
Adelard dkk turun dari tangga dan menuju meja makan.
Adara yang sedang sarapan roti mengernyit bingung, "Loh kok Kak Galen, Kak Yeehai sama Kak Brady gak pakai seragam sekolah?"
Freya yang baru datang sambil membawa mangkuk sop juga bingung, "Iya, cuman Adelard yang libur, kan?"
Brady dan Yeeshai terkekeh sambil mengolesi selai ke roti.
"Mau bolos katanya, Ma!" ucap Adelard menyahut
Freya dan Adara menatap ke ketiganya.
"Gak papa dong Tante! Udah lama gak bolos nih!" ucap Brady sambil terkekeh
"Iya ni, Tante! Rasanya hampa kita udah lama gak bolos!" ucap Yeeshai so dramatis.
Freya dan Adara mendengus dan lebih memilih tak memedulikan mereka.
Keempatnya bangkit dari kursi, memilih memakan rotinya di mobil saja.
Mereka menyalami Freya dan juga menjulurkan tangan pada Adara yang disambut dengusan oleh Adara. Tapi ketika menyalami Galen, cewe itu malah tersenyum malu, menjadikan ledekan oleh Adelard, Brady dan Yeeshai.
Oh ya, ngomong-ngomong Aarav sudah ke kantor, jadi tak kelihatan.
Saat ini keempatnya sedang dalam mobil menuju perjalanan ke Taman kota.
"Kenapa gak di Taman kompleks aja sih, Lard?" tanya Yeeshai di jok belakang
"Iya! Kan joggingnya sekalian dari Rumah! Gak perlu naik mobil gini ke sananya!" ucap Brady di samping Yeeshai sambil memakan rotinya.
Adelard mengedikkan bahunya, "Gak tau! Pengin aja! Bosen gue kalau di Taman komplek mulu," balasnya
"Deket Mall sama Cafe juga, kan?" tanya Galen tanpa ekspresi, dan hanya di balas anggukan oleh Adelard.
__ADS_1
"Gue jamin Tamannya pasti sepi!" ucap Brady
"Ya iyalah dodol!" balas Yeeshai sambil menggeplak kepala Brady
"Yeee, biasa aja dong!"
"Maaf gak bisa! Bawaannya sama lo tu pengin mukul mulu perasaan!"
"Sialan emang!"
Adelard dan Galen hanya bisa geleng-geleng kepala ketika mereka bertengkar tak jelas seperti ini.
Tak lama mereka berempat tiba di Taman kota. Keadaan Taman kota memang sepi, tapi saat jam istirahat atau pulang sekolah, banyak anak TK maupun SD yang kesini. Begitupun anak SMP dan anak SMA yang mungkin mau ngapel.
Mereka berempat mulai jogging mengelilingi Taman, tentunya dengan banyak candaan. Saat Adelard melihat sepeda yang berjejer, ia tiba-tiba saja teringat Auristela. Adelard jadi tersenyum sendiri, membuat ketiga sahabatnya meliriknya aneh. Mereka memilih menuju bangku Taman, hendak beristirahat. Adelard tak sengaja melihat Auristela tengah duduk di bangku Taman tak jauh dari tempatnya. Ia mengerjap tak percaya, hingga suara Brady menyadarkannya.
"Heran gue, kok bisa ketemu dia sih?!" kesal Brady
"Iya ni! Bikin gak mood aja!" ucap Yeeshai
"Dia siapa sih?" tanya Adelard, membuat ketiganya meliriknya bingung.
Saat ini mereka berdiri beberapa meter di hadapan Auristela yang tengah memejamkan matanya dan menyumbat earphone di kedua telinga gadis itu.
"Ada Auristela di sana lo gak lihat?" tanya Yeeshai
"Beneran ada dia ya?" Adelard malah balik bertanya membuat ketiganya bingung, hingga Yeeshai dan Brady menyadari sesuatu
"LO MIKIRIN DIA?!!" seru Yeeshai dan Brady bersamaan
"Gila, gila!" ucap keduanya lagi
Adelard melirik mereka tajam, sedangkan Galen melirik Adelard tampak tak suka.
__ADS_1
Auristela yang sadar akan kehadiran mereka memilih beranjak. Btw tadi Auristela memilih ke Taman kota untuk menenangkan diri sekaligus menghilangkan bosan di Rumah. Eh, malah ketemu mereka. Entah kebetulan atau gimana.
Saat Auristela tepat berdiri di hadapan mereka dengan muka datarnya, hanya Adelard lah yang tersenyum lebar padanya. Brady dan Yeeshai membuang muka, sedangkan Galen hanya memandang Auristela.
"Eh, gak nyangka kita ketemu lagi disini!" ucap Adelard ramah, mulai ke peran awal sebagai Adelard bukan Adelio.
Auristela tersenyum tipis menanggapinya. Belum sempat membalas, suara Brady sudah menyahut duluan.
"Loh, Lard! Dia juga tau lo it-" belum sempat Brady meneruskan ucapannya, Adelard sudah membekapnya.
Adelard tersenyum pada Auristela,
dan Auristela hanya menatapnya bingung.
"Ah, gue duluan!" ucap Auristela lalu melangkah menjauh dari mereka.
Setelah Auristela tak terlihat, Adelard melepaskan bekapannya pada Brady.
"Apa-apaan sih lo!" kesal Brady
"Beneran Lard, Auristela udah tau?" tanya Yeeshai tak menyangka
Adelard mendengus dan menatap mereka jengkel,
"Dia gak tau kalau gue Adelio dodol!" kesal Adelard
Brady dan Yeeshai menatapnya terkejut, sedangkan Galen biasa saja karena memang sudah tau.
"Kok bisa kenal lo sebagai Adelard itu gimana ceritanya?" tanya Yeeshai.
Adelard menarik nafas, memilih menuju bangku Taman, duduk di rerumputan dengan kepala menyandar pada bangku taman dan diikuti yang lainnya.
"Gimana ceritanya oy!" ucap Brady ikutan kepo
__ADS_1
Adelard meliriknya sebal dan mulaj menceritakan kejadiannya. Brady dan Yeeshai mengangguk mengerti namun ada kekesalan juga mengetahui kalau bukan hanya sebagai Adelio, sebagai Adelard juga Auristela mengenal.