Akibat Dilarang KB

Akibat Dilarang KB
Akhirnya aku tahu


__ADS_3

Sesampainya di rumah, aku buru-buru menceritakan apa yang aku alami, bertemu dengan seorang wanita cantik yang mengaku sebagai istri pertama Rusli. Aku mengatakan ini karena tidak melihat tanda-tanda kebohongan dari wanita itu, bahkan dia sangat membenciku terutama Lisa yang telah merebut suaminya. 


Lantas aku khawatir, walaupun Lisa selalu memperlakukan seenak udelnya, tapi dia tetap ku anggap seperti adikku sendiri. Sebelum terlambat dan memang sedikit terlambat, tidak dipungkiri jika pernikahan itu penuh dengan kebohongan. 


"Bu, Lisa menikahi pria beristri. Aku bertemu dengan wanita yang mengaku sebagai istri pertama Rusli."


"Lalu? Kamu percaya? Zaman sekarang itu banyak yang bohong dan mengklaim sesuatu miliknya, Rusli dan pak camat sendiri yang bilang kalau mereka sedang mencari istri dan riwayatnya suami Lisa itu belum pernah menikah. Jadi, kamu gak usah mengada-ada!"


"Dari ekspresi yang aku lihat dia tidak sedang bercanda Bu, dia benar-benar marah padaku dan mengatakan kalau dia adalah istri pertama Rusli."


"Ibu tetap nggak percaya, itu palingan wanita yang mengklaim dirinya sendiri." 

__ADS_1


Setelah obrolan itu selesai aku melihat kepergian ibu yang masuk menuju kamarnya, aku yang ketakutan segera menghampiri kedua anakku yang ternyata sudah bangun tidur. Aku menemani mereka dan sebagai ibu melihat perkembangan buah hati nya.


Sudah lama aku tidak ditelepon oleh mas Angga, aku pun mencoba untuk menelponnya, tetapi nomornya sudah tidak aktif. Berbagai cara aku mencoba untuk menghubungi temannya yang ternyata juga tidak pernah mengangkat telepon dariku, aku khawatir takut terjadi masalah apalagi rasa rindu ini dan tidak bisa tertahankan, ditambah raja yang selalu menangis dan memanggil nama ayahnya. Sungguh hati ini sangat khawatir, tapi aku tidak punya akses untuk mencari keberadaannya, kondisiku yang hamil sudah jalan empat bulan ini semakin membuatku kesulitan. Ingin rasanya aku pergi USG untuk melakukan pemeriksaan bersama dengan suamiku, tapi ini terlihat seperti khayalan.


Aku hanya bisa berdoa untuk keselamatannya di manapun dia berada, dengan berinisiatif aku mencoba untuk menghubungi teman mas Angga menggunakan nomor telepon baru, aku berharap dia mengangkatnya karena aku benar-benar ingin tahu bagaimana kondisi suamiku.


 "Halo, maaf ini siapa ya?" 


Aku sangat senang jika panggilan itu diangkat oleh teman mas Angga, aku tidak mengaku sebagai istrinya melainkan mengaku sebagai adik dari suamiku.


"Oh, jadi kamu adiknya Angga. Tunggu sebentar, saya akan kirim nomor kontaknya, tapi jangan beritahu kan nomor ini pada istrinya."

__ADS_1


"Iya tenang saja, aku tidak akan memberitahu mba Tari." Jawabku sambil memegang dada, apa yang di sembunyikan suamiku sampai dia melarang temannya memberikan nomor ponselnya? Apakah aku bukan istrinya? Kemana janji yang dia ucapkan padaku dulu?


Setelah sambungan telepon selesai, aku kegirangan melihat nomor baru mas Angga, penipuan yang sudah aku lakukan sedikit membuatku merasa bersalah, tapi hari itu harus aku lakukan demi mencari keberadaan dari suamiku yang hilang tanpa kabar. Perkataan dari temannya membuat kecurigaanku semakin besar, aku penasaran dan mencoba untuk menghubungi suamiku menggunakan nomor baru.


Aku langsung menelepon nomor mas Angga secara video call, rasa khawatir dan degupan jantung yang begitu kencang perlahan dan rasa ketakutan dan kecemasan bercampur menjadi satu, perlahan mulai menggerogoti  hatiku. Namun aku sangat terkejut jika seorang wanita cantik yang mengangkat panggilan dariku. 


"Siapa yang menelponku, Sayang?" 


"Aku juga gak tahu mas." 


Deg

__ADS_1


Waktu seakan terhenti saat mengenal suara itu, ya … dia mas Angga, suamiku. Lalu, mengapa berada satu ruangan dengan wanita lain yang lebih cantik dan lebih seksi? Juga mas Angga memanggilnya Sayang. Hatiku sakit … hatiku patah … dan hatiku hancur. 


Aku menatap mata mas Angga yang ternyata penasaran siapa yang menghubunginya, kami sama-sama terkejut dan dia langsung mematikan panggilan video call karena aku sudah menangkap basahnya.


__ADS_2