
**Didalam penjara**
Romi merutuki diri nya, dia menyesal berakhir di jeruji besi, romi sangat ingin memiliki maria walaupun dia sudah memiliki istri, romi dikirim oleh intelejen LA ke penjara di Indonesia, sesuai apa yang di minta peter, bawa sejauh mungkin dari maria, karna peter tidak ingin maria berada dalam bahaya..
"sial kau rom, untuk apa kau lakukan ini, lihat kau dipenjara sekarang, pasti istri mu akan menceraikan mu sebentar lagi...ucap nya pada diri sendiri..
"romiiii...ada yang mengunjungi anda...teriak seorang polisi sambil berjalan ke arah sel milik nya, lalu membuka pintu sel dan memborgol nya kembali..
"lisaa...ucap nya lirih..
"mas..lisa memeluk suami nya dengan erat..
"untuk apa kau menjenguk ku? aku tak pantas untuk mendapatkan kebaikan mu lis..ucap romi dengan menatap nanar wajah sendu istri nya..
"sstt...jangan bicara seperti itu mas, sejauh ini aku hidup bersama mu, aku bahagia walau hanya uang mu yang kumiliki, bagi ku itu sudah cukup..sahut lisa menaruh jari telunjuk nya dibibir suami nya..
"terima kasih lisa, aku benar-benar bodoh telah menyia-nyiakan seorang istri yang baik sepertimu...ucap romi tulus...
"kamu harus semangat mas, nanti jika kamu keluar dari masalah ini, aku dan anak mu menyambut mu dengan penuh suka cita...
"anak???...
"iya..anak yang sebulan yang lalu kamu meminta ku untuk ku gugurkan..ucap lisa lirih..
"Ya Allah betapa berdosa nya aku pada mu lisa..maaf kan aku..aku sungguh-sungguh minta maaf...lanjut romi bersimpuh di kaki lisa istri nya..
"bangun mas..lisa membantu romi berdiri...
"pegang lah..dia sudah mulai aktif didalam sana..ucap lisa lagi menaruh tangan romi di perut nya yang membuncit...
dug..dug..dug..romi merasakan pergerakan anak nya bukan hanya sekali, romi tersenyum mengecup kening istri nya turun ke b****...
"terima kasih cinta ku..aku akan berusaha mencintai mu mulai dari sekarang...janji romi...
Lisa menangis kembali memeluk romi,..
"aku pulang mas...aku janji akan menjaga anak kita dengan baik, aku juga akan membawa nya menjenguk mu ketika dia lahir...pamit lisa melepaskan pelukkan nya...
Setelah lisa pergi romi pun kembali ke dalam sel nya..
*
*
*
*
*
**Rumah sakit jiwa**
Seorang pria berteriak histeris memanggil-manggil nama maria, dia menangis kemudian tertawa, pria itu tak lain adalah roby mantan suami maria, ketika dia di masukkan kedalam penjara berulang kali dia mencoba bunuh diri, akhir nya pihak berwajib membawa nya ke rumah sakit jiwa, benar saja roby mengalami gangguan jiwa akut,..
"maria...maria..sayang...aku mencintai mu...hiks...hiks....hiks...
"kamu jangan pernah meninggalkan aku sayang, atau aku akan membuat mu hidup seperti di neraka..hahhahahaa.
.hhahahHHahahhhhaa..hahahhahaha...
Suara roby menggelegar di lorong bangsal nya..
"sst diam...!!!!...bentak penjaga rumah sakit jiwa...
Tapi roby tak bergeming dia terus tertawa tak lama dia menangis kembali, hanya itu yang dia lakukan sampai dia lelah dan menutup mata nya tertidur meringkuk dalam bangsal...
※
※
※
__ADS_1
※
※
※
※
※
Sebulan kemudian hari pernikahan peter dan maria, sesuai pesan zenal mereka menikah secara islam, walau sebenar nya juga peter dan keluarga berbeda agama, viania berasal dari usbekistan sedangkan jourell asli warga negara amerika, dulu mereka menikah dicatatan sipil tanpa menggunakan cara agama mereka, sekarang peter memilih mengikuti agama yang ibu nya anut, jourell tak mempermasalah kan agama apa yang putra nya anut dan yakini, karna bagi nya semua agama mengajarkan kebaikan tergantung pilihan nya masing-masing setiap manusia boleh memilih jalan mana yang akan mereka tempuh..
"saya terima nikah nya maria jhuana binti zenal jhuana dengan mas kawin tersebut TUNAI...peter mengucap kan ijab kabul dalam satu kali tarikan nafas..
"bagaimana para saksi???..tanya penghulu...
"SAH...sahut para saksi bersamaan...
Maria mencium punggung tangan suami nya, peter mengecup kening maria sesudah nya, dilanjutkan memasang kan cincin di jari maria, lalu maria memasang kan cincin di jari manis suami nya peter...
Acara berlangsung meriah baik di Indonesia maupun di Amerika, semua yang menyaksikan merasakan kebahagiaan dari kedua mempelai,..
