
Di dalam mobil
Arga masih cuek dan dingin kepada ku. Pandangan nya lurus ke depan fokus pada jalan raya yang kami lewati.
Sesekali ku pandangi wajah datar Arga, perasaan aneh itu mulai muncul. Ada rasa canggung dan juga kagum terhadap sosok itu. Dimana ia mau bertanggung jawab yah walaupun dengan terpaksa namun itu sangat berarti untuk ku dan masa depan ku.
"Eh, siapa nama mu?" Suara Arga mengejutkan lamunan ku.
"Rea" Jawab ku singkat. Aneh bukan calon suami ku sama sekali tidak tahu siapa nama ku Baru kali ini kami bertemu setelah kejadian itu dan baru kali ini kami berbicara. Selama ini Santi lah yang jadi orang tengah antara hubungan ku dan Arga. Santi yang mengurus semua nya. Aku sama sekali tidak berniat untuk hal ini.
__ADS_1
"Dengar! Ada yang mau aku katakan kepada mu" Suara datar Arga membuat lamunan ku hilang seketika.
"Apa?"
"Jika nanti kita sudah menikah, aku akan memenuhi segala kebutuhan mu sebagai seorang istri. Aku tidak akan menelantarkan mu. Namun, jangan pernah bermimpi aku meminta hak ku sebagai suami kepada mu"
Aku tidak memberikan respon apa pun mata ku masih lurus ke depan berusaha mencerna setiap kata yang di sampai kan Arga. Yah agak lega karena segala kebutuhan ku akan tercukupi. Namun, ada kata yang membuat hati ini merasa sedikit janggal entah mengapa kata tidak meminta hak sebagai suami membuat sedikit perih di dada ku.
"Oh, jadi ini alasan nya?" Kataku dalam hati.
__ADS_1
"Oh ya, satu lagi. Ketika kekasih ku kembali, aku minta kamu bisa menerima nya jika aku masih berhubungan dengan nya. Ingat lah hubungan kita hanya sekedar status bukan sungguhan. Aku bertanggung jawab karena aku telah merusak mu dan siapa tahu kamu mengandung benih ku. Jangan berpikir aku telah menyukai mu"
Degg.....
Kembali kata yang menyakitkan itu keluar dari mulut Arga. Membuat sesak di dada ku. Entah mengapa, aku sangat tidak menyukai dia berkata seperti itu. Hati istri yang tidak sakit mendapati suami nya masih berhubungan dengan kekasih lama kelak. Sungguh sangat memilukan bukan?
"Ini dia orang nya, cantik dan pintar" Kata Arga memperlihatkan sebuah foto dirinya dan wanita itu di layar depan ponselnya.
Ku akui gadis pilihan Arga sungguh cocok dengan nya. Arga tampan, dan gadis itu cantik, dimana gadis itu memiliki mata coklat, bulu mata yang lentik, hidung mancung, kulit putih bersih, rambut pirang yah selayak nya orang bule. Mungkin dia ada keturunan bule nya. Aku tidak menanyakan hal itu lebih lanjut. Malas rasanya mengambil urusan Arga dan pacar nya. Cukup lah urusan ku yang sangat rumit ini dengan nya.
__ADS_1
Seperti di film ikan terbang, yah aku istri yang tidak di anggap. Ada kekasih lama yang sangat di banggakan oleh calon suami ku.