Topeng

Topeng
Situasi yang Aneh?


__ADS_3

Selama 4 hari dibimbing guru pembimbing, kali ini pada jam pertama, Adelio akan dilatih debat dengan Zayyan. Melatih kecepatan dan ketepatan dalam menjawab soal. Sedangkan Auristela hanya menonton saja bersama guru Kimia lainnya. Tentunya di Lab.Kimia saat ini.


Setelah sesi bertarung, mereka keluar dari Ruangan.


"Huh! Kemampuan lo hebat juga! Gua sampe kewalahan!" puji Zayyan sambil merangkul bahu Adelio


Adelio hanya tersenyum tipis


"Bilang aja Adelio lebih hebat dari lo!" celetuk Auristela yang ada di samping Adelio.


"Dih mbanya syirik aja! Heran gue!" balas Zayyan tak mau kalah.


Auristela mendengus


"Iyain ajalah! Gak tega gue!"


"wah gitu ya lo sekarang! Oke!"


"Apa oke-oke!!" balas Auristela sambil melotot ke arah Zayyan

__ADS_1


"Dih biasa aja dong matanya!"


"Apa gak terima???" balas Auristela sambil berkacak pinggang.


"Dih-dih!."


Auristela sudah tak menghiraukan Zayyan lagi. Sekarang ini mereka sudah di depan kantin. Seketika rautnya menjadi datar, diikuti Zayyan. Sedangkan Adelio cukup diem-diem aja pakai muka biasa.


***


Sekarang ini mereka duduk bertiga dalam keramaian kantin. Kebetulan sudah jam istirahat. Adelio kikuk sendiri saat kedua sejoli yang biasanya saling bersiteru dan saling bercanda tiba-tiba bak orang asing. Dan mereka sama-sama dingin.


Obrolan yang ada di antara mereka hanya seputar OSN yang melibatkan Adelio juga dalam perbincangannya. Namun kali ini lebih...Serius?.


"Suasana tadi aneh!" celetuk Adelio


Auristela menoleh ke arah Adelio, tersenyum tipis, lalu kembali menghadap ke depan.


"Hmmm, keadaan yang memaksa!" balasnya

__ADS_1


Lalu Adelio memilih diam. Sebenarnya ia tidak terlalu paham dengan situasi yang Auristela hadapi.


Mereka sampai di kelas, lalu duduk di kursi masing-masing namun masih satu meja. Selama bimbingan simulasi OSN ini, mereka sementara waktu duduk bersebelahan.


***


Jam terakhir murid-murid dikumpulkan di Aula sekolah.


Beberapa guru mengisi acara, kini giliran Pak Abraham selaku kepala sekolah mengisi acara.


"Disini saya menyampaikan bangga dengan kedua murid yang nantinya akan mengikuti OSN hari di hari Senin nanti, mewakili sekolah tercinta kita SMA Gemilang! Mari Auristela Chalondra dan A.Adelio naik kemari!" ucap Pak Abraham.


Murid-murid riuh bertepuk tangan mengiringi mereka. Walaupun mereka tidak disukai di sekolah ini, bukan berarti anak-anak disini mengacuhkan mereka. Mereka tetap harus diberi semangat, apresiasi dan tentunya do'a demi mengharumkan SMA mereka tercinta.


Kecuali Genk Zhafira dkk dan Clarinta sekaligus temannya. Yang ada mereka makin dongkol dengan Auristela yang disambut meriah, walau kebanyakan anak cewe terlihat ogah-ogahan.


"Mereka berdua akan mengikuti OSN nantinya, dengan Auristela yang seperti tahun sebelumnya mengikuti OSN Fisika. Semoga bisa meraih juara lagi seperti tahun lalu! Kemudian ada Adelio, murid baru yang kemampuannya tidak perlu diragukan lagi. Ia akan mengikuti OSN Kimia nantinya. Do'a kan semoga dia tidak mengecewakan kita nantinya!"


"Kita do'a kan kedua teman kalian ini semoga bisa membawa pulang piala seperti tahun-tahun sebelumnya!"

__ADS_1


"Ya sudah sekian dari kami, kalian boleh undur diri pulang ke Rumah kalian masing-masing! Jangan lupa berdo'a agar diberi keselamatan nantinya."


Mereka semua keluar dari Aula kecuali Adelio dan Auristela yang sedang menyalimi guru-guru disini meminta do'a.


__ADS_2