Bening

Bening
Bab 67 - Gotcha


__ADS_3

"Wah, kamar kamu bagus banget Ning. Banyak banget piala kamu. Pasti dulu di sekolah, kamu murid paling pinter ya?" cicit Ayu seraya tersenyum.


"Biasa saja, Yu."


"Ayo istirahat, Yu. Besok siang kita harus segera pulang ke Yogyakarta," cicit Bening sendu.


"Yah, kok cepat pulang sih. Kan kita belum ketemu si Junet. Aku belum ucapin selamat ulang tahun buat dia," cicit Ayu seraya mengerucutkan bibirnya.


"Kalau besok ketemu Mas Arjuna tinggal ucapin setelah itu kita pulang. Kalau enggak sempat ketemu, ya ucapinnya besok-besok saja. Mas Arjuna juga tidak masalah kok," ucap Bening datar.


"Kalian berdua lagi enggak berantem kan? Apa si Junet itu nyakitin kamu, Ning? Bilang sama aku. Biar aku hajar dia, supaya otaknya kembali ke jalan yang lurus enggak bengkok. Kalau masih bengkok, nanti aku bawa dia ke rumah Pak Kyai biar disembur sama air kumur-kumur kalau perlu sekalian air satu sumur," ucap Ayu gregetan.


"Haha... ada-ada saja kamu, Yu. Aku sama Mas Arjuna baik-baik saja kok," ucap Bening seraya berusaha tersenyum di depan Ayu.


"Dasar Junet nyebelin banget sih! Kamu sudah susah payah bikin kejutan ulang tahun buat dia. Eh dia malah enggak nongol dan gak pulang. Nanti ditinggal pergi sama kamu, pasti dia nangis-nangis kejer terus gantung diri di Monas. Haha..." ucap Ayu sengaja menghibur Bening.


Ayu tentu saja tahu bahwa Bening tengah bersedih hati. Sahabat baiknya yang akan menjadi bakal saudaranya nanti jika kelak menikah dengan Arjuna itu telah gagal memberikan kejutan pada malam ini.

__ADS_1


Padahal Bening dan dirinya sudah jauh hari merancang ini semua dengan baik. Akhirnya gagal total. Oleh karena itu, Ayu sengaja menghibur Bening.


โ˜˜๏ธโ˜˜๏ธ


Rumah Sakit


Dini hari mendadak Stevi pergi ke sebuah rumah sakit dikarenakan penyakit asma sang Mama kambuh. Sudah diberi pertolongan pertama seperti biasanya di rumah dengan memberikan inhaler khusus asma. Namun tetap tak berhasil.


Akhirnya Stevi dan Papanya membawa sang Mama ke rumah sakit. Secara kebetulan rumah sakit tersebut yakni rumah sakit yang sama dengan Stella dirawat inap.


Stevi sedikit terkejut melihat Arjuna tengah mendorong ranjang pasien di mana yang terbaring adalah Stella, kakak Della, sahabatnya.


Namun ia tidak mau terlalu banyak berspekulasi hal-hal yang bukan urusannya. Akan tetapi akhirnya ia tetap mengabarkan pada Della bahwa ia melihat Kak Stella bersama Arjuna, tunangan Bening, di rumah sakit.


Kebetulan Della yang memang belum tidur karena baru saja pulang ke rumah dari pesta dengan teman-teman kampusnya, mendadak langsung terkejut melihat foto Arjuna tengah mendorong ranjang Stella bersama suster di sebuah rumah sakit yang dikirimkan oleh Stevi melalu pesan singkat di ponselnya.


Della pun meminta informasi lengkap pada Stevi baik nama rumah sakit dan kamar inap sang kakak. Della berusaha menghubungi ponsel kakaknya itu, namun tidak ada jawaban.

__ADS_1


Di mana ponsel Stella tertinggal di dalam tas dan masih berada di jok belakang mobil Arjuna yang terparkir di halaman rumah sakit.


"Apa Kak Ste balikan lagi sama Mas Arjuna? Apa Bening gagal untuk menikah sama Mas Arjuna?" batin Della yang masih bertanya-tanya.


Della berusaha menghubungi kakak iparnya yakni Dave. Berulang kali terdengar nada terhubung namun tidak ada jawaban. Akhirnya Della pun bergegas pergi sendirian ke rumah sakit tempat Stella dirawat.


Sedangkan di sisi lain, Bening pun berusaha memejamkan matanya. Walaupun hatinya tengah gelisah memikirkan Arjuna. Ayu sudah terbang ke alam mimpi sejak merasakan empuknya ranjang di kamar Bening.


Bahkan pujaan hati milik Bayu itu tengah memeluk boneka milik Bening yang cukup besar sambil memimpikan seseorang. Entah Bayu atau pria lain hanya Ayu yang tahu.^^


Setibanya di rumah sakit, Della langsung bertanya pada suster jaga tentang kamar inap sang kakak. Setelah mencari, akhirnya ketemu juga.


Della berusaha membuka pintu kamar inap Stella perlahan-lahan tanpa menimbulkan suara gaduh.


Ceklek...


Derit pintu terbuka, Della melihat sang kakak masih terbaring lemah tak berdaya di atas ranjang pasien. Sedangkan Arjuna masih dalam posisi tertidur di atas sofa kamar inap sang kakak.

__ADS_1


"Gotcha," batin Della seraya menampilkan senyum devilnya.


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ


__ADS_2