
Galen keluar dari mobilnya sambil menggendong kucing tadi. Ia menekan bel Rumah Adelard, lalu keluarlah Adara.
"Eh Kak Galen! Masuk, Kak!" sapanya sambil tersenyum
Adara melihat kucing yang Galen bawa, ia malirik ke kucing itu, lalu menatap Galen. Sekarang ini ia berjalan berdampingan dengan Galen, karena kamarnya juga bersebelahan dengan kamar Kakaknya.
"Kak Galen suka kucing?" beonya
Galen melirik Adara yang sekarang sedang menatapnya bingung,
"Iya!" balasnya datar
"IH KAK GALEN BISA SUKA KUCING JUGA!
AKU GAK NYANGKA IH!" serunya.
"Ck berisik!" kesal Galen, karena Adara berteriak di dekat telinganya.
Adara cengengesan, "Hehehe maaf, Kak!"
"Aku ke tangga duluan, Kak!"ucapnya lalu berlari menaiki tangga.
Galen hanya geleng-geleng kepala.
Kenapa Adik sahabatnya sangat cerewet berbeda dengan Adelard yang sifatnya normal-normal aja.
***
Sekarang ini Adelard sedang bermain PS dengan Brady, sedangkan Yeeshai sedang duduk mojok di sofa, senyam-senyum gak jelas, paling lagi godain cewe lagi.
"Si Galen kok lama banget sih!!" kesal Brady yang sudah selesai bermain, ia sedang berbaring bersama Adelard di sampingnya, dengan beralaskan karpet berbulu.
__ADS_1
"Gak tau tuh! Biasa paling jalan-jalan dulu!Kaya gak tau dia aja lo!" balas Adelard
"Eh bener sih, tapi ini kayanya lebih lama!Keburu tengah malem ini mah!"
"Tengah malem! Baru juga jam 9 malem!Katanya mau nginep! Gimana sih!"
"Kaya anak gadis aja lo, Brad!" celetuk Yeeshai yang tiba-tiba nyahut
"Berisik lo ah! Urusin aja sono pacar-pacar lo!" balas Brady
"Yee syirik aja lo jomblo!" balas Yeeshai meledek.
"Bodo ah!"
Tiba-tiba saja pintu terbuka, menampilkan Galen dengan seekor kucing digendongannya dan satu kresek berisi beberapa Camilan dan Minuman.
Kucing itu melompat dari gendongan Galen. Galen menutup pintu.
Meong
Meong
Brady lari, lompat ke sofa dan bersembunyi di balik tubuh Yeeshai.
"Lo apa-apaan sih Brad elah!" kesal Yeeshai yang tubuhnya diguncang-guncang Brady.
"Ck! Berisik! Usir tuh kucing!" kesalnya masih ketakutan
Semuanya melongo
"Lo takut kucing Brad?" tanya Adelard
__ADS_1
Brady tidak menjawab, ia malah mengusir-usir kucing yang ada di bawah sofa sambil menjerit gak jelas.
"Hahaha anjir ngakak lo takut kucing, Brad!" tawa Yeeshai dan Adelard pecah
"Berisik! Gal! Ambil ini ya elah! Takut gue!"
Galen mengambil kucing itu dan duduk di samping Yeeshai, otomatis Brady langsung melompat turun dan lari ke arah Adelard.
"Sialan lo, Gal!" kesalnya.
Adelard dan Yeeshai lagi-lagi ngakak.
Galen mengernyit, "Badan gede sama kucing aja takut!" sindir Galen
"Berisik lo ah! Lagian gimana ceritanya lo bisa bawa kucing kesini?!" kesal Brady.
Bukannya menjawab, Galen malah mengernyit ke arah Brady, lalu mengelus kucingnya, menyender pada sofa, memejamkan matanya dan tersenyum. Membuat semuanya bingung.
Flashback on
"Lo ada niatan ngerawat ni kucing?" tanya Galen
Auristela hanya menghembuskan nafas, "Gak dibolehin pasti!"
Galen tertegun, lalu ide cemerlang melintas di otaknya
"Gimana kalau kita rawatnya di rumah gue aja!Lo bisa sekali-kali mampir ke rumah gue! Rumah gue gak jauh kok dari sini!"
Setelah berbincang-bincang lama, akhirnya Auristela setuju. Mereka ke petshop memberi keperluan sekalian membersihkan kucing ini.
Setelah itu Galen mengantarkan Auristela pulang dan kembali kesini.
__ADS_1
Flashback off.