
*Pagi hari peter bersiap-siap berangkat ke kantor nya, semua disiapkan oleh seorang sekertaris pribadi nya, Gracia Aquella nama nya, dia wanita elegan dengan gelar S3 jurusan management bisnis, setiap pagi dia yang menyiapkan keperluan pribadi peter, wanita cantik yang diam-diam mencintai peter, tapi lebih dari itu dia tidak pernah mengharapkan balasan dari peter, bagi nya cukup melihat peter bahagia dia sudah sangat bahagia..
"kau..ada apa dengan wajahmu???..tanya cia nama panggilan gracia,..
"tidak ada apa-apa..jawab peter tidak semangat..
"ayolah..peter..kau masih saja begitu,.!.ujar cia lagi..
"nanti akan kuceritakan..
"ok..aku tidak akan memaksa..kata cia lagi pasrah..
Setelah selesai bersiap peter dan gracia turun ke bawah menuju meja makan,..
Dimeja makan gracia,viania dan jourel daddy dari peter saling melirik, gracia hanya mengangkat kedua bahu nya tanda tak mengerti apa yang terjadi dengan sahabat nya itu, selepas sarapan peter berangkat ke kantor nya..
**Di ruang kerja Peter**
Peter masih termenung memikirkan apa yang di ceritakan dario, dia selalu terngiang kata-kata peter, haruskah dia menyerah?? seumur hidup ini semua wanita sudah di rasakan nya, baik itu masih virgin ataupun tidak, tapi baru kali ini dia merasakan rasa yang berbeda, ketika mendengar cerita dario tentang maria, hati nya merasakan sakit seperti seribu pedang sedang menancap disana, rasa sakit, kecewa, marah tak perdaya itu lah yang dia rasakan,..
serghi asisten peter masuk tanpa mengetuk pintu...
"hai bro...sapa nya pada peter..
"hahh...kau...kata peter..
"aku dengar dari cia kau lagi ada masalah, jangan bilang perkara maria..!ucap serghi menebak apa yang ada di benak sahabat sekaligus bos nya itu..
"hufff...peter membuang nafas kasar..
"jadi benar...!..
"iya..aku bingung harus berbuat apa ghi..andai aku lebih dulu mengenal nya..
"maksudmu??..katakanlah yang lebih jelasnya..
"inti nya seorang gadis yang aku temui 2 tahun lalu adalah maria wanita dewasa berumur 30 tahun, jika kau melihat wajah nya dan tubuh nya kau pasti tak akan mempercayai nya, umur 32 tahun dia terihat 10 tahun lebih muda dari usia nya...jelas peter..
Serghio atau kerap di panggil serghi atau ghi ini, tidak percaya apa yang peter katakan,..
"kau mau mempermainkanku kawan..??ucap nya tak yakin..
"terserah kau percaya atau tidak, cepat bereskan berkas-berkas meeting hari ini, 10 menit lagi kita berangkat...titah peter pada serghio..
10 menit kemudian didampingi serghio dan gracia mereka berangkat menuju restoran yang terletak di dalam mall, sepanjang perjalan menuju mall peter hanya terdiam sampai mereka masuk ke dalam mall dia masih saja diam, dia berjalan dengan gaya cool nya menelusuri mall sampai tiba di restoran masakan italy..
"selamat sore tuan..silahkan sudah di tunggu dari tadi...sapa pelayan restoran ramah...
Peter dan gracia juga serghio diantar ke tempat meeting, sesampai nya disana, peter dan lain nya memulai meeting dengan serius, meeting berjalan 35 menit akhir nya selesai,.
Setelah meeting peter kembali ke kantor, dalam perjalanan menuju kantor nya peter melihat maria di toko bunga, maria nampak manis mengenakan pakaian santai, hanya memakai kaus T-shrit warna hitam celana pendek di atas lutut, rambut coklat nya di biarkan tergerai indah...
"stop...titah peter, langsung ke luar dari dalam mobil dan berlari ke arah toko bunga...
"dia menghampiri siapa ghi??..
"oh..itu mungkin yang bernama maria! gadis manis yang selama 2 tahun dia cari,..jelas serghio..
"manis..ucap gracia tersenyum kala melihat peter begitu bahagia di seberang sana..
"iya..kau percaya dia berumur 32 tahun??..kata serghio lagi..
"kau jangan bercanda ghi, dia nampak seperti gadis berusia 20an..ucap gracia jujur...
"aku juga tidak percaya cia, tapi itulah penuturan peter padaku tadi siang...
"ayo kembali ke kantor biar nanti aku yang menjemput nya lagi..tambah serghio
Mereka meninggalkan peter bersama maria...mobil mereka pun melaju kembali menuju kantor..
