
Saat ini grup OSN MIPA SMA Gemilang tengah belajar di Perpustakaan. Saat ini mereka tengah belajar mapel Biologi.
Nerissa sih santai-santai saja, karena memang sudah menguasai. Sedangkan Adelio sibuk mencari dan mempelajari beberapa materi, Auristela pun turut membantunya.
"Semalam gue sempet minta catatan Biologi Kak Elvina, Nih!" ucap Auristela sambil menyodorkan buku Biologi pada Adelio.
Ya, Elvina juga murid yang pintar. Ia bahkan tahun lalu ikut OSN Biologi dan OSN grup bersama Zayyan dan Auristela.
Adelio menoleh ke arah Auristela di sebelahnya, "Kak Elvina?" bingungnya
"Peserta OSN Biologi tahun lalu dan juga ikut OSN grup! Masa gak tau?!" Bukan Auristela yang menjawab, melainkan Nerissa.
Adelio mengakui ia memang tak tau Elvina. Ia kan dulu jarang masuk sekolah, jadi gak tau itu.
"Adelio murid baru, kalau lo lupa." ucap Auristela datar.
Aish, Adelio baru sadar ia tengah menyamar.
Nerissa mencebikkan bibirnya, merasa dipermalukan oleh Auristela.
__ADS_1
"Ya santai dong!" ucap Nerissa sewot
Auristela yang ada di depan Nerissa mengernyitkan dahinya, "Lo yang ngegas," balas Auristela jengah.
Nerissa tampak gelagapan sendiri, "Ya, ya gu-"
"Ade, nanti lo tinggal pelajarin aja buku ini. Itu ringkasan dari Kak Elvina!" ucap Auristela pada Adelio, malas meladeni Nerissa.
Adelio tampak menahan tawa, apalagi melihat muka Nerissa yang menahan malu sekaligus kesal.
"Elo!" geram Nerissa menunjuk Auristela
Nerissa langsung saja membuka bukunya lagi dengan menahan kesal.
"Kali ini gue diem yah! Bukan berarti gue takut sama lo! Gue cuman gak mau buang-buang waktu dan ngecewain sekolah dengan ngeladenin lo!" ucap Nerissa panjang lebar.
Auristela menaikan sebelah alisnya menatap Nerissa, "Lo yang buang-buang waktu, kalau lo gak nyadar." ucap Auristela tampak datar namun ngejleb banget buat Nerissa.
Lihatlah, lagi-lagi Nerissa tengah menahan malu dan kesalnya. Mungkin dalam pemikiran Nerissa, jika ia membawa kawanannya... Matilah Auristela!
__ADS_1
"Mending lo sekarang fokus! Gak usah ngeluarin kata-kata yang gak berguna lagi!" ucap Auristela lalu memfokuskan diri pada Adelio lagi.
"Sialan Auritela!!!" batin Nerissa menahan emosi.
"Ris, Mutasi kromosom yang terjadi akibat perubahan jumlah kromosom, meliputi euploidi dan aneuploidi. Perbedaannya apa?" tanya Adelio
Auritela menoleh ke arah Adelio, lalu mengambil buku Adrlio dan mulai menuliskan penjelasan. "Euploidi adalah perubahan yang meliputi seperangkat genom, dimana jumlah set kromosom individu merupakan kelipatan dari jumlah set kromosom dasar (kromosom haploid) yang terdiri atas monoploid (1n) dan poliploid yang terdiri dari triploid (3n), tetraploid (4n) dan seterusnya. Sedangkan Aneuploidi adalah perubahan dimana suatu individu mempunyai kekurangan atau kelebihan kromosom dibandingkan dengan individu diploid normal. Aneuploidi biasanya diakibatkan oleh adanya nondisjunction dari satu pasang kromosom homolog dan terdiri atas: nullisomi (2n-2), monosomi (2n-1), trisomi (2n+1), dan tetrasomi (2n+2)." jelas Auristela
"Ouhh gitu ya! Thank," ucap Adelio yang dibalas anggukan.
Saat sedang menulis, Adelio merasa isi pulpennya habis. Ia tampak kebingungan sendiri.
"Kenapa?" tanya Auristela
"Habis!" balas Adelio sambil menunjukan pulpennya.
Auristela yang paham meminjamkan pulpennya dan dibalas ucapan terima kasih dan senyuman oleh Adelio.
Nerissa yang memperhatikan mereka sedari tadi mulai curiga sekaligus kesal merasa seperti obat nyamuk disini.
__ADS_1
"Sial!" batinnya.