Bening

Bening
Bab 57 - Kebencian Della


__ADS_3

Arjuna dan Bening pun kompak mengupload foto dan video acara lamaran mereka di media sosial masing-masing. Sontak hal itu mengejutkan banyak pihak. Terlebih teman-teman sekolah Bening saat SMA dahulu.


Grup WA Kanjeng Ratu Gaul


Della : Astaga Guys. Kalian barusan lihat story dan postingan dari akun medsos milik Bening gak? Apa Bening dari mayat terus sekarang berubah jadi mayat hidup?๐Ÿ˜ฑ


Luna : Aku dengar dari Rendra, Bening memang masih hidup kok. Bukan mayat hidup, Del.


Della : Apa? Rendra, kok bisa?๐Ÿคฌ


Luna : Iya. Kapan hari aku enggak sengaja ketemu Rendra saat seminar bedah buku. Terus Rendra cerita kalau Bening masih hidup tapi enggak boleh cerita ke siapa pun. Rendra enggak sengaja ketemu Bening di Yogyakarta waktu nganterin adik sepupunya buat kuliah di UGM sekalian bantu cari kosan.


Della : Kok kamu enggak ada omong sama kita-kita sih Lun!๐Ÿคฌ Kamu sudah enggak anggap aku sama Stevi teman nih ceritanya.


Stevi : Wah, Bening seperti di film-film ya. Keren. Habis mati hidup lagi. Malahan sekarang sudah lamaran mau nikah pula.๐Ÿคฉ


Della : Asal kalian tahu. Bening itu cewek ganjen. Dia merebut kekasih kakakku. Tunangan si kutu buku yang sekarang jadi mayat hidup itu kan Mas Arjuna. Dia kekasih kakakku, Kak Stella.


Kak Ste patah hati karena Bening merebut Mas Arjuna darinya. Lalu dia akhirnya terpaksa nerima perjodohan dengan Kak Dave dari Papa. Dasar Pelakor!๐Ÿคฎ


Luna : Kak Ste masih muda. Kenapa harus menikah dengan Uncle Dave? Kan usia mereka berdua jauh berbeda, Del. Seperti Paman dan keponakan menurutku sih. Kak Ste cantik. Kok enggak cari yang keren kayak Mas Arjuna sih. Tunangan Bening gagah dan tampan punya. Apalagi level jabatannya kan sebentar lagi jadi Pak Kombes yang aku dengar dari kerabatku. Kebetulan ada kerabatku juga yang kerja di jajaran kepolisian. Kalau Bening jadi nikah sama dia pasti nanti Bening jadi Bu Kombes. Ehemโ˜บ๏ธ


Della : Acara lamaran Bening kok kayak serba dadakan sih. Apa kalian enggak curiga? Jangan-jangan si kutu buku yang sok suci itu yang kalian kenal lugu itu nabung duluan?๐Ÿคฎ


Luna : Apa kamu punya buktinya, Del? Khawatir fitnah.


Della : Kok kamu belain dia terus sih! Kamu temen dia apa aku sih, Lun?๐Ÿ˜


Stevi : Luna ya teman kita dong, Del. Sudah-sudah, kalian berdua enggak perlu berantem. Soal Bening hamil duluan atau enggak. Nanti kita bisa hitung saja jarak bulan dia menikah dengan kapan melahirkan anak pertamanya setelah menikah.


Luna : Tumben kamu jadi cerdas Stev? Biasanya lola.


Stevi : Lola itu anak jurusan apa?


Luna : Baru juga dipuji cerdas. Sekarang kumat lagi. Lola itu alias loading lama. Bahasa mudahnya lemot alias lemah otak.

__ADS_1


Stevi : Oh, begitu.๐Ÿ‘€


Della : Gak asyik ah kalian berdua. Lihat saja kalau sampai omongan aku bener, kalau si Bening udah enggak p3r@wan. Bahkan hamil di luar nikah, pasti kalian bakalan sujud-sujud minta maaf ke aku. Jangan lupa traktir aku belikan tiket liburan Jakarta-Singapura PP, hem.๐Ÿ˜


Akhirnya obrolan mereka bertiga usai begitu saja meninggalkan kekesalan di benak Della.


"Lihat saja Bening. Kamu bakalan nyesel sudah membuat dua sahabatku belain kamu. Bahkan Rendra juga. Huft!" batin Della geram.


Della tiba-tiba menghubungi seseorang.


