ASMARA SANG CEO (Finn & Sandra)

ASMARA SANG CEO (Finn & Sandra)
Insecure


__ADS_3

Baru saja masuk ke dalam kamar hotel dan menaruh koper. Sandra langsung mengunci pintu dan memeluk Finn dari depan.


“Honey, Alex ….”


Belum selesai Sandra berbicara. Finn langsung menyambar bibir sang istri dengan rakus.


Sandra sempat kaget, tetapi sejurus kemudian membalas. Mengikuti permainan lihai pria tercinta. Mereka saling menyesap, mencecap, dan lama-lama semakin menuntut. Hingga berakhir di atas peraduan.


Finn menguasai permainan dengan penuh nafsu. Ia menikmati sang istri dengan hasrat menggebu. Membuat napas Sandra memburu.


“Finn ….” Sandra melenguh. Sesekali mengerang. Ia merasa kewalahan menghadapi kebuasan sang suami sampai beberapa kali mendapat pelepasan.


Finn mencium bibir Sandra dan melepasnya sampai menimbulkan bunyi. Menatap sang istri dengan kilat bergairah. “Nikmatilah, My Bee.”


Sandra tak menjawab. Ia hanya menatap Finn dengan deru napas tersengal-sengal.


Bulir keringat Sandra sudah mengalir. Tubuh pun sangat lelah, tetapi sepertinya energi Finn masih banyak. Terbukti sang suami kembali menungganginya dengan bersemangat.


Bagai ikan yang tengah dibakar. Finn membolak-balikkan Sandra di atas bara asmara membara.


Terus menerus melakukan hal tersebut. Sampai pada akhirnya erangan kenikmatan keluar dari bibir seksi milik Finn. Beserta pelepasan tepat berbarengan dengan Sandra.


Finn mencium kening Sandra dan menjatuhkan diri tepat di samping sang istri. Kemudian, menarik wanita tercinta ke dalam pelukan.


Sandra menurut saja. Ia sudah tak lagi memiliki tenaga. Semua sudah terkuras akibat mengimbangi permainan liar dan ganas sang suami.


“Tidurlah, aku tahu kamu lelah.”


Sandra tak menjawab. Ia lebih memilih langsung memejamkan mata.


🌺🌺🌺


Perlahan, Sandra membuka mata. Melirik ke samping, kosong. Menatap jam di dinding, sudah pukul 12 siang. Ia menggeliat sebentar dan langsung beranjak bangun. Mencari Finn dengan selimut melilit tubuh.


Melihat pintu kamar mandi sedikit terbuka. Sandra masuk dan melihat Finn tengah bercukur. Ia langsung memeluk sang suami dari belakang.


“Aku capek,” ucap Sandra pelan.


“Sudah tidak punya tenaga?”


“Iya. Aku minta ganti untung.”

__ADS_1


Finn tertawa kecil. “Minta apa?”


“Aku mau makan gulai kambing. Jaga-jaga siapa tahu nanti malam kamu menunggangku lagi. Aku butuh energi yang banyak supaya tidak kewalahan menghadapimu.”


Finn sekarang tertawa keras. Untung saja ia sudah selesai bercukur. Karena jika tidak, salah-salah bisa kena gores.


Finn membalikkan badan dan mengangkat Sandra ke atas wastafel. Lalu, mengungkung sang istri.


“Salahkan dirimu kenapa begitu lezat.”


“Aku bukan makanan.”


“Benar. Kamu itu lebah penyengat.” Finn mengerling dan memberikan senyum menggoda


“Tu kan mulai, deh. Aku lapar. Beri aku makan dulu. Jangan lagi mulai.”


Finn menjawil hidung Sandra kemudian menunjuk pelan kening sang istri. “Percaya diri sekali. Cara berpikir otakmu ini ternyata mesum, ya.”


“Enak saja! Kamu kan biasanya memang gitu. Bicara manis-manis terus ending-nya menyeburkanku ke dalam lautan madu.”


