
...Tuan......
...Aku hanya ingin cinta darimu...
...Tapi kau tidak memberikannya...
...Dia ingin materi darimu...
...Bahkan kau mempertaruhkan nyawamu...
.
...*.*..*...*....*.....*......*......*........*......*.....*....*...*..*.*...
Makan siangpun tiba Chandra mendapat notifikasi pesan dari Bella kekasihnya, yang mengajaknya untuk makan siang bersama.
"Aku tunggu kamu di restoran ini, siang ini oke." Isi pesan dari Bella.
Chandra pun tidak dapat menolaknya dia segera mengendarai mobilnya ke tempat yang Bella berikan. Sebuah restoran yang jauh dengan rumah Bella.
Saat tiba disana dia langsung memesan kursi dan menunggu Bella, tak lama dari itu , Bella pun datang..
"Sayang ..." sapanya kepada Chandra dan kemudian Chandra berdiri dihadapannya dan langsung dipeluk oleh Bella.
"Kenapa datang datang kok manyun gini sih sayangku ?" tanyanya yang melihat wajah Bella yang tertekuk.
"Kok kamu tanyanya gitu sih, bukan tanya kenapa aku telat ?" ucapnya manja kemudian melepaskan pelukannya.
"Ah ya.. Kenapa kamu telat, aku nungguin kamu dari tadi loh" ucap Chandra dan kembali duduk.
"Aku tuh tadi naik taksi udah gitu AC-nya mati, aku kepanasan tau mana macet lagi " kesalnya.
"Yaudah nanti kalau mau ketemu, aku jemput kamu " balas Chandra memberi saran.
"Sayang, kalau kaya gitu nanti keburu telat kasian kan perut kamu kelaperan " elaknya.
"Terus maunya gimana dong ?" tanya Chandra.
__ADS_1
"Aku maunya kamu beliin aku mobil."
"Mobil ?" tanyanya kaget. Bagaimana tidak tadi pagi dia berniat ingin membelikan Andini sebuah mobil dan lebih parahnya sudah ngomong duluan.
"Iya aku mau mobil, beliin ya sayang " ucapnya masih dengan gaya manja.
"Emang kamu bisa ?" tanyanya meragukan.
"Bisalah, tapi kalau kamu gak percaya kasih aja aku supir."
"Tapi sayang aku gak bisa" tolak Chandra.
"Gak bisa. Yaudah aku marah, jangan ketemu sama aku lagi atau sekalian aja kita putus " ancamnya.
"Sayang sayang jangan gitu dong. " Dia mencoba untuk merayu Bella, karna tidak bisa membayangkan bagaimana hidupnya nanti tanpa Bella.
"Aku marah sama kamu, kamu gak sayang sama aku, kamu gak cinta sama aku. Buktinya untuk sebuah mobil saja kamu gak mau beliin aku" ucapnya dia mencerucutkan bibirnya, dan mengalihkan pandangannya.
"Sayang kok gitu ngomongnya, bahkan nyawapun akan ku beri, soal mobil yaudah iya nanti aku beliin yah jangan marah " ucap Chandra membujuknya.
"Enggak ahh kamu pasti bohong iya kan." Masih tidak ingin melihat Chandra.
"Bener ?" Dia bertanya soal tak percaya.
"Iya " ucap Chandra sambil mengangguk.
"Janji oke." Bella pun menyambut kelingking itu.
"Iya." Chandra mengusap pucuk kepala Bella.
"Aku sayang sama kamu." Bella memeluknya.
"Seandainya saja kita udah dari dulu berhubungan, aku pasti bahagia banget dapet pacar yang sepengertian kamu. Semua ini gara gara Andini " ucap Bella masih dalam pelukan Chandra.
"Kenapa lagi dengan Andini " tanya Chandra.
