Topeng

Topeng
Chapter 7


__ADS_3

"Ade, ini ada apaan sih, kok anak-anak kelas 10 itu pada ngumpul di depan gerbang." Auristela di dalam mobil merasa heran


Adelard ikut melihat-lihat, "Gak tau deh, kita masuk gerbang dulu, entar nyoba tanya. Siapa tau ada tamu penting perlu sambutan." balasnya


Auristela melihat ke jendela ketika mobil Adelard mulai memasuki gerbang dan melewati perkumpulan anak kelas 10 tersebut.


"Kok aku ngerasa mereka kaya langsung antusias gitu pas mobil kita lewatin mereka." Auristela bergumam


Adelard yang mendengarnya melirik Auristela sekilas, "Masa iya?" balasnya sedikit ragu. Gimanapun Adelard ada trauma juga dengan fans-fans nya yang berutal.


"Turun aja yuk!" ajak Adelard sambil membuka sealtbeatnya.


Keduanya akhirnya turun. Baru saja hendak ke koridor, para kumpulan anak kelas 10 itu langsung menyerbu mereka. Auristela merasa syok. Apalagi baru kali ini anak-anak cowo menyerbunya seperti ini.


"Kak Auris folback Ig aku dong!"


"Kak Adelard aku DM Kakak tau! Dibalas dong, Kak!"


"Kak Auris minta nomer wa nya dong, Kak!"


"Kak Adelard minta fotonya dong!"


"Kak Auris cantik banget gila!"


"Kak Adelard gantengnya gak ngotak!"


"Kak!"


"Kak!"


Adelard dan Auristela kebingungan. Ingin menolong satu sama lain, namun tak bisa.


Adelard berharap para sahabatnya segera menolong dirinya.


"Minggir ya, tolong. Kakak mau lewat." Auristela akhirnya membuka suara.


Namun bukannya minggir, mereka malah tambah heboh mendengar suaranya.


"*Alus banget suara calon makmum gue!"


"Pacar gue itu!"


"Istri gue itu!"


"Ngadi-ngadi lo pada sama masa depan gue*!"


Auristela menghela nafas. "Kenapa malah jadi gini sih, Astagfirullah!" batinnya frustasi.


Baru saja Auristela hendak berucap lagi, dia malah ditarik anak-anak cowo tersebut menjauh dari Adelard. Auristela panik. Begitupun Adelard.


"CEWE GUE!" teriak Adelard panik. Cowo itu hendak mengejar Auristela, tapi malah dia ikut ditarik anak-anak cewe tadi berlawanan arah dengan Auristela.


"Mau apaan nih? Gue mau ngejar cewe gue, ya Allah!"


"Biarin aja, Kak! Kan ada kita-kita ini!"


"Iya! Kak Adelard itu milik bersama titik!"


Adelard frustasi sungguh! Dia mau nerobos gak bisa. Dibilangin baik-baik juga mereka gak mau. Adelard melirik-lirik khawatir pada Auristela yang tampak pasrah berdiri di tengah-tengah cowo itu.

__ADS_1


"Mereka mana sih? Kok belum dateng!" batinnya kesal


"WOY! BUBAR!"


___


Disisi lain, Brady, Yeeshai dan Galen baru saja tiba di parkiran dengan motor mereka.


"Itu rame-rame apaan dah?" tanya Brady


Yeeshai dan Galen mengikuti arah pandangan Brady. Keduanya lantas melotot


"Bukannya itu Adelard sama Au-


Belum juga Brady menyelesaikan kalimatnya, Galen sudah lari duluan ke arah Auristela dikepung.


-ris."


Yeeshai memukul pundak Brady, "Lama Lo! cepetan tolongin Adelard! Kasian tuh anak!" ucapnya


Tanpa babibu lagi, keduanya menuju ke arah Adelard.


"WOY! BUBAR!" teriak Yeeshai mengalihkan perhatian anak-anak cewe itu.


"*Kak Yeeshai sama Brady gengs!"


"Aaaa Kak Yeeshai, mau dong jadi pacar Kakak!"


"Kak Brady jangan judes-judes*!"


Perlu kalian tau, meski humor gitu, Brady itu paling males sama cewe-cewe kaya gini. Meski dia pengin punya pacar, dan suka iri sama Adelard yang banyak dideketin cewe, tapi giliran dideketin cewe-cewe gitu. Dia langsung ilfil. Seketika jadi judes.


Lain halnya dengan Brady, Yeeshai malah tampak menikmati, "Iya-iya bentar yah. Siapa nama lo?"


