Cinta Beda Usia

Cinta Beda Usia
Bab 26


__ADS_3

"Mas, aku bersihin di kamar, kamu di luar ya." Ucap Mawar.


"Ya sayang." Jawab Agung lalu menarik pinggang Mawar dan mengecup bibir Mawar sekilas.


"Ck, mulai deh." Ucap Mawar kesal.


"Vitamin ay." Jawab Agung.


"Hmm." Ucapnya langsung mulai membersihkan kamar.


Selesai membersihkan kamar tidur dan kamar mandi, Mawar lalu keluar untuk membersihkan ruangan lain. Sedangkan Agung, sudah selesai membersihkan halaman.


"Sayang." Panggil Agung.


"Ya mas." Jawab Mawar.


"Bikinin aku minum dong !" Titah Agung.


"Ya." Jawab Mawar.


Mawar pun langsung ke dapur, dan membuatkan minuman untuk suaminya. Tak lupa juga buat cemilan.


"Ni mas suamiku." Ucap Mawar seraya memberikan minum dan cemilan untuk Agung.


"Makasih istriku." Jawab Agung sambil tersenyum.


"Sama-sama." Ucap Mawar.


"Senyum kenapa ?" Tanya Agung.


"Iya." Jawab Mawar lalu tersenyum.


"Nah gitu kan enak di pandang." Ucap Agung.

__ADS_1


"Iya mase." Jawab Mawar.


"Hmm." Ucapnya.


"Mas, aku bersih-bersih lagi ya." Ucap Mawar.


"Nanti dulu ay, kita bersihin bersama." Ucap Agung.


"Ya sudah." Jawab Mawar.


"Ay, aku enggak nyangka kita bisa bersanding bersama, padahal dulu aku lihat kamu saja sudah malas." Ucap Agung.


"Aku enggak malas, cuma sadar diri saja akan sikap kamu. Niat tulusku mau minta maaf, malah kamu abaikan. Bahkan kamu terlihat banget jaga jarak, jangan sampai ketahuan aku." Ucap Mawar dengan sedih.


"Maaf, pikiran aku kala itu sedang kacau. Dan aku takut kamu mulai agresif." Ucap Agung.


"Hmm." Jawab Mawar.


"Maafkan aku ya, sudah buat kamu jadi serba salah." Ucap Agung.


"Iya sayang." Ucap Agung langsung memeluk Mawar.


Mereka pun kini, malah asik berpelukan hingga tanpa sadar Mawar ketiduran.


Dasar istriku ini imut banget, palagi posisi tidur begini." Ucap Agung lirih.


Walau aku menolak kamu karena sifat burukmu, namun entah kenapa aku setiap melihat kamu merasa senang. Ucapnya lalu membopong Mawar masuk ke kamar. Sesampai di kamar, Agung pun langsung ikut tidur.


Tepat jam 10 pagi,mereka terbangun lagi.


"Pagi istriku." Ucap Agung lirih sambil tersenyum.


"Hmm, pagi pakmi." Jawab Mawar.

__ADS_1


"Pakmi maksudnya ?" Tanya Agung.


"Pak suami." Jawab Mawar lalu menarik tengkuk suaminya dan mencium pipi Agung.


Merasakan itu, Agung menatap Mawar dengan tersenyum senang.


"Sudah mulai agresif nih ?" Tanya Agung.


"Biarin, udah halal juga." Jawab Mawar lalu bersembunyi karena masih malu.


"Kenapa malah sembunyi ?" Tanya Agung.


"Aku takut kamu-." Ucap Mawar terhenti karena mulut Mawar di bungkam oleh Agung.


"Shht, dulu aku akui iya, tapi sekarang sudah tidak. Karena kehilangan kamu sangat berat bagiku, apalagi kamu dikelilingi lelaki tampan." Jawab Agung.


"Enggak ada ah." Jawab Mawar.


"Aku lihatin kamu ya, jadi aku tahu." Jawab Agung.


"Sudah ah, lanjut kerja bakti lagi." Ucap Mawar lalu beranjak bangun.


Sepeninggal Mawar, Agung tersenyum dan bergumam dalam hati. Alhamdulillah ya ALLAH, aku yang berhasil meraih kemenangan memilikinya. Aamiin.


Sementara di luar, Mawar nampak membersihkan rumah. Di sela-sela kesibukannya, tiba-tiba ada Agung yang iseng gangguin Mawar dengan kemocengnya.


Ish, apaan sih bikin geli saja. Ucap Mawar.


Mendengar hal itu, Agung hanya tersenyum dan mengganggu lagi. Ish apaan sih, geli tau. Ucap Mawar lirih namun juga kesal.


Saat ingin turun, tiba-tiba Mawar terjatuh dari tangga. Beruntung Agung sigap menolong Mawar.


"Akhhhh." Teriak Mawar.

__ADS_1


"Innalillahi, hati-hati dong ay." Ucap Agung.


"Iya." Jawab Mawar.


__ADS_2