
Para murid-muridnya pun kocar-kacir dan akhirnya tak seorangpun diantara mereka dapat lolos, semua tewas dalam tangan Siok Lee dan empat orang muda-mudi yang gagah perkasa itu.
Xiao Lee dan Siok Lan menghampiri Setan kipas merah berlutut di dekat tubuh laki-laki yang telah berkorban nyawa untuknya dan kekasihnya itu.
Saat ini setan kipas merah berada dalam keadaan mengerikan sekali. Xiao Yu terisak menangis, tidak tega menyaksikan laki-laki yang dengan tulus telah mengorbankan diri untuknya dan untuk kekasihnya ini.
Setan kipas merah menggerakkan bibir, terpaksa Xiao Yu dan Siok Lan mendekatkan telinga mereka ke bibir yang membengkak itu.
"Ber...ba....bahagia...lah ka..Lian, aku a...kan i...kut ba...ha...gia...! Su..dah ba...nyak do...do...sa-do...saku, se...mo..ga Tu..han me..ngam...pu...ni ...a..ku!" ucap lirih dengan terbata-bata keluar dari bibir bengkak Setan kipas merah.
Dan tubuh itu lemas, napasnya pun terhenti. Sejenak Siok Lan memejamkan mata mencegah air matanya, akan tetapi tetap saja air mata nya mengalir turun. Sementara Xiao Yu sudah menangis terisak.
"Siauw Hu, kau pernah berbuat jahat akan tetapi kau mengakhiri hidupmu sebagai seorang pemberani, seorang budiman dan seorang
pejuang. Semoga Tuhan mengampuni dosa-dosa mu." ucap Xiao Yu lirih.
Siok Lee menghela napas panjang mendengar pengalaman mereka yang amat mengharukan dan pengorbanan setan kipas merah.
Kemudian bersama-sama mereka menguburkan jasad Setan kipas merah dan kemudian meninggalkan tempat itu.
Keadaan para pekerja kini menjadi jauh lebih baik dan karenanya pemberontak pemberontak juga berkurang banyak. Hal ini bukan berarti bahwa para pendekar dan patriot rela tanah airnya dijajah bangsa Mongol, hanya karena belum terdapat kerjasama yang baik maka mereka belum juga berhasl menggulingkan pemerintahan penjajah.
Semangat perjuangan tak pernah terlepas dari hati para pejuang.
Tibalah saatnya hari yang paling ditunggu-tunggu, yaitu pernikahan Xiao Yu dan Siok Lan yang direstui oleh Siok Lee sebagai orang tua mereka. Upacara pernikahan itu dilangsungkan secara sederhana dan dihadiri kerabat dan teman seperjuangan.
Adapun Yang Tek dan Gui Siong menjadi pengantin kembar dengan Han wen dan Tan Li, dirayakan oleh orang tua Tan Li ceng, sudah berlangsung beberapa bulan yang lalu.
__ADS_1
Dan saat ini Yang Tek dan Gui siong sedang mengandung anak pertama mereka.
"Selamat ya untuk kalian berdua!" seru Tan Li yang memeluk Siok Lan.
"Terima kasih, eh selamat pula buat kalian yang mau dapat momongan." balas Siok Lan.
"Iya terima kasih! dan kami berharap kalian berdua juga demikian. Segera berbulan madu dan dapat momongan juga!" seru Gui Siong yang ikut nimbrung, dan kemudian memeluk Xiao Yu.
"Oiya bagaimana kalau kita mengikuti tradisi sebelumnya?" tanya Han Wen yang sejak tadi bersama mereka.
"Tradisi apa?" tanya Xiao Yu yang penasaran.
"Iya tradisi apa suamiku?" tanya Yang Tek yang penasaran.
"Perjodohan!" jawab Han Wen dengan mengulas senyumnya.
"Iya, perjodohan! Kita jodohkan putra kita masing-masing dan jika lahir nanti, mereka bisa kita jodohkan dan diadakan sayembara jika mereka saling berebut! bagaimana seru bukan?" ucap Han Wen seraya memandang satu persatu para sahabatnya dan juga yang Tek istrinya.
Semuanya saling pandang dan kemudian menganggukkan kepala mereka pelan-pelan.
"Wah, sepertinya bakalan seru!" celetuk Siok Lan yang merasa telah mengalami masalah perjodohan itu.
"Iya, biar kita ingat selalu tali persaudaraan kita!" seru Tan Li dengan mengulas senyumnya.
"Baiklah kalau begitu kita lanjutkan pesta kita!" ajak Xiao Yu.
"Baiklah!" balas semuanya secara serempak.
__ADS_1
Upacara pernikahan itu terus berlangsung sampai malam, dan para tamu undangan perlahan-lahan meninggalkan acara pernikahan itu.
...•••TAMAT•••...
...Author ucapkan banyak terima kasih karena telah memberikan Like/komentar/rate 5/gift maupun votenya untuk novel ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin...
...~~~NR~~~...
Nantikanlah Novel Author selanjutnya yaitu PENDEKAR MENCARI JATI DIRI.
Sipnosis
Sepuluh tahun berlalu setelah pernikahan bahagia Xiao Yu dan juga Siok Lan. Dan baru setahun ini mereka mendapatkan momongan.
Seorang bayi perempuan cantik dan menggemaskan yang mereka beri nama Siok An.
Sedangkan Han Wen dan Yang Tek mempunyai seorang putra yang bernama Han Jun sudah berusia sepuluh tahun.
Demikian pula dengan Tan Li dan juga Gui Siong yang mempunyai seorang putra, yang mereka beri nama Tan Shi.
Bagaimanakah tentang perjodohan mereka? Yuk simak di novel selanjutnya.
...TERIMA KASIH...
__ADS_1