Berjanji Dan Merajut Asa

Berjanji Dan Merajut Asa
9. kedatangan terkasih


__ADS_3

Hari ini rapat musyawarah di mesjid, warga yang diundang berdatangan .


Begitupun Nera dan Astuti.


" Cucah cuit wiiw. cieee ada yang mau ketemy pangeran nih . Dari tadi wajah sumringahnya gak abis - abis " goda Astuti.


" Tahu enggak ? Anto tambah ganteng, brewokan, gedee badannya . Kemaren senyumin aku. Ahh aku terpanah cupid, tapi sayang orangnya suka pada teman ku. Aaah sediiiih " goda Astuti lagi.


Nera hanya senyum saja di ledekin sahabat karibnya itu.


Dia tak sabar menunggu kehadiran Ustad Hasan. Hahaha yang jelas Nera tak sabar ingin segera bertemu dengan Anto. Kekasih hati yang sudah dua tahun terakhir ini tak bersua.


Kiayi Hasan turun dari mobil sembari membawa tongkat.


Maklum usia kiayi Hasan sudah mulai menua, anak pertamanya Teh Maryam berusia 35 tahun, bang Musa 32 tahun ,Dya 27 tahun, Anto 22 tahun ,Yaser 18 tahun, Muis 13 tahun, dan sibungsu Idam 9 tahun.


memiliki cuci dari teh Maryam 3 anak dan dari bang Musa 3 juga.


Disusul Dya yang berkacamata, Dya kutu buku. Anak terpandai dari keluarga kiayi Hasan, dia sedang melanjugkan S2 nya di Maroko. Rencana Masternya akan di dalam negri saja.


Dya sudah memiliki pekerjaan sebagai guide umrah dan haji di salah satu travel Maroko yang bermitra dengan travel Indonesia juga.


Dya dikalangan sahabatnya sudah disebut syeikh, saking pemahaman agamanya sudah mahir dan cukup di segani.


Dya menjadi murid kesayangan dosen - dosennya ,saking kecerdasannya dalam menghafal semua ilmu yang dilahapnya.


Jadi wajar, jika Dya masih melajang. Bukan tidak mau menikah hanya dia disibukkan dengan mencari ilmunya.

__ADS_1


Uminya sudah menyuruh Dya menikah namun Dya masih fokus terus dalam meniti pendidikannya.


Turunlah Anto dari mobil ,wajah SMA nya berubah, dari bentuk tubuh dan jambang di dagu dan mukanya.


Kalau di klasifikasi dari tingkat ketampanan, Anto paling tampan di keluarga kiayi Hasan.


Semua anak kiayi Hasan wajahnya memang blasteran Timur tengah. Jadi tak ayal wajah mereka seperti orang-orang timur tengah cita rasa Nusantara .


Anto bak model, tubuhnya tinggi beda dengan Dya dia lebih pendek dari Anto.


Tapi mereka semua kebanggan umi syifa dan Kiayi Hasan.


Sesampainya di mesjid.


Semua merapatkan dan bermusyawarah.


Nera sedikitpun tertunduk, tak berani memandang ke arah laki-laki.


Haha pikir Nera percaya diri kalau Anto akan melihat nya.


****


pov Anto


Maa syaa Allah Nera, sudah dua tahun berlalu wajah mu semakin berubah dan semakin dewasa. Yang utama tambah cantik.😍😍


__ADS_1


Nera, aku tak fokus ikut musyawarah ini.


Aku dari tadi memandangi mu.


Kau berpresentasi didepan ku semakin tidak fokus. Seperti biasa, kau tak pernah berani memandang ku, padahal aku rindu senyuman dan kerlingan matamu.


Aku rindu semuanya Nera.


Insyaa Allah selepas ini aku akan mencoba menemui kamu.


Minimal menanyakan kabar, atau mungkin sekarang kamu sudah punya telepon rumah.


Biar nanti kita bisa ngobrol banyak ditelepon.


Itupun kalau kamu sudah punya .


Nera masih setiakah kamu kepadaku ,aku setia padamu.


Tak ada wanita lain dalam hatiku selain dirimu.


Aku seperti lelaki murahan yang mendamba cinta.


Hahahah Nera, i 'll be back.


Terima kasih telah membuat umi suka padamu. Terima kasih telah membuat abah percaya padamu.


Nera, tunggu aku untuk meminangmu

__ADS_1


*******


Next


__ADS_2