Bening

Bening
Bab 70 - Rencana Licik Della


__ADS_3

Di tempat lain, Arjuna kini sudah pergi dari rumah sakit dan sedang menuju sebuah toko service ponsel.


Setelah ia terbangun, dan mengetahui bahwa Della, adik kandung Stella, sudah tiba di rumah sakit, ia pun berpamitan pulang setelah menjelaskan kronologi Stella masuk rumah sakit.


Della pun memang tahu akhir-akhir ini rumah tangga sang kakak dengan Dave sepertinya tengah bermasalah. Namun masalahnya apa, dirinya belum tahu pasti. Sebab Stella cukup tertutup mengenai urusan pribadinya.


Sebelum Arjuna pergi dari rumah sakit, Della sempat meminjam ponselnya. Della beralasan ponselnya drop dan harus segera menghubungi Papa dan Mamanya yang sedang berada di luar kota. Sebab kedua orang tuanya belum tahu kakaknya masuk rumah sakit.


Arjuna pun meminjamkan ponselnya berbekal rasa empati kembali karena Della sedikit mendesaknya dengan memasang wajah cemas. Saat itu keduanya tengah berada di sebuah cafe kawasan rumah sakit.


Della berpura-pura berdiri menjauhi Arjuna untuk bertelepon, tiba-tiba tak lama ponsel Arjuna terjatuh dan masuk di sebuah kolam ikan yang ada di area cafe tersebut.


Plung...


Sontak Della berpura-pura terkejut tak sengaja membuat ponsel mahal Arjuna yang berlogo buah apel kena gigit itu terjatuh dan basah di kolam ikan.


"Maaf Kak Juna, tadi aku enggak sengaja. Kakiku tersandung batu jadi ponsel kakak jatuh ke air. Gimana ini?" cicit Della beralasan dengan memasang mimik wajah sedihnya yang begitu licik.


Arjuna dengan sigap segera mengambil ponselnya yang sudah basah tersebut lantas membawa ke meja tempatnya duduk untuk dibersihkan dengan tisu kering. Sontak karena kejadian itu, ponsel Arjuna mati seketika dan mau tak mau harus diperbaiki terlebih dahulu di toko service ponsel.


"Iya tidak apa-apa. Ya sudah aku pamit pulang dulu sekalian benerin ponselku," ucap Arjuna berpamitan pada Della.


"Makasih banyak Kak Juna sudah menolong kak Ste. Maaf sekali lagi untuk ponselnya. Nanti biayanya biar Della ganti," cicit Della berpura-pura.


"Enggak perlu. Aku pamit Del," jawab Arjuna seraya melangkah pergi.


"Iya, Kak."


Della pun melihat kepergian Arjuna dengan tersenyum licik. Sebab rencananya pasti berhasil. Bening akan marah melihat Arjuna bersama kakaknya, Stella. Dan komunikasi mereka bertambah buruk karena ponsel Arjuna mati.

__ADS_1


"Haha... selamat menikmati permainanku, Bening sayang."


โ˜˜๏ธโ˜˜๏ธ


Di dalam mobil, Arjuna menghela nafas berat sebab ponselnya mati. Ia baru teringat semalam belum menghubungi Bening. Padahal dirinya sudah berjanji pada calon istrinya itu.


"Astaga, kenapa aku sampai lupa. Pasti Bening ngambek. Maafin aku, sayang."


Arjuna bermonolog sendiri seraya mengemudikan mobilnya membelah kemacetan Jakarta di hari libur seperti ini. Dirinya langsung meluncur ke sebuah toko service ponsel langganannya.


Dengan terpaksa ponselnya pun harus menginap sehari untuk diperbaiki. Dirinya pun membeli ponsel baru dengan merek serupa.


Kartunya tidak mengalami kerusakan. Sehingga saat memindahkan kartu lamanya ke ponsel baru, ia langsung menghubungi nomor Bening. Namun hanya suara mesin penjawab yang terdengar.


"Maaf, nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan. Silahkan hubungi sesaat lagi atau tinggalkan pesan setelah terdengar nada berikut ini."


Bip...


Tas selempang miliknya yang berisi ponsel dan dompet begitu juga tas kecil milik Ayu tengah berada di dalam loker. Kedua pemiliknya sedang asyik bermain di sebuah wahana yang berada di dalam pusat perbelanjaan ternama di Jakarta. Di mana ketika bermain dilarang membawa tas.


Alhasil tas keduanya beserta dompet dan ponsel, mereka masukkan ke dalam satu loker yang sama. Keduanya saat ini tengah main perosotan dingin dan wahana mandi bola serta flying fox di dalam Mall.


"Aku takut," cicit Ayu saat akan terjun di arena flying fox.


"Tenang saja. Di bawah aku yang jagain kok. Toh dibawah juga itu banyak busa-busanya. Jadi aman kok. Ayo," seru Bayu seraya menenangkan Ayu.


"Aaa...." jerit Ayu kala ia terjun juga.


Saat sudah turun, Ayu langsung memeluk Bayu tanpa sadar. Tentu saja yang dipeluk langsung mengembangkan senyumnya.

__ADS_1


"Berkah anak sholeh," batin Bayu bahagia memeluk pujaan hatinya.


Ayu dan Bayu tengah bergembira di arena bermain, berbeda dengan Arjuna yang dongkol setengah mati sebab ponsel sahabatnya susah dihubungi.


"Dasar bujang lapuk! Hari Minggu begini ke mana sih? Tumben enggak angkat teleponku. Mau mati dia!" gerutu Arjuna.


"Pasti masih molor. Aku samperin saja ke kontrakannya. Awas kalau sampai dia enggak punya alasan yang jelas!"


Arjuna pun meluncur ke kontrakan Bayu. Tak butuh waktu lama, dirinya pun tiba. Ia mengetuk pintu rumah Bayu namun tak ada sahutan. Di rumah itu, Bayu memang tinggal sendirian.


"Kok kayaknya sepi. Pergi ke mana si bujang lapuk? Enggak mungkin dia pergi kencan akhir pekan begini," cicit Arjuna bermonolog sendiri.


Akhirnya ada tetangga Bayu yang menyapa Arjuna. Tetangga tersebut sering melihat Arjuna main ke rumah kontrakan Bayu.


Sang tetangga langsung mengatakan bahwa Bayu pergi sejak pagi tadi memakai pakaian santai. Tidak tahu pergi ke mana. Perginya juga sendirian.


Arjuna berdecak sebal karena sahabatnya itu mendadak pergi saat dirinya butuh bantuannya. Akhirnya Arjuna memutuskan untuk pulang karena dirinya letih dan ingin beristirahat.


Siang hari, Arjuna tiba di rumah dinasnya. Bik Siti tengah tidur siang dan Yono sedang main futsal bersama anggota yang lain di lapangan tak jauh dari rumah dinas Arjuna.


Mobil sedan hitam milik Arjuna sudah terparkir rapi di halaman rumah dinasnya. Pria yang hari ini berulang tahun genap tiga puluh satu tahun itu tertunduk lesu sebab belum bisa menghubungi Bening.


Berulang kali dirinya mencoba kembali menghubungi Bening sepanjang perjalanan dari rumah Bayu ke kediamannya, tetap saja ponsel Bening tidak aktif.


Arjuna pun melangkah menuju pintu utama rumahnya dan ia merogoh sakunya mengambil kunci lalu membukanya.


Ceklek...


Derit pintu terbuka dan Arjuna langsung tertegun seketika melihat pemandangan di ruang tamunya.

__ADS_1


Deg...


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ


__ADS_2