
Mulai hari Selasa ini Adelio dan Auristela sudah berangkat ke sekolah kembali. Saat ini Galen, Brady dan Yeeshai tengah berdiri di depan kelas dan di meja guru ada Bu Danita yang tengah memelototi mereka bertiga.
"Brady, Yeeshai dan Galen-"
"Ya, Bu hadir!" ucap Yeeshai dan Brady bersamaan memotong ucapan Bu Danita
"Siapa yang nyuruh kalian jawab?!" kesal Bu Danita memelototi mereka berdua
"Ya kan tadi Ibu manggil, ya kita jawab dong!" balas Brady
"Betul itu!" ucap Yeeshai ikutan
Anak-anak kelas diam-diam menertawakan mereka.
Bu Danita menghela nafas jengkel. Dosa apa ia dapat murid pindahan gini amat.
"Kenapa kalian kemaren bolos? Kalian bukan Auristela atau Adelio yang memang diizinkan gak berangkat yah!"
"Kita tuh setia kawan lah, Bu!" ucap Brady
"Ya dong Bu, susah senang kita bareng! Masa Adelio libur kita berangkat! Ya gak setia kawan lah, Bu!" ucap Yeeshai
Bu Danita mendengus, "Kalau Adelio Ibu dorong ke laut kalian mau ikut jebur juga ke laut iya?!"
__ADS_1
"Wahhh kalau itu mah sama dengan dosa, Bu! Gak ada setia kawan lagi kalau menyangkut nyawa, Bu!" ucap Brady membuat teman sekelas menertawakannya kecuali geng Elard dan Auristela yang memutar bola matanya malas.
"Siapa yang nyuruh kalian tertawa!!!" kesal Bu Danita membuat murid kelas terdiam.
"Duh Bu, jangan galak-galak dong! Nanti cantiknya ilang!" ucap Yeeshai sambil mengedipkan satu matanya membuat beberapa anak cewe histeris.
Bu Danita mendengus lagi, "Udah-udah diem! Sama buaya darat aja seneng!"
"Wahhh Ibu ternyata ngefans yah sama saya! Duh, saya terharu Bu!" ucap Yeeshai
Bu Danita memilih tidak memedulikan itu. Ia melirik Galen yang dari tadi hanya diam.
"Dah lah Ibu mau nanya ke Galen aja yang lebih waras!" ucap Bu Danita membuat beberapa anak tertawa lagi
"Diem kamu!"
"Dah la Bu, hukum aja! Kelamaan tuh!" ucap Elard sebelum Bu Danita menanyakan pada Galen
"Buang-buang waktu!" ejek Taksa
"Gak guna!" ejek Gio
"Garing!" ejek Lais
__ADS_1
Seketika itu Adelio dkk sontak emosi.
"Syirik aja si lo!!" kesal Brady
"Biasa Brad, gak ada kerjaan ya gitu!" ucap Yeeshai menyahut sinis
Elard dkk tersenyum sinis
"Duh kaya ada yang ngomong, tapi siapa yah?" ucap Taksa jelas-jelas mengejek
Brady dan Yeeshai seketika maju menghampiri mereka. Brady langsung menarik kerah kemeja Taksa,
"Gue tuh heran yah, kita disini gak ada buay gara-gara kok lo dan lainnya seneng banget nyari gara-gara!" kesal Brady. Brady memang suka bercanda, tapi saat saat seperti ini dia akan terlihat menyeramkan.
Taksa malah tersenyum remeh menanggapi Brady, "Hey, gak usah so! Kalian cuman bertiga dan kita berempat! Mana tuh Adelard? Takut sama kita yah makanya pindah! Hahaha!"
Adelard yang disebut hanya mengepalkan tangannya. Lihat saja saat ia kembali, mati saja mereka!.
Bugh!
Brady menonjok Taksa saking kesalnya membawa-bawa Adelard, tidak tau saja Taksa kalau orang yg dia sebut berada disini.
Satu tonjokan itu membuat suasana jadi panas. Anak cewe yang takut memilih menyingkir. Bu Danita yang hendak memisahkan juga urung saat mereka mulai bertarung, bahkan Galen juga ikut turun tangan saat kedua sahabatnya itu dikeroyok.
__ADS_1