Topeng

Topeng
Perubahan Zayyan


__ADS_3

Auristela sedang berdiam diri di kamarnya, ia sedang memandangi ponselnya menunggu balasan dari seseorang.


"Tumben Zayyan kali ini gak recokin gue!" gumam Auristela.


Auristela membaca lagi chat terakhirnya dengan Zayyan malam kemarin.


...Mr Gembel 😂...


Malem my Angel❤️


^^^Malem juga Mr.gembel😂^^^


Ngambek nih:'(


^^^Ya udah Sono! Hus hus ^^^


Gak jadi deh! Aku gak bisa


Jauh-jauh dari Dedek


^^^Alaynya mulai^^^


Kau yang membuatku begini


my angel❤️


^^^Hahaha basi^^^


Mungkin gombalanku


basi my angel tapi


percayalah cintaku padamu

__ADS_1


tetap fresh😉


Wkwk kaya ikan aja fresh


Udah ah canda mulu!


^^^Yee! Yang pertama ngajak bercanda siapa heh!^^^


😅😅😅Jangan galak-galak


dong my angel.


^^^Buruan, ada apaan?^^^


Ada apa kau bertemu dia..


^^^Yee sialan malah nyanyi!^^^


😅😅😅 Besok istirahat lo cari aja


Nanti gue juga sempetin kesana kok!


^^^Ok!^^^


Good night sweat dream🖤


^^^Yyy night too😂^^^


^^^(Read)^^^


***


Auristela terkekeh membaca chatnya dengan Zayyan. Ia dan Zayyan memang dekat. Mereka bertetangga. Zayyan sahabat kecilnya. Dan ya, Auristela senang bisa bersahabat dengan Zayyan, karena dia juga tidak terpengaruh rumor. Padahal banyak orang disini menggosipinya.

__ADS_1


Auristela merenung, tumben sekali jam segini Zayyan tidak menghubunginya.


Auristela mendengar kebisingan di bawah, ia keluar dari kamarnya. Ia melihat ke bawah terlihat Ibunya Kyra, Clarinta dan Tante Pratista sedang berbincang-bincang.


Auristela menatap sendu kedekatan


Pratista dengan Clarinta. Ingin sekali ia dekat dengan Pratista. Mengapa? Karena Pratista adalah ibu dari Zayyan. Auristela sedih sejak tahun lalu Pratista bahkan sudah tidak lagi ramah padanya, ia sudah tidak diizinkan main ke Rumah Pratista dengan Zayyan, bahkan Pratista seperti menjauhkannya dari Zayyan.


Ia berfikir, bagaimana jika Pratista tau ia sering bertukar pesan dengan Zayyan? Dan juga bagaimana jika Pratista juga tau kalau ia juga sering main dengan Zayyan tanpa sepengetahuan Pratista?.


Tidak sengaja Pratista menengok ke atas. Saat melihat Auristela, ia langsung menatap sinis Auristela dan memalingkan wajahnya malas. Lalu bercanda lagi dengan Clarinta. Clarinta yang menyadari itu melirik ke arah Auristela lalu menyeringai.


Auristela masuk ke kamarnya, ia menatap pesannya lagi, lalu ia menyadari sesuatu


"Zayyan tadi gak ke Perpus! Bilangnya mau ke Perpus!"


Auristela berfikir lagi, lalu ia membelakkan matanya


"Apa dia lihat kejadian di Perpus tadi?"


Auristela uring-uringan. Bagaimana menjelaskannya? Zayyannya aja gak online!


***


Pagi ini Auristela menunggu Zayyan lewat. Ia melihat Zayyan keluar dari gerbang dengan motornya, tapi sayangnya Zayyan melewatinya begitu saja.


Auristela menunduk. Walau mereka dilarang dekat, tapi Zayyan pasti sempat bertukar sapa dengannya ketika hendak ke sekolah.


Auristela menaiki taxi yang ia pesan, karena kebetulan taxi yang ia pesan sudah datang.


Auristela sampai di sekolah, ia melihat Zayyan dari kejauhan sedang bersenda gurau dengan teman-temannya. Ini juga yang membuat Auristela sedih, bahkan di sekolah mereka tidak bisa berinteraksi karena adanya Clarinta.


Ya! Iblis itu selalu mengadu. Dan ya Auristela juga mengetahui fakta bahwa Clarinta menyukai Zayyan, hanya saja Zayyan lebih dekat dengannya. Itu juga yang membuat Clarinta semakin iri dan benci dengannya. Sampai membuat rumor gak jelas itu.

__ADS_1


Jam istirahat, Auristela berjalan di koridor yang sepi. Ia bertemu Zayyan lagi, tapi Zayyan langsung mengacuhkannya tidak seperti biasanya.


Auristela menatap nanar kepergian Zayyan. Ia menghela nafas melanjutkan jalannya.


__ADS_2