
Ini tahun 2000, sudah 1 tahun berlalu. Nera masih disini menunggunya tanpa kepastian.
Dia mengikuti seleksi mahasisiwa diperguruan tinggi ternama, maunya dia ke ITB tapi nyalinya ciut khawatir tidak diterima.
Akhirnya ia ikutan seleksi perguruan tinggi yang kursinya tidak banyak diperebutkan pada saat itu.
Ya jurusan sastra Arab ,akhirnya dia diterima di UNPAD menjadi salah satu mahasiswa nya.
Nera berharap mudah - mudahan ketika lulus nanti dia bisa menjadi duta besar untuk Indonesia ke Timur Tengah.
Alhamdulillah diterima di kampus Negri itu sangat luar biasa. Semua orang memimpikannya untuk masuk kesana setelah ITB.
Anto, dia sudah terbang ke negri piramida, dia diterima di universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.
Kabar itu Nera dapat dari Astuti, karena tanpa disengaja ibunya Astuti ngobrol menanyakan keberadaan Anto kepada istri kiayi Hasan.
Jawabnya Hasan sudah mukim di Kairo, untuk 5 tahun kedepan untuk menimba ilmu di universitas Al - Azhar.
__ADS_1
Sesekali hati Nera ingin bertanya pada Idam ,apakah kakaknya menitipkan surat padanya ?
Namun Nera enggan lagi untuk melakukan hal bodoh itu.
Nera terus - terusan menyalahkan diri, kenapa dirinya membuka hati untuk Anto?
Sekiranya dia tahu kalau Anto hanya bergurau saja, mungkin hati ini tak akan pernah layu.
tok.. tok.. tok..
" Assalamualaikum "
" Alaikumussalam " sahutnya sambil membuka kan pintu.
" Ehh, bang Dito! Apa kabar bro? " sapa Nera, sambik mempersilakan masuk dan duduk " sengaja bang ,mampir ?" ejek Nera bercanda.
" Kepaksa Ner ,tadinya mau di Gor pas latihan taekwondo, tapi kamu jarang datang sekarang. kenapa kamu sakit? " tanya Dito.
__ADS_1
" Aku lagi sibuk persiapan bang, besok aku dah masuk kuliah. Kalau jadwal kuliah sudah keluar insyaa Allah latihan kok bang. Kenapa, tumben abang kesini? Ada apa hayoooo ? " tanya Nera.
" Kangen lah Ner ,dah dua minggu enggak latihan, enggak keliatan batang idungnya, siapa yang enggak khawatir coba? " lirih malu sambil memainkan tangannya sendiri gugup.
Nera senyum menghargai, tapi sejujurnya dia malas meladeni Dito. kalau dia sudah bahas - bahas cinta dan kegombalannya itu.
" Ner, entah 2 atau 3 bulan lagi gitu, abang mau jadi TKI ke Arab Saudi. Yaa cari pengalaman gitu. Disini lama mau kayanya ,kerjaan masih sedikit apalagi negara masih krisis. Krismon. Ner, doakan aku lancar dan sukses. Biar segera meminang mu " Jelas Dito malu - malu.
" Abang yakin sama Nera ? abang itu cewek nya banyak ,cantik-cantik. Abang juga ganteng sayang kalau sama Nera bang, hahaha sudahlah bang, kita serahkan sama Allah perkara jodoh mah. Nah kalau abang dah sampai Arab, kepincut cewek arab,bagaimana ? Nera nunggu, abang nikah sama cewek Arab, pan nyesek bang? Kita tawakal aja semoga yang terbaik buat kita - kita, aku juga enggak akan bilang iya dan tidak. Karena status saat ini saya memang jomblo" jelas Nera menjelaskan.
" Abang, punya kesempatan? " Lirih Dito
" Bukan hanya abang, semuanya. Aku mah membuka hati kalau sudah jodohnya mah " Jawab nera menjelaskan.
" Semoga kamu setia menungguku ya Ner ,aku berharap kita bisa berjodoh. semoga kamu ada hati untuk aku " lirih Dito penuh harap.
" Aku lelah kalau harus terus bahas cinta, tak ada lain yang harus di bahas bang? misal informasi hari ini.
__ADS_1
Bang Dito ijin pulang, karena waktu sudah mulai sore.
*******