard dan Galen, namun Adelard mengganti posisinya, menjadikan Adelard lah yang di samping Galen. Galen memutar bola matanya malas.


Tenang, gak bakal ada ribut kok. Galen juga udah baikan dengan Adelard maupun Auristela.


"Udah mulai udah mulai!" heboh Brady sambil berlari ke arah mereka. Ya, yang mengatur kamera tadi Brady.


Mereka mulai berpose berbagai gaya. Walau banyak gak seriusnya. Karena pertengkaran unfaedah Brady dan Yeeshai.


Auristela tak sengaja melihat Zayyan dan Elvina yang lewat. Mereka berdua tersenyum ke arahnya, dan Auristela pun membalasnya. Hubungannya dengan Zayyan pun sudah baik-baik saja bahkan dengan Ibunya Zayyan juga sudah baik-baik saja.

__ADS_1


Tiba-tiba Auristela merasa wajahnya ditarik menghadap kekasihnya ini, "Jangan senyum sama dia!" ucap Adelard posesif. Auristela hanya terkekeh menanggapinya. Adelard sontak mendengus kesal. Namun kekesalannya surut ketika Auristela mengecup pipinya.


Adelard sontak tersenyum lebar.


"AHHH SOSWEET BANGET KALIAN!!!"


Terlihat Clarinta dan Nerissa menatap Auristela dan Adelard dengan tatapan menggoda.


Adelard tak peduli itu, dia malah membalas mencium pipi Auristela.


"Heh kalian berdua! Malah asik berdua! Dilarang mesra-mesraan! Cepetan nih mau foto lagi!" oceh Brady.


Adelard sontak menatapnya sinis. Adelard menoleh ke arah Clarinta dan Nerissa tadi, tapi keduanya sudah tidak ada.


"Fokus ke kamera, Ade."


Sontak ucapan Auristela membuat Adelard kembali fokus ke kamera.


Mereka memang sedang berfoto ria berlima. Kata Brady sebagai bentuk perayaan membaiknya hubungan mereka semua. Tanda persahabatan dan juga sebagai perayaan balikannya hubungan Auristela dan Adelard. Lebay emang. Tapi terserah Brady saja. Sekalian untuk kenang-kenangan.


Setelah berfoto-foto dengan pedenya di lapangan sekolah, mereka berlima menuju ke kantin dengan Adelard yang menggandeng tangan Auristela.


Ngomong-ngomong hubungan keduanya sudah diterima oleh anak-anak sekolah. Dan juga Auristela mulai kembali diterima juga. Julukan Gadis berhati batu sudah tidak lagi tersemat dalam dirinya.


Zhafira dkk dan Elard dkk juga sudah tidak membuat masalah. Mereka juga memilih sibuk dengan urusan mereka dan terkesan agak menghindari Auristela dan Adelard dkk.


Ya akhirnya semuanya selesai.


...----------------...


Ehem! Siapa nih yang ketipu sama Auristela?.


Kalau yang ketipu kayanya kalian lupa sama julukan Auristela "Si bintang emas sekolah".


Hahaha see you.

__ADS_1


__ADS_2