Topeng

Topeng
Terpublikasikan


__ADS_3

Auristela dan Adelio tengah berada di kantin sekarang ini. Tiba-tiba saja meja mereka digebrak oleh Zhafira.


Brak!


Auristela menghela nafas lalu menatap datar Zhafira dan kawanannya itu.


Saat ini meja Auristela tengah jadi pusat perhatian sekarang ini.


"GUYS GUE PUNYA PENGUMUMAN!!!" teriak Zhafira lalu tersenyum jahat ke Auristela.


Auristela menghela nafas jengah, "Apaan lagi sih?!" batinnya.


"Kalian tau gak? Ternyata gadis berhati batu ini diam-diam sudah mempunyai PACAR!!"


Ucapan Zhafira itu tentu saja menarik atensi anak-anak.


"Kalian mau tau siapa Pacarnya?" ucap Zhafira lalu tersenyum jahat ke Auristela, "DIA!!! Lio alias Adelio si cupu ini!!!" lanjut Zhafira menunjuk Adelio.


Anak-anak seketika terkejut dan tak menyangka. Ya, awalnya memang Zhafira dkk masih ragu. Tapi saat Clarinta menginformasikan bahwa saat diam-diam membuka hp Auristela, ternyata Auristela memang berpacaran dengan Adelio. Dan itu membuat mereka terkejut sekaligus menjalankan rencana mempermalukan Auristela.


Auristela tetap diam menahan kekesalannya. Bukannya apa-apa. Ia tak suka jika Adelio terbawa dalam masalahnya.


"Gadis berhati batu bisa luluh juga ya!" ejek Keysa


"Wahhh lo hebat Lio! Bisa naklukin gadis berhati batu kaya dia!" puji Faranisa mengejek Auristela.


"Aduhhh Kakak ipar!" ucap Clarinta so polos.


"Benerkan pasangan yang cocok?! Gadis berhati batu dan si cupu!" sinis Davina

__ADS_1


"Ralat! Pasangan yang buruk!" ejek Zhafira


"HAHAHA!" tawa kelimanya.


Auritela mengepalkan tangannya. Sedangkan Adelio sendiri juga sudah kesal, namun demi penyamaran terpaksa ia harus menahannya. Sebenernya setelah mendapatkan cewe yang tulus bisa saja Adelio langsung berhenti, namun ia masih waras. Para sahabatnya tidak menyukai Auristela. Ada Galen juga yang sepertinya menyukai Auristela. Lalu yang lebih penting, apakah Auristela bisa menerima kebohongannya?.


Makanya ia memanfaatkan sisa waktunya yang tinggal 1 bulan itu sembari memikirkan cara untuk jujur kepada Auristela.


Brak!


Gebrakan Auristela pada meja menghentikan tawa kelimanya. Auristela kini tengah berdiri menatap mereka dengan aura permusuhannya. Jujur, yang melihat itu pasti merasa takut. Zhafira dkk juga, namun mereka tidak akan goyah.


"Kenapa?" tanya Zhafira jelas-jelas memancing amarah Auristela


"Malu kali, Zhaf!" celetuk Keysa.


"Kenapa emangnya?" tanya Auristela dengan nada rendah menahan emosi.


Zhafira dkk menatap remeh Auristela saat ini.


"KENAPA KALAU GUE PACARAN SAMA Lio?!!!" teriak Auristela membuat kaget semua yang ada di kantin termasuk Adelio sendiri. Tapi lain halnya dengan Zhafira dkk yang tampak senang.


"Masalah iya buat kalian?" tanya Auristela dingin.


Masih hening.


"Kalian gak ada kerjaan banget ya selain ngerecokin hidup gue!"


Masih hening

__ADS_1


"Menyedihkan!" ucap Auristela menatap mereka miris, lalu menarik Adelio keluar dari kantin.


Adelio sudah was-was sendiri saat pandangannya tak sengaja mengarah ke ketiga sahabatnya. Mereka semua menatapnya dingin.


Sedangkan Zhafira dkk tampak marah direndahkan seperti itu oleh Auristela. Tapi biarlah, setelah ini akan ada banyak penderitaan Auristela yang lebih menyenangkan untuk ditonton.


"Lihat saja nanti Auristela!" batin kelimanya tersenyum jahat.


***


Auristela menghentikan langkahnya di dekat mejanya. Ia melepas tangan Adelio dan duduk dengan menghela nafas kasar.


"Ceroboh!"


Auristela menyalahkan dirinya sendiri. Karena emosinya yang lepas kendali tadi, pasti Adelio akan kena masalah sekarang.


Aish! Bodoh!


"Gak papa, Ris." ucap Adelio duduk di sebelah Auristela


Auristela menelungkupkan kepalanya di meja.


"Ck! Hubungan kita udah Terpublikasikan sekarang."


"Gak papa. Mau disembunyikan lama-lama juga bakal kebongkar, Ris."


Adelio juga sebenernya tidak ingin hubungan mereka terpublikasikan sekarang. Ia masih menyamar, tidak bisa melindungi Auristela.


Karena pastinya entah sedang menyamar atau engga, hubungan mereka pasti mendapat banyak tentangan. Tanpa dijelaskan kalian juga pasti sudah paham.

__ADS_1


__ADS_2