
"I love you so much." ucap Mickey, lalu mendaratkan kecupan lembut di kening Joelin.
Pasangan itu lalu saling berpelukan dan jatuh ke alam mimpi.
\*\*\*
"Sayang... biar aku saja." ujar Mickey langsung menyambar meja yang sedang di dorong oleh Joelin.
"Kamu duduk ya." ujar Mickey lembut pasa istrinya itu.
Sejak pagi mereka sedang sibuk membersihkan rumah. Katakanlah hanya Mickey yang sibuk, sementara Joelin, gadis itu hanya sibuk mendengar kalimat "Sayang aku saja, sayang kamu duduk ya, sayang pindah kemari, sayang duduk di sini, sayang aoa kamu lelah?" dari bibir Mickey.
Joelin duduk di sofa yang di tunjuk Mickey sambil melantunkan bibirnya.
"Kalau begini ceritanya, kamu sedang kebersihan sendiri Mike." protes Joelin.
"Nggak loh sayang, kita kebersihan bareng-bareng, kamu harus istirahat karena sejak tadi kamu sudah banyak membantu." jelas Mickey panjang lebar sambil memindahkan meja tadi kembali ke posisi semula.
Joelin menggeleng pelan, mencoba mengusir semua hal yang berseliweran di kepalanya. Mickey, suaminya itu semakin over protektif setelah mereka kembali bertemu.
"Selesai. Ayok mandi." ujar Mickey sambil menarik tangan Joelin.
Tanpa kata, wanita itu hanya menurut dan mengekor di belakang Mickey.
"Mandi bareng ya." pinta Mickey saat mereka sampai di kamar.
"Kamu duluan ya Mike." tolak Joelin berusaha dengan nada selembut mungkin. Bukan apa-apa, hanya saja dia tak ingin terpancing saat melihat tubuh Mickey di kamar mandi nanti, mengingat perutnya yang kini sudah sangat besar.
"Jangan bandel." ujar Mickey sambil mendorong tubuh Joelin ke kamar mandi.
"Astaga, Mike..." gumam Joelin dalam hati.
Kini mereka berdua sudah berdiri di bawah shower. Mickey sedang asik memeluk Joelin dari belakang sambil mengelus perut istrinya itu.
"Sayang, dia bergerak lagi." ujar Mickey sambil meletakkan kepalanya di pundak Joelin.
"Iya." ujar Joelin tertahan menyadari sesuatu yang memeras sedang menekan punggungnya.
Dengan gerakan cepat Joelin membalik tubuhnya menghadap Mickey yang sedang tersenyum smirk dengan tingkah Joelin. Dia sangat senang, karena kini istrinya sangat mudah digoda.
Urusan mandi yang seharusnya hanya sekian menit akhirnya berlanjut hingga lebih dari dua jam.
"Aku lapar." ujar Joelin manja saat keluar dari kamar mandi, tubuhnya di bungkus oleh handuk.
"Aku tahu." jawab Mickey santai.
"Mau makan apa?"
"Sayang aku aja yang masak ya." pinta Mickey.
"Yakin?" tanya Joelin, kini mereka sudah berdiri di dekat lemari dan Joelin mengeluarkan satu persatu baik pakaiannya maupun milik suaminya.
"Iya." ujar Mickey sebelum memakai pakaiannya.
"Bareng aja." ujar Joelin kemudian.
"call."
"Tapi bukan versi kamu."
"Maksudnya?" tanya Mickey yang kurang paham dengan kalimat Joelin.
"Bareng versi aku itu kerja sama, bukan kamu yang kerja sendiri." ujar Joelin sambil berusaha mengaitkan bra nya.
"Sini aku bantu." Mickey memutar tubuh Joelin dan membantu measangkan pengait di balik punggung wanita itu.
__ADS_1
"Terimakasih sayang." ujar Joelin kembali memakai daster nya.
"Kamu cantik." puji Mickey sambil mencubit pelan pipi Joelin.
"hehehe..." Joelin tersipu malu, walau usia pernikahan mereka sudah lebih setahun, Joelin selalu berdebar setiap Mickey memperlakukannya dengan manis.
"Ayok kita ke dapur." Mickey menarik tangan Joelin dan menuntun gadis itu keluar dari kamar.
\*\*\*
"Kamu kan udah janji sih Mickey." protes Joelin yang kini sedang duduk di meja makan sambil menatap Mickey yang sibuk dengan penggorengan, lengkap dengan celemek yang melekat di tubuhnya.
"Janji yang mana sayang?"
"Masaknya bareng. Kerjasama."
"Kita kan kerjasama? Aku yang masak dan kamu duduk diam mandangin aku." jawab Mickey kini mulai menata hasil masakannya di meja makan.
"Kerjasama jenis apa itu?"
"Ibu hamil nggak boleh cerewet." jawab Mickey sambil meletakkan buah yang sudah di iris ke atas meja makan.
"Bukan cere..."
Kalimat Joelin terhenti oleh sebuah kecupan singkat yang mendarat di bibirnya.
"Kamu tahu? dengan kamu duduk tenang di sini dan memandangi aku sepanjang waktu. sudah sangat membantu kok. Kamu membuatku merasa sangat bahagia. Ada yang berdebar di sini." jawab Mickey sambil meraih tangan Joelin dan meletakkan di dada kirinya.