Dasar Playboy satu ini!.


Memanfaatkan situasi, Adelard diam-diam langsung pergi dari kerumunan menuju ke arah Auristela.


Adelard sedikit kesal ketika Galen sudah membereskan cowo-cowo itu. Dan lihatlah, dengan perhatiannya Galen memberikan Auristela air mineral yang entah dari mana.


Mata Adelard seketika melotot ketika Galen mengelus rambut Auristela. Sudah cukup! Adelard tak tahan lagi!.


Dengan segera Adelard menuju kearah dua manusia itu. Dia segera menarik Auristela dan membawa cewe itu ke pelukannya.


"Gak papa, 'Kan?" tanya Adelard di dekat telinga Auristela. Jangan lupa, tinggi mereka itu hampir setara.


Auristela membalas pelukan Adelard, mengusap punggung cowo itu sekilas, "Gak papa kok, meski ngerasa shok tadi."


Adelard menghela nafas, dia melepaskan pelukan keduanya, dia mengelus rambut Auristela. Selain untuk menenangkan Auristela, ini juga untuk menghapus jejak tangan Galen tadi.


"Pasti baru kali ini ya!" ucap Adelard lirih


Auristela terkekeh, "Iya, gitu ternyata punya fans! Aku ngerasa shok, tapi ada kebanggaan juga! Hahaha."


Adelard menyentil dahi Auristela, "Ada-ada aja!"


"Ck! Sakit tau! Kebiasaan banget!" kesal Auristela mengusap-usap dahinya


Adelard menyingkirkan tangan Auristela dari dahi cewe itu. Dia memajukan wajahnya, hendak mencium dahi cewe itu. Tinggal beberapa senti lagi, tapi

__ADS_1


"Ekhem!"


Adelard seketika menjauhkan wajahnya kembali. Dia melirik seseorang yang mengganggunya tadi.


"Gue gak transparan!" ucap Galen ketus


Adelard mendengus jengkel. Sedangkan Auristela menggaruk tengkuknya salah tingkah.


"Maaf ya, Galen!" cicitnya


"Udah biarin, biar dia jadi obat nyamuk!" ucap Adelard merangkul bahu Auristela agar mendekat padanya.


Galen berdecih sinis.


Yeeshai dan Brady datang ke arah mereka. Brady yang bersungut-sungut dan Yeeshai yang tampak happy sembari memainkan ponselnya.


"Sebel banget gue sama cewe-cewe tadi! Gue harus mandi lagi! Harus pokoknya!" Brady berucap dengan menggebu-gebu


Adelard memutar bola matanya malas, "Lebay lo! Kek anak perawan aja!" cibirnya


Mendengar itu, Brady seketika naik pitam, "Gak ada terimakasih nya ya lo! Udah ditolongin juga! Lo harus traktir gue selama seminggu, titik!"


"Halah, bilang aja lo emang mau ditraktir!"


"Harus pokoknya!"


Adelard hendak membalas lagi, namun Auristela mencegahnya.


"Lagian, Yeeshai enjoy-enjoy aja tuh!"


Yeeshai mengalihkan pandangannya dari ponselnya, "Santai aja sama gue mah! Lagian lumayan mainan baru! Masih imut-imut!" balasnya diakhiri dengan kekehan


Semuanya seketika memutar bola malas dengan Playboy satu itu.


"Dapet karma mampus lo!" Brady menyumpahi


"Gue ramal lo bakal naksir cewe gak lama lagi! Dan gue doain semoga lo susah dapetin tuh cewe!"


Brady seketika tak terima, "Sialan mulut lo!"


Yeeshai hanya mengedikkan bahu acuh, tak peduli. Cowo itu kembali sibuk dengan mainan barunya. Brady yang melihatnya hanya bisa menghela nafas jengkel.


"Cabut dah! Udah mau bel!" Adelard menginterupsi


Akhirnya mereka berlima berjalan menuju kelas yang benar-benar tertunda!.


Disisi lain...


"Lihat, baru aja kita anak-anak kelas 10 selesai MPLS dan Kak Adelard langsung diserbu gitu. Bahkan Kak Auris pun juga. Yang lo suka bukan cowo biasa, dan pacarnya juga jauh lebih baik daripada lo. Lihat, emang ada cowo-cowo yang nyerbu lo gitu kaya Kak Auris? Jadi sadar diri, oke!"


"Sialan lo!"


Sudah tau kan, siapa mereka berdua?.


...----------------...


TBC


Jangan lupa vote komen and share yah!

__ADS_1


__ADS_2