Topeng

Topeng
Ulangan


__ADS_3

Seminggu sudah berlalu semenjak kejadian Adelio dibully. Adelio dkk juga sudah membalas perbuatan Elard dkk yang lagi-lagi membuat mereka tak berkutik. Ya walaupun yang membalas hanya bertiga tanpa Adelio.


Ya mungkin sementara ini Adelio masih aman, gak tau nanti.


Sekarang ini ulangan Kimia, yang menggantikan ulangan minggu lalu yang tidak jadi.


Semuanya diam, fokus mengerjakan.


Ya walaupun masih ada grasak-grusuk murid yang diam-diam menyontek atau minta jawaban teman. Seperti saat ini,


"Sttt! Lard!" panggil Brady hati-hati.


Sedangkan Yeeshai menunggu hasil saja.


"Yang ketahuan menyontek atau minta jawaban teman, atau nyontekin temen bakal Ibu sobek lembar jawabnya!" ucap Bu Friska tegas, sambil menatap tajam murid-muridnya.


Brady meneguk salivanya takut. Ck! Kalau sudah begini ia tidak bisa berkutik. Ia memilih mengerjakan sendiri, karena entah kenapa ia merasa lirikan Bu Friska mengarah kesini.


Lembar jawaban dikumpulkan. Semua anak diam, was-was mendengarkan hasil ulangan mereka. Karena ulangan ini langsung dikoreksi.


Setelah menunggu, akhirnya nilai-nilai mulai dibacakan.


"Zhafira, Faranisa, Keysa, Davina! Kenapa nilai kalian selalu saja rendah?! Belajar gak kalian?!!" kesal Bu Friska.


"Maaf, Bu!" balas mereka bersamaan walau dalam hati mendumel. Mereka juga malu karena ada para Most Wanted disini.


"Elard dkk! Kalian juga gak ada bedanya! Udah tukang bully! Nilai rendah lagi!!" sindir Bu Friska


Yeeshai dan Brady tertawa

__ADS_1


"Kalian berdua kenapa ketawa? Kalian juga sama nilainya pas KKM!!" tegur Bu Friska


Jleb!!


Kini giliran Elard dkk yang tertawa, demikian juga Galen dan Adelio yang tertawa diam-diam.


"Yah Bu, jangan malu-maluin kita dong!" celetuk Brady


"Iya nih! Malu kita Bu sama fans-fans kita!" tambah Yeeshai sambil melirik fans-fansnya dan mengedipkan matanya menggoda. Dasar buaya darat!


Seketika para kaum hawa menjerit histeris


"Ih Yeeshai gak papa kok!"


"Iya, kalian mah tetap perfect Di mata kita!"


"Iya, kita mah terima apa adanya!"


"Terima apa adanya? Bulshit!!! Gue cupu juga mereka hina!" batin Adelio.


Hmmm. Rupanya masih dendam.


"Sudah-sudah diam! Kalian itu cuman modal tampang sama dompet doang!


Padahal otak pas-pasan! Kaya gini didemenin! Dasar!!" sindir Bu Friska


Anak-anak cowo seketika terkikik,


terutama Elard dkk, Adelio dan juga Galen yang hanya tersenyum tipis.

__ADS_1


Sedangkan cewe-cewe pada mendumel dalam hati, termasuk Yeeshai dan Brady.


"Ibu akan bacakan 3 nilai terbaik!"


Semuanya was-was kecuali yang tadi sudah dipermalukan nilainya.


Bu Friska mah gitu, jatuhin dulu baru nyanjung.


"Anak pindahan kelas sebelah, Galen Aileen selamat dapet nilai 95!"


Seketika banyak yang memberikan tepuk tangan, terutama kaum hawa.


Mereka bertambah kagum dengan Iceboy mereka.


Seperti biasa Galen maju dengan muka datar dan gaya coolnya mengambil lembar jawabnya.


"Selanjutnya seperti biasa, selamat Auristela Chalondra dapet nilai sempurna!"


Kali ini bukan tepuk tangan, melainkan dengusan. Dan apa Auristela peduli? Oh tentu tidak. Dia hanya mengedikkan bahunya acuh, lalu maju dengan muka datarnya mengambil lembar jawabnya.


"Dan ya, kali ini nilainya sama, tapi menurut ibu ini mengejutkan!"


Semuanya tampak was-was.


"Saya ya, Bu!" celetuk Brady


"Mimpi!!!" balas Bu Friska sarkastis


Dan seketika membuat semuanya tertawa kecuali Brady yang mendumel dalam hati.

__ADS_1


"Selamat untuk anak baru, Adelio mendapat nilai sempurna seperti Auristela!"


Semuanya terkejut, terkecuali para sahabat Adelio.


__ADS_2