Topeng

Topeng
Chapter 15


__ADS_3

Hai guys apa kabar?


Maaf baru bisa update lagi. Aku lagi ngurusin beberapa hal, jadi meski ada waktu buat nulis, tapi kaya gak sreg aja.


Ok langsung baca aja!.


...****************...


Hari Sabtu ini Adelard dkk disibukan dengan seleksi calon anggota basket baru. Auristela juga ikut menemani. Ngomong-ngomong mereka berlima kembali seperti biasa tidak menjadi berjauhan karena percekcokan tempo lalu.


"Lard, bukannya itu Adkel yang sering sama Adara yah?" tanya Brady memastikan ketika melihat sosok Fillo bergabung dengan anak-anak lain yang ikut seleksi.


Adelard yang sedang melihat-lihat formulir pun mengikuti arah pandang Brady.


"Iya, dia temen semeja Adara!"


Brady mengernyit, "Tuh cowo banci gak? Tampangnya kek gak cocok ikut basket! Berasa mau pansos doang deh!" julidnya


"Bener lo Brad! Anak-anak cewe kan banyak yang naksir dia juga! Muka kek bayi gitu disenengin, heran gue!" Yeeshai ikut menyahut, tentunya ikut menjulid.


"Kalian berdua keliatan banget irinya!" celetuk Adelard


Yeeshai melotot, "Iri? Ya kali! Cowo high level kaya gue iri sama cowo menengah! Sorry, beda kasta!"


Brady mengangguk setuju, "Bener tuh! Beda kasta!"


"Bahasanya tinggi banget!" celetuk Auristela


Adelard merangkul Auristela, "Biasa, Ris! Orang awam kek kita mana paham sama mereka!"


Yeeshai seketika melemparkan bola yang sedari tadi ia pegang ke arah Adelard. Untung Adelard bisa refleks menangkapnya.


"Yeeshai kekerasan mulu! Kok bisa kalau sama cewe-cewe jadi lembut gitu? Keliatan banget topengnya!" Auristela berkomentar


"Gak usah heran Ris, Yeeshai udah jadi Fuckboy


sejati, jadi tolong dimaklumi!" Brady menyahut


"Udah-udah, Coach udah dateng tuh!" Adelard mengintrupsi ketika melihat Pak Ryan - Coach tim basket SMA Bangsa Maju


Auristela dengan segera mengambil tempat duduk di bangku penonton.


Adelard menatap sekeliling, "KUMPUL GUYS!" intrupsinya


Sontak saja para anak kelas 10 itu kumpul di tengah lapangan, berhadapan dengan para pemain inti tim basket sekolah. Diantaranya ada Adelard, Galen, Yeeshai, Brady dan David (Dia ini ketua kelas 12 MIPA 1). Anggota basket yang lain asik bermain basket di pinggir lapangan. Itupun hanya beberapa, karena memang tidak diwajibkan datang.


"Assalamualaikum, anak-anak!" sapa Pak Ryan menghampiri mereka


"Waalaikumsalam, Pak!"


"Gimana kabarnya hari ini?"


"Alhamdulillah, baik Pak!"

__ADS_1


"Alhamdulillah, syukur deh!"


"Oke, langsung saja! Sebelum diadakan seleksi calon anggota basket baru, akan ada sesi perkenalan dari saya dan para Kakak-kakak di sekeliling saya ini!"


Setelah sesi perkenalan singkat, kini Adelard dan keempat tim inti yang mengambil alih, sedangkan Pak Ryan sendiri memilih mengawasi sembari melihat-lihat formulir pendaftaran.


"Sebelum seleksi, Kakak mau bertanya. Siapa yang pernah jadi ketua basket di sekolahnya dulu?" tanya Adelard


Ada sekitar 3 anak yang mengangkat tangan.


Adelard sedikit mengernyit. Dia agaknya bingung dengan sedikitnya orang yang mengangkat tangannya.


"Oke, kalian bertiga menepi ke kanan!" Adelard melirik ke arah Galen, "Len!"


Galen yang paham langsung ikut menepi bersama ketiga anak tadi.


Adelard kembali menatap anak-anak yang lain, "Yang dulu jadi tim inti?" tanyanya


Hanya 4 orang yang mengangkat tangannya.


Parah! Adelard bahkan tim inti yang lainnya ikut mengernyit bingung.


"Kok dikit banget yah." gumam Adelard


"Oke! Kalian berempat menepi ke kiri!"


Kali ini Adelard melirik ke arah David. David yang paham, langsung mengikuti ke empat anak tadi.


"Sisanya, ada yang gak pernah sekalipun ikut basket pas SMP?"


