
Saat sedang berbincang, tiba-tiba suara menggelegar Adara mengintrupsi mereka semua
"KAK GALENNNN AULEN ADA?!!" teriaknya
Adelard mendengus, "Jangan teriak-teriak, Dek! Ini Rumah orang, bukan Kebun Binatang!" tegurnya
Adara hanya cengengesan, "Eh tapi ini memang Kebun Binatang loh, Kak! Tuh banyak Binatangnya!"
Adelard mendengus, ia menjitak kepala Adiknya
"Pinter banget jawabannya!"
"Hehehe!"
Pandangan Adara jatuh pada Auristela yang masih berdiri menatapnya,
"Kak Auris!!!" serunya sambil memeluk Auristela
Galen yang melihat itu makin tidak suka, karena kenyataan bahwa Auristela juga sudah dekat dengan Adiknya Adelard. Sedangkan Adelard yang melihat itu hanya tersenyum.
Adara melepas pelukannya masih dengan wajah sumringah, "Kok Kakak bisa ada disini juga sih?" tanyanya
Auristela tersenyum, "Ini, mau main sama Aulen! Tuh!" tunjuknga pada Aulen yang masih saja memakan makanannya.
Adara jongkok, ia langsung mengelus kepala Aulen,
"Kok sama sih? Aku juga mau main sama Aulen!"
"Katanya mau main sama Bunny!" celetuk Adelard
"Gak lah! Adara lebih suka kucing, Adara mau main aja sama Aulen!"
"Terserah!" balas Adelard
__ADS_1
Adara mendongak menatap Auristela yang masih saja berdiri,
"Kak ,ayo katanya mau main sama Aulen!"
Auristela tersenyum sambil menggeleng,
"Gak deh, Kakak lagi pengin main sama Bunny!" ucapnya lalu mendekati Adelard, mengelus bulu-bulu Bunny
Adara tersenyum sumringah, "Ya udah sana Kak, sekalian PDKT sama Kak Adelard!" godanya
Adelard mendengus walau ada senang-senangnya sih.
"Bilang aja lo mau berduaan sama Galen!"
Adara tersenyum malu,
"Apa sih Kak sotoy!" elaknya dengan pipi yang sudah memerah
Adara semakin malu saja
"Udah deh Kak sana pergi!!" usirnya, ia tidak mau mempermalukan dirinya di depan sahabat Kakaknya itu.
Adelard hanya cekikikan, lalu ia mengajak Auristela ke halaman, bermain bersama dengan Bunny disitu dan juga dengan beberapa kelinci yang lain.
"SUKSES PDKT NYA KAK!!" teriak Adara
"Berisik!!" balas Adelard ketus
Dan Adara hanya cekikikan
Galen melihat itu tak suka.
***
__ADS_1
Auristela sedang jongkok dengan Adelard yang sedang memberi makan Bunny dengan wortel yang Adelard bawa.
Auristela tersenyum tipis melihat interaksi Adelard dengan kelinci cowo itu.
"Lo kenapa nitip Bunny disini?" tanyanya
Adelard mendongak,
"Engga kenapa-napa sih! Lagian disini udah kaya tempat pemeliharaan hewan aja, jadi gue titipin aja deh disini!"
"Gak ada niatan buat dipelihara di Rumah aja gitu?"
"Males buat tempatnya! Lagian lebih enak disini, numpang! Hehehe!"
Auristela hanya menggelengkan kepalanya.
"Gue minta wortelnya dong, mau ngasih makan juga!" pinta Auristela sangat antusias dengan senyuman lebar di kedua bibirnya.
Adelard yang melihat itu hanya terkekeh, kemudian menyodorkan kantung plastik yang berisi wortel-wortel yang segar dan tampak besar-besar.
Auristela dengan senang hati mengambilnya, lalu menyodorkan wortel ke Bunny yang alhasil membuat Bunny mengarah padanya. Auristela tersenyum senang saat Bunny mau memakan wortel yang ia sodorkan.
"Lo suka kelinci juga?" tanya Adelard
"Suka! Apalagi ini kelincinya udah jinak!" serunya
Adelard senang melihat itu, ia merasa sikap dan tingkah Auristela agak berbeda kali ini, agak kekanakan dan ramah. Auristela banyak tersenyum hari ini. Mungkin karena Auristela menyukai kelincinya ini.
Disisi lain, Adara sedang bermain dengan Aulen yang sudah menghabiskan makanannya ditemani Galen yang sedari tadi memperhatikan interaksi Auristela dan Adelard
"Mereka cocok yah!" celetuk Adara
Galen hanya menoleh, menunjukan raut dinginnya ke Adara.
__ADS_1