“Tidak suka?”


“Oke. Sekarang kamu mandi dulu. Ayo, aku bantu.”


“NO!”


“O, ayolah, Bee. Aku mau berbaik hati. Jangan menolak.”


“Finn Elard!”


🌺🌺🌺


Sandra makan dengan lahap. Dua piring nasi dan tiga porsi gulai kambing. Salah satu menu lezat yang terdapat di sebuah restoran legendaris di Kawasan Puncak.


“Aku kenyang sekali.” Sandra menyandarkan tubuhnya pada badan kursi seraya mengusap perut.


“Tidak mau nambah lagi?”


Sandra menggeleng. “Cukup.”


“Mau pergi ke mana sekarang, Nyonya Finn Elard Liam? Jadi, nanti malam makan jagung bakar?”

__ADS_1


“Entah."


“Kita ke Taman Safari. Mau?”


“Boleh.”


“Oke. Nanti kita mampir ke distro dulu.”


“Untuk?”


“Kita menginap di safari lodge saja malam ini. Beli baju ganti di Distro. Jadi, tidak perlu balik ke hotel.”


“Oke.”


Begitu Sandra menyetujui, Finn langsung mengambil ponselnya dan membuka salah satu aplikasi biru kuning untuk memesan tempat tersebut. Ia memilih presidential suite, cocok untuk mereka berdua. Karena hanya ada satu kasur berukuran king size.


🌺🌺🌺


Finn mengembangkan senyum melihat Sandra begitu menikmati liburan di hari pertama. Terlihat sang istri bahagia di setiap momen dan tak ada keluh kesah. Bahkan, wajahnya selalu semringah.


Seperti saat ini, membuka kaca mobil lebar-lebar. Membelai puncak kepala hewan-hewan di luar sana. Meski tidak mengunjungi tempat-tempat mewah. Berbelanja baju pun hanya di sebuah distro. Namun, senyum tak pernah lepas dari bibir Sandra.


Sandra yang notabene dari awal Finn manjakan dengan barang mewah, sama sekali tak keberatan. Ia memang harus banyak bersyukur memiliki istri dengan kapasitas wajah berlebih, tetapi masih mau hidup sederhana bersama-sama.


Finn berjanji kepada dirinya sendiri, jika kehidupan sudah berjalan normal kembali. Akan mengajak pergi ke negara mana pun yang Sandra inginkan.


Usai puas berkeliling, Sandra dan Finn mengistirahatkan diri. Sekaligus makan di salah satu restoran yang menghadirkan citarasa oriental sampai nusantara. Memesan bebek Chinese food, dimsum, sate kambing, sampai roti bakar cokelat, dan teh tarik. Menu dengan rasa sesuai selera Sandra, ada asin dan manis. Semua hidangan pun tandas disantap.


“Hari ini aku benar-benar kekenyangan. Semua makanan itu enak. Bersyukur aku hobi makan, meski tidak bisa memasak.”


Finn mengacak rambut Sandra. “Maaf, tidak bisa mengajakmu ke luar negeri atau tempat lainnya yang mewah.”


“Honey, hentikan. Ukuran mewah itu tidak melulu harus ke luar negeri. Indonesia itu banyak memiliki tempat-tempat sangat bagus dan menawan hati. Asal menikmati setiap momen dengan rasa syukur. Aku jamin ke mana pun kita berpijak akan selalu terasa indah dan menyenangkan. Apalagi, perginya sama kamu.”


Finn menjawil hidung Sandra. “Kamu memang istri idaman.”


“Of course I am.”


Finn menarik tubuh Sandra agar mendekat kemudian memeluknya sangat erat. “Sayang banget sama kamu. Entah apa jadinya Finn Elard Liam tanpa Sandra Rein.”


Sandra tak menyahut, tetapi membalas pelukan sang suami dengan seulas senyum.

__ADS_1


__ADS_2