
"Bismillahirrohmannirohim yasiin." Ucap Agung lirih.
Dan tak lama kejunya keluar menghangatkan rahim Mawar. Selesai melakukan hal itu, mereka hanya diam dan tak lama tertidur. Tepat sore hari Agung sudah terjaga, sementara Mawar masih terlelap.
Hmm, waktu masih sekolah aku sudah suka sama kamu ay, dan di usia remajamu aku makin cinta dan berniat serius denganmu. Dan kini kamu berhasil menjadi istriku. Ucapnya panjang lebar.
Mawar lalu terbangun, sambil mengerjabkan matanya dan melihat suaminya masih terjaga.
"Sore sayang." Ucap Agung lirih.
"Sore mas. Ha apa sudah sore, astagfirullahhallazim Aiman belum mandi." Jawab Mawar terkejut seraya bangun, namun di cegah oleh Agung.
"Kemana ?" Tanya Agung.
"Mandiin Aiman mas." Jawab Mawar.
"Kamu yakin keluar kamar tanpa sehelai penutup tubuh ?" Tanya Agung.
"ALLAH Akbar." Jawab Mawar lalu mencari atributnya.
Belum juga selesai mencari, Agung lalu membopong Mawar dan membawanya ke kamar mandi.
"Mas." Ucap Mawar.
"Shht, kamu tenang saja. Aku sudah panggil sus Sri." Jawab Agung.
"Tapi Didi ?" Tanya Mawar.
"Didi sedang mengaji." Jawab Agung.
__ADS_1
"Alhamdulillah, tapi aku mau mandi sendiri mas." Ucap Mawar.
"Shht, tugasmu sekarang mandiin aku dulu." Jawab Agung lalu menyalakan air di shower.
"Ck, sudah tua juga masih minta di mandiin." Ucap Mawar lirih seraya memberi sabun ke seluruh tubuh suaminya.
"Justru makin tua, makin indehoi ay." Jawab Agung lalu menarik dagu Mawar dan mencium bibirnya Mawar.
Mawar hanya pasrah, karena di tolak pun akan menambah masalah.
Selesai mandi plus-plus mereka lalu menemui kedua putranya.
Agung dan Mawar menemui kedua putranya dengan wajah ceria.
"Ayah kenapa happy banget, kaya habis menang lotre ?" Tanya Didi.
"Alhamdulillah boy, ini lebih dari menang lotre." Jawab Agung lalu tertawa.
Malam semakin larut, kini tinggal Mawar dan Agung yang masih terjaga.
"Ay." Panggil Agung lirih.
"Hmm." Jawab Mawar yang sedang asik menonton tv.
"Besok kamu ikut aku ya." Ucap Agung.
"Kemana ?" Tanya Mawar.
"Ke kantor." Jawab Agung.
__ADS_1
"Ngapain ?" Tanya Mawar.
"Mas Arya mau bicara penting denganmu." Jawab Agung.
"Ya." Jawab Mawar.
"Giliran mas Arya saja langsung iya, giliran aku banyak alasannya." Ucap Agung pura-pura kesal.
"Astagfirullahhallazim, kan Aiman masih kecil mas dan enggak ada yang jaga." Jawab Mawar lalu memeluk suaminya.
"Hmm, kalau sekarang ?" Tanya Agung.
"Kalau sekarang sudah ada Suster Dila." Jawab Mawar.
"Oh gitu." Jawab Agung.
"Ya mas suamiku." Jawab Mawar sambil menatap wajah Agung dengan tersenyum.
Agung hanya membalas tersenyum dan menaik turunkan kedua alisnya.
"Makasih mas sudah mau terima aku dan menikah dengan wanita yang seperti aku. Dan tetap setia dalam hal apapun, menjaga hati dan bertanggung jawab juga membimbing aku dan kedua putra kita hingga ke jannah. Aamiin." Ucap Mawar.
"Aamiin, sama-sama ay. Aku juga terima kasih banget denganmu, yang dulu pernah aku hina. Dan kini kamu menjadi pelengkap hidup dan mati dan sesurga aku. Aamiin." Jawab Agung.
"Aamiin." Ucap Mawar mengaamiinkan doa Agung.
"Aku ngantuk mas, kita tidur yuk." Ucap dan ajak Mawar.
"Ya." Jawab Agung sambil memeluk Mawar.
__ADS_1
Tak lama Mawar terlelap, sedangkan Agung masih terjaga. Entah kenapa malam ini matanya enggan terpejam.
Sayang asal kamu tahu, aku tidak bisa tenang sebelum melihatmu tersenyum bahagia. Ucap Agung lirih.