Adik Seorang CEO

Adik Seorang CEO
16. KEMBALI KE KALIMANTAN part 2


__ADS_3

saat pertengkaran rania dan kenan ada sekeping hati yang hancur dan terluka, wajah yang tampak pucat itu menangis pilu dalam diamnya tanpa disadari oleh kedua anaknya, hati ayah mana yang tidak sedih melihat buah hati yang sangat di sayangi saling bertengkar, rudi yang sudah tersadar dan merasa enakan memutuskan untuk ke ruang kerjanya namun dari dalam terdengar suara pertengkaran ternyata anak-anaknya.


apa yang telah kamu lakukan kenan, sehingga adikmu begitu marah, pasti bukan karna penyakit ayah pemicunya?.. gumam hati kecil rudi.


rudi semakin frustasi menghadapi kemarahan putrinya, baru kali ini rudi melihat amarah yang begitu memburu diwajah gadis itu. rudi segera berlalu khawatir putrinya memergokinya.


kenan masih membatu di tempatnya berdiri, menyesali apa yang telah di perbuatnya terhadap adik semata wayangnya.


"maafkan abang dek... arrrgghhh" teriak kenan frustasi mengacak-ngacak rambutnya.


kenan keluar dar ruang kerja ayahnya untuk melihat keadaan ayahnya. tiba diruang keluarga rudi sudah duduk dengan tatapan nanar menusuk melihat kedatangan kenan.


"ayah..."


"duduklah" menepuk kursi di sebelahnya. kenan pun duduk.


"ayah, bunda dan adek akan kembali ke kalimantan pagi ini dan pesawatnya empat puluh lima menit lagi akan berangkat, itu artinya ayah masih punya waktu lima belas menit lagi untuk bersiap-siap".


"maafkan kenan ayah". kenan memeluk ayahnya dan menangisi kelalaiannya.


"sudahlah, ayah sudah tahu semuanya, adikmu hanya sedang marah saat ini nanti juga kalian akan baikan". kenan yang mendengar perkataan ayahnya kembali menangis karena telah menyakiti adiknya.


"sudah jangan menangis, semua pasti akan baik-baik saja" rudi meyakinkan putranya.


disaat mereka masih saling memeluk, suara tak bersahabat rania melerai keduanya untuk melepaskan pelukannya.


"ayah bersiaplah, adek tunggu di mobil" ujar rania tanpa menoleh dan disusul sintia dari belakang.


rudi beranjak untuk berangkat dan menepuk bahu putranya.


"bersabarlah, adikmu perlu waktu karena dia tidak pernah tersakiti oleh orang yang dia percaya terlebih dia sangat menyayangimu nak, nanti ayah akan bicara pada adikmu"


"terimakasih yah". kenan mengantarkan ayahnya sampai naik ke mobil, dan di dalam mobil sudah ada bunda dan adiknya yang menunggu.


"jaga dirimu baik-baik nak" pesan sintia. tapi adiknya tidak bergeming sedikitpun, ketika mobil itu melaju pandangan rania tetap ke depan tanpa menoleh ke arah abangnya, tanpa terasa cairan bening telah membasahi pipi merahnya bekas tangan abangnya.


maafkan adek bang harus pergi dengan cara seperti ini, adek perlu waktu semoga abang mengerti. jaga diri abang baik-baik. gumam rania dalam hati disela tangis diamnya.


maafkan abang dek, membuat adek terluka, semoga adek gak lama marahnya sama abang, sakit rasanya dek. gumam kenan lirih. ponsel kenan berdering tertera nama asprinya yang nelphone.


"hmm.." kenan menjawab.


"maaf tuan tiga puluh menit lagi kita ada rapat dengan dewan direksi" tutur rizal hati-hati.

__ADS_1


"dua puluh menit saya akan sampai". langsung menutup telphonenya.


