Topeng

Topeng
Keanehan Auristela


__ADS_3

Hari Minggunya Auristela lagi-lagi gak dateng. Nerissa sampai kesal lagi. Adelio juga harus kena amukan Adara karena minta dijemput secara dadakan selama 2 hari ini.


Di sekolah Adelio ingin menanyakan alasannya pada Auristela, namun hari ini tumben sekali Auristela tidak menatap dan mengajak ia ngobrol seperti biasa. Auristela langsung duduk di depannya dengan wajah datar dan dingin. Adelio jadi bertanya-tanya ada apa sebenarnya dengan Auristela.


Adelio ingin duduk di samping Auristela seperti biasa, namun sepertinya sekarang kurang tepat. Akhirnya ia memilih memanggil Auristela, "Ris!" panggilnya


Auristela menoleh menatap Adelio. Jujur menurut Adelio, itu seperti tatapan pertama kali ia melihat Auristela waktu di kantin waktu itu. Dingin dan datar. Menyeramkan!.


"Kenapa kemaren gak ikut?" tanya Adelio


"Sibuk!" balas Auristela singkat lalu menghadap ke depan lagi.


"Dia sebenernya kenapa?" batin Adelio bertanya-tanya.


Galen yang baru masuk diikuti Yeeshai dan Brady di belakangnya mengernyit bingung. Karena tak seperti biasanya Auristela dan Adelio sibuk sendiri-sendiri dan tidak duduk bersebelahan.

__ADS_1


Galen memilih acuh saja dan malah duduk di samping Auristela mengajak gadis itu mengobrol. Adelio yang melihat kejadian itu merasa kesal. Tadi Auristela tampak dingin padanya, namun lihatlah sekarang. Auristela malah terlihat seru mengobrol dengan Galen membahas mengenai Aulen kucing mereka itu. Menyebalkan!


Istirahat tadi Auristela juga tak mengajak Adelio ke kantin bareng. Auristela memilih makan sendiri tadi. Adelio pun terpaksa makan bersama para sahabatnya.


"Kenapa tuh? Lagi berantem ceritanya?" tanya Yeeshai setengah mengejek.


Adelio menatap malas ke Yeeshai, "Gak usah ngomong aneh-aneh lo! Mau kaya waktu itu lagi?" ucap Adelio sinis.


Yeeshai mendengus. Sialan sekali mereka waktu itu. Kulit terutama wajahnya banyak yang lecet kena patokan Ayam waktu itu. Pacar-pacarnya pada nanya-nanya. Buat sebal aja. Ia juga jadi malu mau godain cewek kalau wajahnya gini. Belum lagi ia harus kena marah Bunda Indira karena telah membuat kandang Ayam itu berantakan dan juga banyak telur-telur yang pecah. Aish, menyebalkan!.


"Diem lo!" kesal Adelio.


Tiba-tiba saja Galen beranjak dari kursinya dan membawa makanannya ke meja Auristela.


"Sepertinya kedamaian lo terusik lagi!" ucap Brady menepuk bahu Yeeshai

__ADS_1


Seketika Yeeshai mendengus, "Punya sahabat gini amat!" kesal Yeeshai.


Yeeshai santai banget ngomongnya, gak lihat Adelio yang lagi ke bakar api cemburu.


Saat ini Auristela sudah di Perpustakaan meninggalkan Adelio. Baru saja ia akan mengerjakan latihan soal yang diberikan Pak Javer, Nerissa dan Adelio datang. Nerissa langsung saja duduk di depannya. Sedangkan Adelio seperti biasa duduk di sebelahnya.


"Lo kenapa gak dateng heh?!!" tanya Nerissa sangat tidak sopan.


"Ada urusan!" balas Auristela acuh, memilih membaca latihan soalnya.


Nerissa yang melihat itu sontak emosi, "Enak banget lo kal-"


"Ini dari Pak Javer, disuruh ngerjain ini!" ucap Auristela sambil meletakkan beberapa kertas latihan.


"Ck!" kesal Nerissa, lalu mengambil kertas itu dengan kasar.

__ADS_1


Adelio menghela nafas dan ikut mengambil kertas, mengerjakan soal itu. Adelio sedikit kesulitan pada salah satu soal fisika yang menurutnya sulit. Ia ingin bertanya pada Auristela, namun sepertinya itu tidak mungkin.


__ADS_2