
di rumah keluarga Mahardika...
Ferdian yang menerima pesan dari sinta sontak terkejut bahkan dia berteriak dan menuruni tangga dan ke kamar orang tuanya.
tok tok. tok!!!
ferdian melangkah masuk ke kamar ayah hendra dan bunda hesti yang tidak di kunci.
"ayah, bagaimana keadaan ayah?" tanya Ferdian duduk di tepi ranjang.
"Alhamdulillah nak, sudah terlihat membaik" jawab ayah hendra tersenyum. ayah hendra memang akhir akhir ini sering sakit, karena merindukan nayla.
"ayah, bunda ada kabar bahagia tentang nayla, dia masih hidup dia baik baik saja" ucap Ferdian dengan suara gemetar.
sontak ayah dan bunda hesti terkejut dan menangis bahagia bahkan ayah hendra langsung sujud syukur, karena melihat kondisi putrinya baik baik saja.
"antarkan ayahmu bertemu adekmu fer" ucap ayah hendra tidak sabaran.
"ayah kita tunggu disini saja, kata Alvian dia yang akan membawa nayla pulang" jawab Ferdian.
"iya ayah, kita tunggu putri kita di rumah ya! nayla pasti sedih kalau melihat kondisi ayah seperti ini." ucap bunda hesti lembut. ayah hendra mengangguk dan tersenyum bahagia.
__ADS_1
\#\#\#\#\#\#\#\#\#\#\#\#\#
Setelah nayla selesai bernyanyi tiba-tiba teman teman nayla bersorak"HAPPY BIRTHDAY KESAYANGAN KITA......!!!!!!" sorak teman kelas nayla dan panitia organisasi, nayla yang masih masih mematung dia masih shok. semua teman seangkatan nayla bernyanyi selamat ulang tahun di ikuti para hadirin undangan. farah yang membawa kue tart ulang tahun nayla berjalan dengan bahagia ke arah nayla.
nayla terharu dengan kejutan dari teman temannya dia surah menangis bahagia.
"happy birthday nayla, happy birthday happy birthday nayla" ucap farah menghampiri nayla.
"udah dong jangan nangis, mending berdoa dulu sebelum tiup lilin" ucap dina antusias
semua orang langsung mengangguk setuju.
"bismillahirrahmanirrahim, semoga tahun ini adalah tahun keberkahan dan semoga bisa dapet sugar Daddy" ucap nayla asal dengan tawanya yang renyah. dan langsung mengibaskan ngibaskan tangannya agar api lilin padam.
seketika semua orang tertawa mendengar doa nayla termasuk sinta, bagas dan Alvian tersenyum penuh arti.
Setelah drama haru di atas panggung dan semua orang mengucapkan selamat ulang tahun pada nayla. nayla dkk turun panggung.
seketika sinta berteriak memanggil nama nayla.
"nayla.....!!!"
__ADS_1
deg deg deg!
nayla tidak asing dengan suara ini, suara yang selalu nayla rindukan. sontak nayla menoleh ke belakang. dan ternyata dia melihat orang yang paling dicintai berdiri di depannya kini.
sinta berlari berhambur memeluk nayla erat, nayla masih terpaku dengan shok.dia juga rindu pada temannya yang sudah di anggap saudara.
"ini mimpikah?" ungkap nayla.
seketika sinta menggeleng.
" no, ini bukan mimpu nay. ini aku beneran sinta nayla" ucap sinta kembali memeluk nayla. dan nayla langsung membalas pelukan sinta dengan erat seketika tangisan nayla pecah.
Alvian dan adit mereka tersenyum bahagia.
dab disisi Alvian bagas masih bingung ada hubungan apa antara mereka. bagas memang tau penyebab nayla kabur dari rumah karena patah hati, tapi dia sama sekali tidak tau jika tunangan temannya mengenal nayla.
"nay, pulang ya sama kita" kata sinta.
"aku belum selesai kuliah sin" jawab nayla.
tiba tiba Alvian memeluk nayla erat, menumpahkan segala kerinduannya.
__ADS_1
"nayla apa kabar,? kakak rindu kamu sangat" ucap Alvian masih memeluk nayla, dan nayla Sontak membulatkan matanya dia shok Alvian memeluknya dan tanpa mendapatkan balasan pelukan dari nayla.
" ada hubungan apa antara mereka " batin bagas masih dengan terkejut.