"Kamu belum tau cerita ini. Dia itu suka cerita ke siswi yang lain termasuk aku, kalau dia itu suka sama kamu, hatinya merasa sakit jika ada orang yang mendekati kamu. Saat itu kamu nembak aku, aku gak bisa terima kamu karna aku tau Andini pasti marah, padahal aku tadinya mau nerima kamu. Dulu aku bohong kalau aku suka sama orang lain, abis aku gak mau di jauhin dia, dia mulutnya sangat manis bisa-bisa aku tidak punya teman jika aku berhubungan dengan kamu. Esoknya setelah kejadian itu terbukti aku dijauhinya, karna aku polos aku tidak menolak permintaanya yang memintaku untuk menjauhimu dengan mendekatkan diri pada Michell, sebenarnya aku tidak suka, semua itu karna hubungan pertemanan aku sama Andini. Tapi semakin dewasa aku semakin ngerti kalau dia itu iblis yang egois, hanya mau menang sendiri, dia pakai kerudung hanya untuk menutupi siasat jahatnya aja. " Bella membolak balikan fakta yang ada agar Chandra membencinya.
__ADS_1
"Andini ini keterlaluan " batin Chandra dihatinya.
"Oh iya kamu tau kenapa selama sekolah kamu jarang di deketin murid cewe " tambahnya dan Chandra hanya menggeleng.
"Itu semua karna dia, dia ngelarang semua siswi untuk deket sama kamu, dia bilang Chandra tidak boleh ada yang memiliki selain dirinya. Dia juga bilang kalau Chandra itu hanya miliknya dan apapun akan dia lakukan untuk mendapatkan kamu" tambah Bella lagi.
"Pantas saja orang tuaku selalu membelanya, mungkin ayah sudah tertipu olehnya, kebaikan Om Agas hanya untuk menjerat aku memang keluarga iblis, menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu" bisik Chandra dalam hatinya lagi. Tangannya mengepal tanda marah atas apa yang terjadi.
"Bagus.. Bella kau bisa mempengaruhi Chandra dan menjadikannya sebagai senjata untuk menyakiti Andini, semoga saja informan ku cepat menemukan Andini. Setelah aku mendapat kepercayaan dan juga mobilnya aku akan selalu menyakitimu Andini " bisik Bella dalam hatinya juga.
"Aku sangat membenci Andini, karna dia kita terpisah hiks hiks..." Diapun memulai drama dengan tangisan palsu.
"Aku juga sama membencinya." Sorot mata Chandra begitu tajam.
"Kita harus cari dia sayang. Aku ingin melihatnya menderita, dia adalah perebut kebahagian kita."
"Iya kamu tenang saja, pembalasan dendammu akan terlaksana " ucap Chandra meyakinkan.
"Dia harus menderita. Harus merasakan penderitaan yang aku dan Bella alami. Andini kau tamat" batin Chandra.
Cekreeeek
Tentu saja momen mereka kali ini ada yang mengabadikannya.
Kali ini cinta membuktikan bahwa seseorang bisa menjadi buta, tuli, tamak dan lainnya. Tolong untuk kenali cinta lebih baik lagi. Cinta memang menggunakan hati tapi tidak salah untuk meminta pendapat krpada pikiran. Tolong lebih rasional lagi dalam memilih cinta jika itu menyakitkan, melepaskannya mungkin adalah cara terbaik. Dan ingat harta bukanlah sebuah ukuran untuk kesetian, kebahagian, bahkan perasaan. Mereka tidak bisa dibeli mereka hadir melalui pertemuan dalam takdir.
Untuk sejuta manusia yang sedang merasakan jatuh cinta, pikirkan ini baik-baik, seseorang yang menyayangimu tidak akan membebanimu dengan keinginan konyolnya. Seseorang yang menyayangimu tidak akan meminta sesuatu yang akan merugikan dirimu. Jika hatimu memilih terbuka maka jangan lupa untuk membuka pikiranmu juga.
Bersambung....
Pesan dariku sebagai author
Tolong untuk mendukungku dengan cara apapun itu akan aku terima.
like. komen, share, vote, rate difavoritkan . apapun itu. aku sangat membutuhkannya. karna membuat cerita yang menarik itu sangat sulit. bagi yang sudah membaca tolong untuk memberi tanda hadirnya kalian. yahh.. tentunya aku sangat berterimakasih akan hal itu. sangat sangat berterimakasih.
Karya ini aku buat dengan perasaan emosiku dan terkadang akupun sampai nangis nulis kata katanya. ngena banget meski ini sedikit masuk halusinasiku. karena aku membayangkan aku masuk ke novel ini dan menjadi Bella dan Andini.
__ADS_1
Tetap semangati aku oke.
susah sekali mencari pembaca untuk karya yang belum terkenal seperti karyaku ini. huhuhu