
"kami semua syok mendengar berita duka yang dialami oleh tante hanum, harapan kami pupus untuk berbesan, lalu ayah memutuskan untuk membuka usaha di tanah kelahiran bundamu dan keluarga kevin pindah ke malaysia".
"lalu apakah rencana ayah dan keluarga om ounur batal?" selidik kenan.
"tidak, ternyata allah maha baik setelah usiamu tujuh tahun, bunda hamil lagi. dikehamilan bunda yang kedua ayah sangat over protektif terhadap bundamu takut kejadian yang menimpa tante hanum terulang kepada bundamu".
"disaat usia kandungan bunda sudah tujuh bulan, kami USG keluarga om ounur datang hanya untuk melihat jenis kelamin adikmu dan akhirnya harapan kami ada lagi ketika dokter menyatakan adikmu perempuan nah sejak itu adikmu sudah kami jodohkan dengan kevin sahabatmu". ungkap ayah.
"apakah adek atau kevin tahu kalau mereka di jodohkan?".
"tidak, yang tahu hanya ayah, bunda, om ounur dan tante hanum lalu sekarang kamu".
"mengapa mereka tidak diberitahu yah, kasihan jika keduanya sudah memiliki pasangan masing-masing".
"itu sekarang menjadi tugasmu untuk mengawasi siapa saja yang dekat dengan adikmu dan apa tujuannya".
"alasan kami tidak memberitahukan mereka, kami ingin mereka saling mengenal secara alami, syukur kalau bisa tumbuh benih cinta diantara mereka akan lebih mudah bagi kami untuk menjodohkannya". imbuh rudi.
"apa ayah yakin perjodohan ini akan berhasil?"
"harus, karena tante hanum tidak ingin menantu yang lain, pertemuan kami diwaktu acara peresmianmu menjadi CEO itu langkah kedua untuk menyatukan mereka, ayah harap kamu bisa membantu kami".
"sejauh yang abang tahu adek hanya dekat dengan dafa dan nathan saja yah dan teman barunya kevin".
"apakah dia kevin sahabatmu?" dan kenan mengangguk.
"apakah pengawasan hanya ditujukan untuk adek saja?" selidik kenan.
"tidak nak, kevin malahan mendapat pengawasan langsung dari tante hanum".
"nak, pastikan perjodohan ini akan tetap terjadi apapun alasannya karna ayah hanya percaya pada om ounur dan tante hanum yang akan menjadi mertua adek, berjanjilah pada ayah".
"abang janji yah, abang tidak akan mengecewakan ayah lagi".
"dan berjanjilah kamu akan selalu membuat adek bahagia jangan sakiti dia, karena kebebasannya untuk memilih pasangan hidup sudah kami rampas, ini juga demi kebaikannya".
"abang akan ingat selalu pesan ayah dan kenan akan mengesampingkan perasaan abang demi kebahagiaan adek" janji kenan pasti.
"sekarang sudah malam yah, sebaiknya ayah istirahat".
"jika esok hari ayah tiada, percayalah ayah sudah bahagia karena abang telah berjanji pada ayah untuk menjaga dan membahagiakan adek".
kenan tak kuasa menahan tangis lalu dipeluknya tubuh ayahnya yang sudah tak gagah lagi dan tangannya yang tak lagi kokoh.
abang janji yah, akan menjadi pelindung bagi rania dan bunda. gumam hati kenan.
__ADS_1
****
pagi ini rania siap berangkat ke sekolah dengan satu tongkat di tangan kanannya. setelah sepekan pihak sekolah memberi waktu untuk belajar di rumah karena mulai hari ini hingga tiga hari ke depan rania akan menghadapi ujian nasional.
rania sangat memanfaatkan sisa-sisa waktunya bersama para sahabatnya di sekolah putih abu-abu.
"selamat pagi ayah, bunda" sapa rania sambil duduk di meja makan.
"selamat pagi nak" jawab kedua orang tuanya.
"kemana kak kenan? kok belum kelihatan".
"dia sedang mencari tiket pesawat untuk kepulangannya hari ini karena kekasihnya sakit" jelas bunda.
"apa? kembali ke jakarta hanya untuk perempuan itu, apa dia lebih penting dari pada ayah?" ketus rania.