Tut... tut... tut...


Bunyi telepon nada tersambung.


"Ha_lo..." ucap suara seseorang terdengar serak mengangkat telepon.


"Halo, Kak Doni. Baru bangun tidur?" tanya Della.


"Hem... Della? Kenapa?" tanya Aiptu Doni.


"Ya ampun sudah hampir jam 11 siang baru bangun. Kakak semalam habis dinas ya?" tanya Della dengan suara lirih.


"Kakak sekarang lagi di apartemen atau rumah dinas?" tanya Della sengaja menggoda.


"Di apartemen. Kenapa?" tanya Aiptu Doni dalam kondisi yang sudah cukup sadar.


"Della kangen main pistol-pistolan. Kakak lagi libur kan hari ini? Aku ke sana ya honey," bisik Della dengan suara m3ndesah.


"Hem... aku juga sudah kangen. Ya sudah kamu ke sini. Dandan yang se-xy. Bawa lingerie warna hitam. Aku mau kamu pakai itu. Nanti kamu yang mimpin," pinta Aiptu Doni dengan senyum sumringah.


"Siap 86 honey," jawab Della bersemangat dengan tersenyum penuh minat.


"69 yank..." bisik mesra Aiptu Doni menggoda.


"Haha... as you wish honey," ucap Della seraya tertawa senang.

__ADS_1


Bip...


Akhirnya panggilan keduanya pun terputus.


"Yank bangun," ucap Aiptu Doni membangunkan seorang wanita yang tengah tertidur di sebelahnya dalam kondisi polos tanpa sehelai benang pun.


"Ada apa sih, Beib? Aku masih ngantuk nih!" jawab wanita itu dengan nada kesal.


"Della mau ke sini. Kamu segera pulang ke kosmu dulu. Nanti aku kabari lagi," ucap Aiptu Doni.


"Huft... cewek ganjen itu lagi. Dasar pelakor!" gerutunya.


"Sabar yank. Della itu tambang emas. Aku bisa belikan kamu perhiasan sama tas branded yang kamu mau kalau bukan uang dia, dari mana coba? Gajiku enggak bisa buat beli itu semua," ucap Aiptu Doni seraya mengelus punggung polos wanitanya.


"Iya... iya! Asal kamu enggak pakai hati sama dia. Awas saja kalau sampai kamu kepincut sama dia. Aku laporkan ke istrimu di desa!" ancam wanita itu.


"Cup..."


Aiptu Doni mengecup bibir kekasih gelapnya sekilas.


"Kita berdua sudah menjalin hubungan ini hampir dua tahun. Kamu tahu aku cintanya sama kamu saja. Yang lain cuma selingan. Apa yang kamu mau berusaha aku turutin. Walaupun harus morotin Della. Kamu rela, kalau enggak bisa beli-beli barang mahal lagi jika aku putus sama Della?" bujuk Aiptu Doni seraya tersenyum devil.


Dan hanya dibalas gelengan kepala oleh kekasih gelapnya itu.


"Buruan ganti baju terus balik ke kos. Nanti malam aku telepon."


Akhirnya Mia mau tak mau bergegas pergi meninggalkan apartemen Aiptu Doni, kekasih gelapnya. Mia mendengus sebal karena Della sering mengganggu waktu kencannya dengan kekasihnya itu.


Jika bukan karena uang, Mia enggak akan rela berbagi kekasih dengan Della. Di mana Della sendiri tak tahu bahwa dirinya hanya dimanfaatkan oleh Aiptu Doni yang ia kira masih bujangan.


Padahal sudah menikah dan istri Aiptu Doni ada di desa. Bahkan Aiptu Doni punya kekasih gelap yang bernama Mia, yang berprofesi sebagai kupu-kupu malam.


Della pun menjalin hubungan secara sembunyi-sembunyi dengan Aiptu Doni. Karena ia masih menggebu untuk menggaet Rendra yang seorang anak pengusaha ternama untuk menjadi pacarnya. Namun hingga sekarang masih belum berhasil.


"Ah, aku sudah enggak sabar main pistol sama Kak Doni," batin Della tersenyum riang yang tengah berdandan cantik.

__ADS_1


Sedangkan di sebuah apartemen mewah di Jakarta, sepasang suami istri tengah berdebat dengan sengit. Bahkan kamar keduanya sudah mirip seperti kapal pecah.


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ


__ADS_2