***
*Di toko bunga*
Maria ingin berkunjung ke rumah albert dan erica dia hendak membawa bunga kesukaan erica, saat dia sedang menunggu pesanan bunga nya jadi peter datang menghampiri nya..
"maria..sapa peter..
Maria menoleh ke arah yang menyapa nya, peter tersenyum berjalan mendekati nya, dia tampak acuh dan tak membalas senyuman peter,..
"kamu sedang apa maria??..tanya peter lembut..
"beli bunga...jawab nya acuh..
"untuk siapa??..
__ADS_1
"untuk erica temanku...ucap maria masih acuh...
Peter tidak pantang menyerah, dia mengambil bunga mawar biru lalu memberikan nya pada maria sambil mengembangkan senyum nya...
"ini untukmu..kata peter memberikan setangkai mawar biru pada maria..
"terima kasih..maria mengambil nya lalu mencium harum mawar biru dan tersenyum...
"kamu menyukai nya???..
"iya..jawab maria kali ini tersenyum..
"akan ku buat kamu selalu tersenyum sampai kamu tidak akan ada waktu untuk menangis..janjiku.." batin peter..
Setelah pesanan maria datang, maria membayar bunga yang dia pesan tapi dihalangi oleh peter...
"biar aku yang membayar nya...pinta peter...
Maria mengangguk malas berdebat, selesai membayar maria dan peter keluar toko bunga..
"biar kuantar..pinta peter lagi...
"aku mau naik bus, kalau kau mau ikut silahkan...kata maria santai..
Peter terdiam sejenak kemudian mengikuti maria masuk kedalam bus, maria mengeluarkan kartu bus nya...
"dua orang tuan..kata maria pada supir bus dan menempelkan kartu bus nya,..
Peter berdiri disamping maria, dia sebenar nya jengah banyak pasang mata yang memperhatikan nya, dari setelan pakaian dan segala yang menempel di badan nya dia terlihat berbeda..
"kalau kau tidak nyaman lebih baik kau turun saja..ucap maria melihat peter seperti kurang nyaman...
"tidak..aku nyaman dimanapun selagi bersama mu...rayu peter...
Wajah maria yang berubah merah merona, entah kenapa ada perasaan senang di dalam hati nya atas rayuan peter, maria terus menatap ke depan jendela dia malu menatap peter, peter meraih pinggang kecil maria..
"kau...
"aku takut kamu terjatuh...kata peter senang...
Maria kembali menatap keluar jendela, saat tiba di halte yang dia tuju, maria menekan bel tanda mau turun, sang supir mengerem mendadak, maria reflek memeluk peter...
Ckittt...
"maaf...ucap maria malu...
"jagalah pria yang mencintaimu, aku bisa melihat banyak cinta dimata nya untukmu...ucap ibu paruh baya itu tersenyum simpul pada maria, maria hanya mengangguk lalu menyambut tangan peter...
Setelah turun dari bus mereka berjalan kaki menuju rumah albert, di perumahan yang cukup mewah mereka tiba di depan rumah albert, maria menekan bel tak berselang lama erica yang membuka kan pintu...
"hai sayang...masuk...erica mempersilahkan maria masuk..
"kau siapa??..tanya erica menghalangi peter masuk..
"dia temanku...ucap maria, maria meraih tangan peter menuntun nya masuk menuju ruang tamu..
Albert baru saja turun dari kamar nya yang berada dilantai dua, albert menggendong lalita putri kecil nya yang berumur 1 tahun 6 bulan, maria menghampiri albert mengambil alih lalita, lalita sangat akrab dengan maria, bahkan celotehan dia selalu menyebut maria sebagai mami nya...
"mommy...mommy..miss cuu..ucap latita dengan nada batita nya..
"yes..miss you too..balas maria menciumi seluruh wajah lalita, lalita tertawa geli saat maria mencium belakang telinga nya...
"hahhaa....tawa lalita cempreng mengelegar di ruang tamu..
"kau..??..peter??..untuk apa kau ke rumahku..??..ucap albert pada peter..
"beginikah cara mu menyambut kawan lama mu..ujar nya dengan menyunggingkan senyum tipis nya..
"iya..kau kawan lama yang sombong, hampir 5 tahun ini aku tak dapat kabar darimu, kau selalu bersama dario tapi lupa akan diriku..ungkap albert dengan wajah dibuat-buat sedih...
"cih..ingat umurmu lebih tua dariku, jangan membuatku jijik melihatmu...peter berkata seraya berdecih...
Dua kawan lama pun akhir nya tertawa bersama, maria hanya memandang dua kawan lama itu dengan tatapan kebingungan...
"kau pasti bingung kan ria..??kata erica menepuk pundak maria..
