
Setelah 2 hari latihan soal, kini Auristela dan Adelio sedang berada di Cafe untuk latihan soal OSN untuk yang terakhir mereka belajar bersama.
Saat ini Adelio sedang menunggu Auristela. Ia sudah memesankan Minuman dan Cake untuknya dan Auristela.
Tidak lama kemudian Auristela menghampirinya dengan setelan celana jeans dan kemeja corduroy lengan panjang perpaduan antara merah polos dan kotak-kotak putih coklat ala Korean style dan sepatu Converse warna putih.
Adelio terkikik dalam hati, karena lagi-lagi Auristela tidak melupakan maskernya dan juga topi merahnya itu.
Kata cewe itu, dia tidak mau ada geng Zhafira dkk nantinya yang akan menyebarkan gosip yang tidak-tidak nantinya antara Auristela sendiri dan Adelio.
Tapi tenang saja, Auristela hanya akan memakai topi dan maskernya ketika salah satu dari geng Zhafira dkk terlihat nantinya.
Sedangkan Adelio sendiri, walau style Adelio saat ini hanya memakai kaos putih dilapisi kemeja kotak-kotak warna merah, celana jeans dan sepatu Vans warna putih, tak lupa dengan kacamata bulatnya. Ia masih agak was-was dan butuh topi nantinya untuk jaga-jaga jika ia di luar Cafe.
Auristela membuka masker dan topinya, menunjukan wajah cantik bak dewinya dengan rambut yang ia ikat satu ke belakang menampilkan leher jenjangnya.
Untung Adelio tahan ***** dan lagi nyamar, kalau gak udah diterjang kali tuh Auristela.
Auristela meletakan laptop, buku dan tas selempang kecilnya di meja. Btw tadi Auristela membawa buku dan laptop di tangannya, cewe itu membawa mobil jadi tak memerlukan tas yang besar.
Auristela melirik Adelio,
"Udah pesan yang kaya kemaren, kan?"
tanyanya
Belum juga Adelio menjawab, pesanan mereka sudah sampai duluan. Auristela menghembuskan nafas, lalu meminum Minuman yang Adelio pesan, begitupun dengan Adelio, tapi Adelio menyempatkan untuk makan Cakenya juga.
__ADS_1
"Ada kendala gak saat latihan soal?" tanya Auristela
Adelio yang sedang mengerjakan beberapa latihan soal pun mendongak,
"Engga, ini masih bisa," balas Adelio seadanya.
Selama belajar bersama, Adelio memang jarang bertanya-tanya. Kecuali memang benar-benar sulit baru ia bertanya.
Auristela mangguk-mangguk, ia juga mulai mencoba beberapa soal yang sudah ia download di internet.
Setelah beberapa saat sibuk dengan soal masing-masing, Adelio mulai merasa ada kesulitan.
"Auris, ini gimana cara ngerjainnya?"
tanya Adelio mulai frustasi, sedari tadi tidak menemukan jawabannya.
"Kamu salah rumus deh kayanya! Bisa sih pakai rumus ini, tapi terlalu terbelit-belit, udah gitu butuh ketelitian yang besar juga. Bentar!"
Auristela mulai menuliskan di selembar kertas beberapa rumus yang menurutnya lebih simpel, mudah dan cepat jika dikerjakan, lalu ia sodorkan pada Adelio
"Nih, lebih simpel!"
Auristela menjelaskan rumus yang ia catat sambil sesekali melirik ke Adelio dan menunjuk-nunjuk rumus yang dicatat. Sedangkan Adelio mencoba memahami rumus dan konsep yang Auristela beri.
"Makasih, Ris!" ucap Adelio berterimakasih
Auristela mangguk-mangguk
__ADS_1
"You are welcome!"
Mereka kembali sibuk dengan latihan-latihan soal di depan mereka. Setelah keduanya merasa cukup, mereka mulai membereskan barang-barang mereka di meja.
Auristela dan Adelio sama-sama menegakan duduknya. Mereka memakan sisa pesanan mereka tadi.
"Gimana? Udah siap?" tanya Auristela
Adelio mengangguk
"Siap kok!"
Auristela tersenyum
"Semangat!"
Dan Adelio hanya membalasnya dengan senyuman.
Tanpa mereka sadari sedari tadi ada yang sudah memotret mereka.
"Lihat aja Auristela!."
...-----------------------...
Hal-hal dicerita ini yang berkaitan dengan OSN itu cuman bayang-bayangan ku doang yah! Gak bener-bener kaya OSN pada umumnya, walau ya emang banyak yang mirip, karena sesuai pengalaman juga. Tapi itu cuman bayang-bayangan ku doang.
Jangan lupa beri dukungan buat author yah!
__ADS_1