****


#kalimantan


sepekan sudah rania meninggalkan kalimantan, hari ini dia telah kembali dan siap dengan aktivitasnya yang akan di sambutnya dengan suka cita, lusa adalah hari pertama masuk sekolah setelah dua minggu libur akhir semester ganjil. besok hari terakhir libur sekolah artinya sahabat-sahabatnya akan kembali dari liburannya, kecuali dafa dia memang tidak pergi berlibur cuku p di rumah menghabiskan waktunya bersama keluarga.


perjalanan pulang antara jakarta-kalimantan cukup melelahkan bagi rania, perjalanannya kali ini sangat menguras tenaga dan fikirannya, karena di jakarta rania meninggalkan masalah yang belum terselesaikan dengan abangnya.


namun rasa lelahnya terbayarkan ketika mobil yang menjemputnya di bandara telah sampai di halaman rumahnya yang sangat luas, rania segera turun dari mobil untuk segera menghirup udara yang segar dan bersih tanpa polusi. tidak seperti di jakarta udaranya sudah terkontaminasi dengan polutan.


kedatangannya di sambut para pelayan, tampak wajah tua bik ijah tersenyum melihat tingkah nona mudanya yang sudah sepekan ini di rindukannya.


"selamat datang tuan besar, nyonya, dan nona muda?" sambut bik ijah.


"bik, suruh mang ujang bawa semua barang-barang saya ya?" perintah rania.


"baik nona" bik ijah berlalu untuk memanggil mang ujang tukang kebun di rumah keluarga rudi.


"bunda adek duluan masuk ya, mau mandi gerah".


"panggilkan susi ya dek, suruh bantu bunda bawain barang belanjaan".


"siap bunda". rania masuk dan memanggil susi anak dari bik ijah yang masih duduk di bangku sekolah SMP sesuai perintah ibunya.


setelah merasa lebih segar, rania merebahkan tubuhnya di atas kasur king sizenya yang sepekan ini di tinggalkannya, lalu dia mengambil benda pipih dari dalam tasnya dan mengangtifkannya, banyak notifikasi WhatsApp yang masuk ke ponselnya salah satunya dari kenan abangnya tapi tak dihiraukannya.


senyum rania mengembang saat ada notifikasi group bersama para sahabatnya.


#chat group


mela: hai...


ayu : hai juga, mana nih yang lain?


dafa : gue hadir disini..


ayu : lo udah balik @mela


mela: baru nyampe rumah, capek badan gue sumpah, lo kapan udah nyampe rumah? @ayu


ayu : sudah tadi pagi @mela

__ADS_1


dafa: kok gak chat gue @ayu


ayu : ngapain juga gue chat lo, emang lo mau jemput gue? @dafa


dafa: ya gak juga sih.. hehhehe @ayu


mela: fa, nia ada di rumah gak? gue hubungin ponselnya gak aktif. @dafa


dafa : gue gak tahu. @mela


ayu : lah, gimana gak tahu lo kan satu komplek dengan nia, biasanya juga lo kan bareng ma dia. @dafa


dafa : dah sepekan ini dia pergi ke jakarta ada acara keluarga, katanya sih dia bakal pulang hari ini tapi gak tahu dia udah pulang apa belum. @ayu


nia : wah pada gibahin gue ya kalian dasar sahabat durhaka, @ayu, @mela, @dafa.


dafa: kamu udah pulang? @nia


ayu & mela : ciee... aku kamu @dafa, @nia


dafa: huh.. dasar soplak @ayu, @mela


nia : sudah sekitar tiga puluh menit yang lalu @dafa


ayu : kata si dafa lo ke jakarta ya? @nia


nia : iya ada acara keluarga selama sepekan, maaf gak ngabarin ponsel kalian susah dihubungi @ayu, @mela.


mela: ga papa kok lagi pula di kampung ibu ku susah signal. @nia.


ayu : iya... bener kata mela, desa ayah jauh dari kota.@nia.


dafa : gimana kalau besok kita hunting bareng sebelum masuk sekolah, soalnya kalau sudah masuk sekolah kita susah ketemuannya. @nia, @ayu, @mela.


nia, ayu & mela : ok.


nia : jam 4 sore, setuju? @dafa, @nia, @Mela


dafa, mela & ayu : setuju.


rania dan ketiga sahabatnya merencanakan untuk bertemu besok sebelum masuk sekolah, karena mereka keempat sahabat itu beda sekolah, rania dan mela sekolah di SMA TUNAS BANGSA sedangkan dafa dan ayu sekolah di SMA PELITA BANGSA.


****

__ADS_1


**BERSAMBUNG**


ayo para readers jangan berhenti untuk selalu dukung author, berikan saran dan kritikan yang membangun untuk hasil karya yang terbaik, terus vote dan like ya, jadikan juga novel favorit.. miss u all


__ADS_2