"iya..
"mereka kawan lama, keluarga mereka itu sahabat baik secara turun temurun..
"ohh..
"mari makan malam bersama...ajak erica..
Semua menuju meja makan, dan memulai memakan makanan masing-masing, maria tampak senang dirumah albert, maria memang pembawaan nya selalu ceria, dia selalu saja berceloteh yang membuat albert dan erica tidak dapat menahan tawa mereka, peter pun ikut larut dalam candaan maria...
__ADS_1
"iya kau tau kak, aku sebenar nya tidak tega dengan tuan lee tapi aku benar-benar tidak menyukai nya, jadi aku meninggalkan nya bersama dengan caroline, caroline sangat agresif entah apa yang dia lakukan pada tuan lee..cerita maria...lagi-lagi berhasil membuat erica dan albert tertawa terbahak-bahak...
"huwahhhahahahahhhaa...tawa mereka pecah begitu juga dengan peter,..
Tuan lee adalah seorang warga negara korea, dia sebenar nya tampan cuma lagi-lagi umur nya dibawah maria, tuan lee baru berumur 24 tahun, pada saat kejadian maria meminta caroline menemani tuan lee, caroline wanita penghibur yang sangat aktif dan agresif, dia bisa memulai tanpa menunggu yang membooking nya, sedangkan tuan lee sosok yang pemalu, setiap dia ke club hanya untuk minum dan menemani teman nya, dia tidak pernah di temani wanita-wanita penghibur disana, tapi begitu melihat maria, dia selalu meminta maria menemani nya, awal nya maria dengan senang hati menemani, tapi ketika tuan lee menyatakan cinta nya pada maria dia menolak nya dan meminta caroline menemani tuan lee, itu yang membuat mereka tertawa karna tuan lee di terkam oleh macan betina yang bernama caroline..
Setelah makan malam, maria menumpang mengganti baju di kamar tamu, maria mengganti baju kerja nya yang dia bawa di dalam tas, baju kemeja putih panjang, dengan rok diatas lutut serta dasi kupu-kupu dikerah baju nya, maria memakai riasan tipis memakai lipstik waran pink pich, mengikat rambut nya ke atas, menyisir kedepan poni tipis nya, maria baru saja berganti gaya rambut dia membawa gunting di dalam tas lalu menggunting sedikit rambut depan nya...clingg...jadilah maria bertambah imut..
Maria keluar dari kamar tamu yang terletak di dekat ruang keluarga, maria tampak 15 tahun lebih muda dari usia nya karena model baru rambut nya, albert, erica dan peter tertegun dengan penampilan maria..
"aku makin tidak yakin akan umurmu maria...puji erica..
"hahhaha..sudah yaa, aku akan terlambat, aku pamit ya kak albert dan kak erica, nanti aku berkunjung lagi..ucap maria sedikit tertawa lalu menggandeng lengan peter yang masih mematung untuk keluar rumah albert, mereka saling melambai..
Diperjalan menuju club dengan menumpang taksi, maria dan peter larut dalam lamunan masing-masing..
"kau..kata mereka bersamaan..
"kau duluan..kata peter memecah kecanggungan..
"terima kasih sudah mengantarku, dan buat yang kemarin aku minta maaf...ucap maria menunduk..
"aku faham mengapa kau bersikap seperti itu dan aku tidak mempermasalahkan nya lagi, aku juga minta maaf karna memaksa mu, tapi maria bisakah kamu memberiku satu kali saja kesempatan untuk mendapatkan hatimu..?"ungkap peter seraya memohon..
Maria mendongak mendengar ucapan peter, dia menatap mata peter mencari kebenaran di mata nya, dia melihat tidak ada kebohongan dimata peter, tapi dia masih belum bisa buka hati..
"maaf tuan peter aku belum mau membuka hatiku untuk siapa pun, bisakah kau memberiku waktu..??jelas maria dan bertanya..
"baik...aku akan memberimu banyak waktu, kapan pun itu...aku mohon secepat nya hubungi aku..
"iya..jawab maria senyum...
Peter mengangkat tubuh maria agar duduk di pangkuan nya...
"kyaaaaa...jerit maria terkejut dengan ulah peter...
"sst..peter menempel kan telunjuk nya di bibir mungil maria..
Peter menelan air ludah nya...
Glekkk...
"taruh kepala mu didada ku...titah nya, maria menyandarkan kepala nya di dada peter, terdengar detak jantung peter seakan berdendang di dalam
**deg..deg...deg
"apa dia serius mencintaiku??? jantung nya berdetak sangat cepat**" batin maria..
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
;
;
;
;
;
;
Terima kasih sudah membaca..
__ADS_1
😊😊😊