Topeng

Topeng
Don't judge by cover


__ADS_3

Yeeshai dan lainnya kebingungan, karena Adelard belum juga muncul.


"Tuh anak kemana dah?" tanya Brady


"Mana gue tau dodol!" kesal Yeeshai


"Yee santai!"


"Ck! Berisik lo pada!" kesal Galen. Dia sudah menebak akan ada perdebatan nantinya.


"Ampun tuan es!" goda Brady dan Yeeshai


Galen mendengus, lalu Brady dan Yeeshai tertawa terbahak-bahak.


"Janjian apa yah sama Bu Friska? Kan katanya ulangan harian, tumben-tumbenan telat tuh guru!" celetuk Brady


"Bisa jadi tuh! Giliran kita telat aja marahnya kaya mau guncangin dunia!" balas Yeeshai


"Kadang gue heran, kok guru kimia kita killernya ngalahin guru matematika yah?!Heran gue!"


"Hahaha udah-udah kalau denger tuh orang, bisa tamat riwayat kita!"


"Yang mulia pangeran kita mana sih?! Kita butuh kunci jawaban ulangan nih!"


"Ck! Nyebelin banget emang! Si Galen juga ngapa sama sahabat sendiri juga pelitnya masa ampun!"


"Gue denger!" ketus Galen


"Hehehe," mereka berdua nyengir tak jelas


"Ada hp gak digunain! Berisik mulu dari tadi!" ketus Galen


"Oh ya! Kenapa gak kepikiran yah?!"

__ADS_1


celetuk Yeeshai


"Lo nya aja yang gak gunain otak lo!"


ejek Brady


"Yang duluan gerutu-gerutu gak jelas siapa yah?!" sindir Yeeshai


"Ck! Berisik!" kesal Galen


Dia pasti akan kesal setengah mati kalau mereka berantem lagi.


***


Adelio memungut tasnya lalu memasukan isi tasnya yang berserakan. Ia juga mengambil kacamatanya yang retak, ia memakai itu, takut ketahuan. Bajunya sekarang berantakan, lebih berantakan saat ia jadi Badboy dulu.


Ia menghela nafas, mengepalkan tangan dan mengeraskan rahangnya, hingga bunyi gemletuk giginya terdengar. Awas saja sesuai sumpahnya tadi, ia akan balas dendam.


"Ngapain kamu masih disini?!" tanya seseorang dengan tajam.


Adelio kenal suara ini, Bu Friska! Adelard membalikan tubuhnya meneguk kasar salivanya.


"ASTAGA KENAPA KAMU HA?!" pekik Bu Friska membuat Adelio kaget


"Kamu dibully sama siapa?"


Adelio menyeringai dalam hati, waktunya membalas!


"It-tuuu"


"Bilang aja gak papa!"


"Elard dkk, Bu!"

__ADS_1


Bu Friska tampak kesal, dia menyuruh Adelio mengganti seragamnya. Dia bahkan memberikan seragam pada Adelio, padahal Adelio ada seragam cadangan. Dia juga katanya akan ke ruang BK dahulu.


Adelio tersenyum dalam hati. Ia tidak menyangka, walaupun Bu Friska itu killer, tapi dia baik dan perhatian.


Adelio segera ganti seragam dan tak lupa memakai kacamata cadangannya lalu melangkah ke kelas. Untung tadi yang menyalamatkannya Bu Friska, karena kebetulan Jam pertama Bu Friska yang ngajar.


***


Semua anak kelas 11 MIPA 1 bingung,


karena tiba-tiba Bu Friska yang telat datang itu masuk dengan guru BK. Dan langsung menyeret Elard dkk ke depan kelas.


Galen dan yang lainnya mengernyit


"Elard dkk disini?" celetuk Galen tiba-tiba


"Gue juga baru nyadar!" ucap Brady


"Eh tapi ngapa tuh mereka diseret?!"


bingung Yeeshai


"Anak-anak kalian jangan tiru mereka yang dengan teganya membully teman merek sendiri yang lemah!" celetuk Bu Friska terlihat marah.


Membuat anak-anak bingung.


Lalu tiba-tiba saja Adelio ada di depan kelas. Semua pandangan mengarah padanya


"Nah ini anaknya! Kalian kalau ada yang berani ganggu dia atau murid lainnya akan berhadapan sama Ibu!" ancam Bu Friska membuat semua anak bergidik ngeri.


Elard dkk melirik sinis ke Adelio sebelum mereka diseret ke ruang BK.


Adelio melirik ke sahabatnya yang menatap bingung ke arahnya.

__ADS_1


__ADS_2