**
*
*
*
**Di kamar hotel**
tok
tok
tok
Clekkk..evan dan evin berdiri sambil nyengir kuda...
"daddy ..boleh ganggu bentar ga???..tanya evan..
"iya..boleh...sahut peter mempersila kan evan dan evin masuk...
"ini dad..buat daddy...ucap evin nyengir menyeringai..
"perasaan ku jadi tidak tenang..."..batin peter menerima bungkusan plastik dari tangan evin..
"kita berdua pamit yaa dad...evan dan evin buru-buru keluar kamar pengantin ibu nya...
"siapa yang datang sayang???..tanya maria yang baru saja selesai mandi..
"evan dan evin sayang...sahut peter sambil berjalan menghampiri sang istri..
"ini apa sayang...tanya maria lagi...
"tidak tau...peter membuka bungkusan plastik, dia tersenyum mesum...
"apa sih???..maria penasaran mengambil bungkusan nya dari tangan peter...
"Astagfirullah...evaaaannn....eviii.....pekik maria kesal...sementara peter hanya tertawa terpingkal-pingkal..
"sayaaangggg...ihhhh...
"hahha...maaf sayang...
maria melempar bungkusan plastik itu kedalam tong sampah..
"jangan marah sayang..mungkin evan dan evin ingin punya adik...ledek peter pada maria yang memasang wajah cemberut nya...
"ck..dasar mesum..decak nya pada peter..
__ADS_1
Peter menggendong tubuh mungil maria, membawa nya ke atas ranjang..kemudiann...(iya kalian tau sendiri lah mereka ngapain, hehhehee)
**
*
*
Satu tahun kemudian...*
Peter dan keluarga menunggu dengan perasaan cemas, maria mengandung di usia nya lumayan rentan melahirkan, tapi maria tidak pernah mau menyerah, karna bagaimana pun maria ingin memberikan anak pada mertua nya dan juga peter...
Lampu pintu operasi sudah padam tanda operasi sudah selesai, seorang dokter keluar dari ruang operasi, peter langsung menghampiri sang dokter...
"dokter, istri dan anak saya bagaimana keadaaan nya???...tanya peter cemas...
"tidak usah khawatir tuan, istri anda adalah wanita yang kuat..dan selamat anak anda laki-laki tuan, lalu istri dan anak tuan akan di pindahkan sebentar lagi ke ruang rawat, nanti tuan bisa melihat nya...sahut dokter seraya membungkuk undur diri...
"Alhamdulillah...ucap zenal dan warsih..
Jourell dan viania berpelukkan mereka lega akhir nya cucu mereka lahir...
Diruang perawatan maria masih terbaring lemah, peter menghampiri istri nya, dia mengecup kening, pipi, hidung lalu teakhir di ***** nya...
"terima kasih sayang, atas perjuangan mu...ucap peter tulus..
"terima kasih juga sudah memilihku menjadi ibu dari anak mu...sahut maria dengan suara lemah...
Bayi mungil nan tampan di bawa oleh perawat kedalam ruangan, dibaringkan nya di samping maria,..
Semua berkumpul ada daddy jourell dan mommy viania, abah zenal dan ambu warsih, juga ada anak-anak maria evan, evin, dan syaqilah..
Setelah menikah maria memboyong keluarga nya ke amerika, mereka hidup bahagia dalam satu atap, peter pun tidak keberatan akan keinginan istri nya, karna bagi nya jika maria bahagia maka dia pun akan merasa bahagia..
"cepat beri anakmu nama sayang..kata viania mencium pipi mentantu nya..
"daddy jourell..mau kah daddy memberikan anak ku nama...ucap maria tulus,..abah zenal tersenyum melihat putri nya yang baik budi,..
Daddy jourell menghampiri bayi mungil maria, menggendong nya seraya berucap..
"nama nya..Gerald Anderson Meghan.. ucap jourell menciumi seluruh wajah cucu nya...
"kamu suka sayang?..tanya jourell membelai pipi maria..
"bagus dad..aku suka..sahut maria tersenyum tulus, seluruh keluarga tersenyum bahagia...
Dario datang ke rumah sakit tapi dia hanya memandang adik angkat nya dari balik kaca ruang perawatan, dia bahagia melihat maria bahagia,..
"walau cinta beda usia tidak jadi penghalang untuk kalian bahagia...selamat maria dan peter..maaf aku hanya akan merusak suasana jika aku masuk kedalam,..gumam dario dari balik pintu ruang perawatan, meletakkan buket bunga dipintu ruangan..kemudian dia berlalu pergi...
**TAMAT**
※
※
※
※
※
※
※
※
***SAMPAI DISINI DULU YAA GUYS...ATHOUR GA MAU BIKIN BANYAK-BANYAK EPISODE TAKUT NANTI MALAH KAYAK SINETRON YANG GAGAL PAHAM AKHIR NYA...
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA UNTUK LIKE AND COMENT KALIAN ATHOUR UCAPKAN TERIMA KASIH***...
__ADS_1