"Oke! Untungnya semuanya pernah ikut basket!"


"Brad, coba lo hitung ada berapa anak!" pinta Adelard pada Brady


Brady pun dengan sigap mulai menghitung anak-anak di depan mereka. Brady mengernyit,


"Cuman ada 27, Lard!"


Adelard menatap teman-teman tim intinya, "Bukannya yang daftar ada sekitar 50 lebih? Kok cuman segini yang dateng?" Adelard bertanya bingung. Dia melirik ke arah David, "Vid, lo udah umumin di grup kan kalau hari ini ada seleksi?" tanyanya


David mengangguk, "Udah kok! Lo dan lainnya juga udah buka, 'kan?"


"Ada yang gak beres ini!" Yeeshai berceletuk


Pak Ryan yang mengeri situasi, segera menghampiri mereka. Dia menepuk bahu Adelard, membuat Adelard menoleh ke arahnya.


"Mending sekarang kamu seleksi dulu. Masalah tadi biar kalian urus nanti!" ucap Pak Ryan memberi saran


Adelard akhirnya mengiyakan saja. Pak Ryan kembali ke tempatnya.


Mereka semua melakukan pemanasan keliling lapangan 3 kali, lalu dilanjutkan gerakan pemanasan.


Galen dan David sibuk mengurusi bagian mereka. Sedangkan Adelard, Brady dan Yeeshai juga tengah bersama-sama mengurus bagian mereka.

__ADS_1


Yeeshai dan Brady sekarang sedang di depan Fillo yang sedang mendribble bola basket.


"Gue kira seenggaknya dia tim inti, gak taunya cuma anggota biasa!" ucap Yeeshai meremehkan


"Lah, apa yang lo harepin sama anak bayi ini?!" Brady ikut-ikutan


Fillo mendengus, "Jangan mandang dari cover, Kak! Bettle lah kita!" tantangnya


Yeeshai dan Brady yang mendengar itu sontak terkejut.


"Wah, songong nih Brad!"


"Hayuklah! Biar gue bikin kicep lo!"


Adelard yang mendengar sedikit keributan di barisan ujung, mulai mendekati asal keributan.


"Lard-lard! Yeeshai mau bettle nih sama anak satu!" Brady yang menyadari kehadiran Adelard langsung saja melapor


Adelard memijit dahinya melihat kelakuan sahabatnya ini.


"Kalian bukannya ikut bantu gue kasih penilaian malah sibuk nantangin anak!" Adelard berucap dengan kesal


"Dia yang nantangin, Lard! Songong banget, 'kan?! Muka bayi aja belagu!" Yeeshai membuat pembelaan, tak lupa dengan kata-kata pedasnya


Fillo yang mendengarnya tak terima, "Daripada saya diejek mulu, Kak Adelard izinin saya bettle sama dia!" ucapnya menunjuk Yeeshai


Yeeshai melotot, "Yang sopan lo!" kesalnya. Siapa yang tak kesal saat adik kelas menunjuk dirinya dengan jari, bahkan tidak menyebut namanya.


Fillo tak menghiraukan Yeeshai, dia kembali menatap Adelard, "Sebagai konsekuensinya kalau saya kalah, saya bakal mundur jadi anggota basket sekolah ini! Tapi, kalau saya menang, saya mau Kak Adelard rekrut saya sebagai tim inti diangkatan saya!" ucapnya penuh tekad


Adelard menarik sebelah sudut bibirnya. Dia merasa tertarik dengan Adik kelasnya ini.


Galen dan David menghampiri Adelard


"Mending izinin aja, gue mau lihat seberapa kemampuan anak itu!" bisik David


"Gue gak suka drama! Kalau dia gagal, lo harus segera kick tuh anak!" Galen ikut berbisik


Adelard mengangguk. Dia menatap Fillo. Yeeshai dan Brady tampak tak sabar menunggu persetujuan dari Adelard.


"Lo terlalu percaya diri dan gue terkesan akan itu! Tapi ingat, kita gak butuh omong kosong lo itu! Setelah seleksi, jam 11 nanti lo battle sama Kak Yeeshai. Ingat, yang sopan panggilan lo!"


"Persiapin diri lo, Fillo!"


...----------------...


TBC


Gila-gila! Si Fillo mau nantangin Playboy kesangan kita guys! Menurut kalian, Fillo bakal dikick gak yah dari eskul basket? Kasian, belum diterima, udah terancam mau dikick aja!.


Ditunggu yah!.


Makasih juga yang udah setia nunggu!

__ADS_1


Jangan lupa vote, komen and share yah!. See you!


__ADS_2