Joelin bisa merasakan detak jantung Mickey yang bergerak cepat. Seperti orang yang baru saja ikut acara lomba lari.
"Mike, kamu sakit?" tanya Joelin khawatir sambil memandang wajah Mickey.
"Iya."
"Kamu sakit apa sayang? Dimana sakitnya? Kita kedokter sekarang?" tanya Jeolin gelagapan.
"Aku sakit, sakit kalau kamu tidak menatapku dengan tatapan penuh cinta seperti sekarang." ujar Mickey senang.
"Kamu, buat ku khawatir tau nggak sih. Dasar nakal." protes Joelin sambil memukul bahu Mickey.
"Hehehe... Maaf sayang. kita makan yuk." ujar Mickey sebelum Joelin menganiaya tubuhnya lebih sadis.
Mereka berdua pun makan dengan tenang, tapi itu hanya awalnya saja. Karena setelah beberapa suapan, Mickey kembali merecoki Joelin dengan menyupi istrinya itu. Joelin menggeleng frustasi menghadapi tingkah Mickey yang menurutnya sangat kekanakan.
"Apa ini bawaan bayi?" gumam Joelin dalam hati sambil menelan suapan dari Mickey.
\*\*\*
Usai makan, Joelin memilih untuk bermalas-malasan sepanjang hari. Bersama Mickey gadis itu kini duduk di sofa ruang keluarga sambil menonton TV.
"Sayang, emang kamu mengerti?" tanya Joelin sambil tiduran di atas paha Mickey.
"hmmmm... Anggap saja aku sedang belajar." ujar Mickey.
"Belajar apa?"
"Bahasa kamu."
"Kita ngobrol aja yuk." ujar Joelin paham akan perasaan Mickey saat menonton siaran yang berbahasa Indonesia.
"Kamu mau ngomongin apa?"
"Kapan kita mendaftarkan pernikahan kita?"
"Aku sudah mendaftarkan nya."
__ADS_1
"Kapan?"
"Setelah kita menikah. Kamu ingatkan, kamu kembali duluan ke Korea? Saat itu aku dan Bapak mendaftarkan nya."
"Lalu, tanda tangan dan sidik jariku?"
"Hehe... rahasia dong."
"Kamu memalsukannya? Itu tindakan kriminal Mickey." omel Joelin.
"Tidak begitu sayang."
Mickey lalu menjelaskan bagaimana dia ingin menyiapkan kartu nikah mereka sebagai hadiah spesial saat ulangtahun pernikahan pertama. Soal sidik jari dan tandatangan, Joelin memberikannya sendiri saat hari pernikahan. Hanya saja, wanita itu tidak terlalu memperhatikan karena terlalu sibuk sepanjang hari. Sementara untuk urusan pernikahan dua negara, Mickey melanjutkan sendiri pemberkasannya. Sayangnya, ulang tahun pernikahan mereka tidak berjalan sesuai rencana, karena kesalahpahaman yang terjadi.
"Maaf ya sayang." ujar Joelin setelah mendengar penjelasan Mickey.
"Kamu nggak salah apa-apa kok sayang." jawab Mickey sambil mengelus kepala Joelin penuh perasaan.
"Andai aku nggak salah paham sama kamu, mungkin sekarang aku sudah bertemu dengan Ayah dan Ibu mertua."
"Sudahlah, jangan membahas masalah-masalah yang sudah berlalu."
Tiba-tiba ponsel Mickey bergetar.
Bapak calling.
"Hallo..."
"Hallo pak." ujar Mickey dan Joelin berbarengan sambil menatap layar ponsel.
"Kami akan ke Jakarta minggu depan."
"Waaah, senangnya." jawab Joelin.
"Ada urusan pekerjaan pak?" tanya Mickey serius.
"Bukan, kita akan mengadakan acara syukuran tujuh bulanan Joelin nak." ujar Ibu dari seberang. Kedua orang tua itu juga sedang menatap Mickey dan Joelin lewat layar ponsel.
"Tujuh bulanan?" tanya Mickey penasaran.
"Untuk bayi. Untuk bayi." bisik Joelin pelan.
"Oh... Terimakasih Pak, Bu. Kami menunggu kehadiran kalian." ujar Mickey.
Setelah bercengkrama dan berbagi kabar lewat jaringan internet, pasangan orang tua dan anak itu saling undur diri dan mematikan ponsel mereka.
"Sayang...sayang.." ujar Joelin menepuk bahu Mickey.
"Ya? Ada apa?"
"Itu Mark?" tanya Joelin tak percaya dengan apa yang dia lihat di televisi.
Mickey mengalihkan fokus penglihatannya ke arah yang sedang di tunjuk oleh Joelin.
"Mark? Siapa wanita itu?" ujar Mickey.
Pasangan itu saling pandang dengan penuh tanya. Mengapa Mark bisa ada di Indonesia? Lebih tepatnya mengapa Mark bisa diliput oleh acara infotainment dari negeri kolam susu ini?
**Pengumuman
Hi..hi... Gimana dengan sikap Mickey ke Joelin sekarang? Apakah menurut kalian masih so sweet atau malah over banget thor, over protektif. kalian suka nggak dengan sikap Mickey yang sekarang?
Kira-kira ada kejutan apa ya dari Mark? Kalian tunggu part-part berikutnya ya, akan ada kabar baru dari cowo tampan berwajah blasteran, Mark.
thankyou
__ADS_1
-best**-