"adek, kamu harus belajar menghargai orang lain" bentak sintia.
"oh... jadi sekarang adek yang salah, bunda sama ayah gak tahu kalau..." ucapan rania menggantung.
"kalau apa heh?" celetuk kenan tiba-tiba.
"abang perhatikan sejak pertemuan adek dengan jena untuk pertama kalinya, adek sudah menunjukkan sikap tidak suka, salah jena apa heh?" imbuh kenan dengan suara yang meninggi.
"adek kamu belum sarapan nak" panggil sintia cemas karena rania terbiasa sarapan pagi.
rania tetap melangkahkan kakinya menjauh tanpa menggubris panggilan ibunya.
"sebenarnya apa yang terjadi kenan, tidak mungkin adikmu tidak suka terhadap seseorang tanpa alasan".
"abang juga gak tahu yah, karena adek sama jena baru bertemu dua kali, di rumah sakit dan di bandara itu saja".
"apa mungkin adek cemburu sama jena?" ungkap sintia.
"bisa jadi bunda" saut kenan.
bukan, adek bukan cemburu tapi ada masalah lain yang tidak kenan ketahui, tapi maslah apa?. rudi.
"sudahlah yah jangan dipikirkan, nanti juga adek akan terbiasa lebih baik sekarang kita sarapan dulu" ucap kenan membuyarkan lamunan ayahnya.
"apa kamu dapat tiketnya nak?" tanya sintia.
"dapat bun, pagi ini abang berangkat kalau dapat tiket sore abang akan kembali lagi kesini"
"jangan nak, badanmu bukan robot bunda gak mau kamu sakit, lebih baik kamu istirahat dulu semalam lalu paginya baru berangkat lagi".
__ADS_1
"baiklah bunda, habiskan sarapannya yah" pinta kenan.
****
"dasar perempuan ******, masih betah dia di samping kak kenan" gerutu rania.
"ada apa sih nia, pagi-pagi lo udah kusut banget" ucap mela yang baru datang dan melihat wajah kusut sahabatnya.
"noh, perempuan sialan itu yang bikin gue kena semprot kakak gue pagi-pagi, dia gak tahu aja perempuan yang dia anggap baik dan lemah lembut itu ternyata rubah betina" geram rania.
"lo kenapa sih masih aja mau sakit hati akibat ulah tu perempuan"
"setidaknya kalau gue yang sakit hati tidak ada banyak pihak yang dirugikan"
"maksud lo?"
"ya coba lo bayangin, kalau kak kenan yang sakit hati imbasnya ke perusahaan, nasib karyawan gak jelas dan kondisi kesehatan ayah gue di pertaruhkan tapi kalau gue yang sakit hati gak ada pengaruhnya".
"lo salah nia, kalau lo sakit hati perasaan ayah lo pasti akan lebih terluka" sanggah mela.
"itu kalau ayah gue tahu, kalau gak? maka tidak akan terjadi apa-apa mel, itu alasan gue kenapa sampai sekarang gue tidak memberitahukan yang sebenarnya".
"dahsyat juga ya pengaruh tu perempuan untuk abang lo, yang sabar nia gue yakin pasti akan ada jalan keluarnya".
bel sekolah berbunyi semua siswa masuk kelas dengan tertib, karena hari ini hari pertama ujian nasional. semua guru pengawas sudah masuk kelas dan mulai membagikan soal dan lembar jawaban.
****
rasa penasaran rudi atas sikap putrinya terhadap kekasih abangnya membuatnya semakin ingin tahu lalu dia pun menghubungi orang kepercayaannya untuk menyelidiki kejadian yang sebenarnya.
"hallo tuan besar ada yang bisa saya bantu?"
"kamu cari tahu tentang jenahara sumaki dan ada kejadian apa antara nona muda dengan jenahara sumaki"
"baik tuan, secepatanya tuan akan mendapatkan informasinya"
"kamu memang bisa diandalkan". rudi pun menutup teleponnya.
***BERSAMBUNG***
ayo dong kirimkan vote kalian, klik juga tombol like nya dan ramaikan dengan komentar kalian biar authornya tambah semangat...
mampir juga di novel terbaruku
'NAMEERA SASMITHA'
__ADS_1