Cinta Bersalut Noda

Cinta Bersalut Noda
Perih


__ADS_3

[waalaikumsalam] Akhirnya sekian lama menunggu notifikasi pesan dari Arga masuk juga.


[Kenapa chat] Pesan nya lagi masuk yang ke dua kalinya. Yah terdengar seperti marah karena aku menghubunginya. Nama juga gak cinta mak, yah begitu lh respon nya.


Kini giliran Arga yang menunggu pesan dari ku.


"Ni anak apa sih mau nya? Gak jelas tadi kirim pesan, sekarang malah ngilang" Arga kesal.


"Nak, kamu di kamar saja ya. Jangan ikut bantu-bantu. Kamu kan yang mau lamaran masa ia harus bantu-bantu. Ibarat kata jadi ratu sehari gitu.. Lebih baik istirahat saja" Kata mak usu ku (mak usu sebutan lain dari bibik oleh orang melayu mengartikan bahwa orang yang di panggil anak bungsu) merupakan adik dari ayah ku. Yah mendengar aku akan melaksanakan lamaran, sebagian keluarga ku datang untuk menghadiri acara itu meski tidak semua sih hanya beberapa saja.


"Baik lah su, jika begitu aku ke kamar dulu ya" Jawab ku meninggalkan para keluargaku yang sibuk dengan pekerjaan nya masing-masing.

__ADS_1


Ada yang membantu mendekor, ada membantu memasak menu makanan untuk acara malam nanti, ada yang hanya sibuk ngobrol dan masih banyak lagi.


Yah, papa dan mama Arga memberikan ku sedikit uang untuk mempersiapkan acara lamaran malam ini. Jadi yah, aku tidak perlu merogoh kocek untuk membiayai semua ini.


Meski Arga tidak menyukai ku, namun kedua orang tua nya sangat senang terhadap ku dan sangat mendukung ku untuk menjadi menantu nya.


Mata ku membulat saat melihat dari siapa pesan itu berasal. Kaget memang sangat kaget. Aku pikir Arga tidak mau sama sekali merespon pesan dari ku tapi ternyata aku salah sangka.


[Maaf baru balas, tadi ponsel ku tinggal di kamar] Balas ku.


[hmm ada apa emang nya] Cuek Arga.

__ADS_1


[Gak, aku hanya ingin bertanya, kenapa kamu memberi nomor ku kepada Sandra]


[Kenapa? Ada yang salah? Kamu tidak suka?]


[Gak buka begitu, hanya saja tidak enak saja] Kalian pasti paham jika mengalami apa yang ku alami bukan. Ketika ingin lamaran pacar calon suami kita menghubungi kita. Pasti itu sangat tidak nyaman bukan, Apa lagi mereka masih berhubungan. Pasti ngerti lah kan perasaan itu sulit untuk di ungkapkan ya mak.


[Dia hanya ingin berkenalan dengan mu. Kamu tahu dia lah gadis yang terbaik yang pernah ku temui. Karena apa? Karena dia berbesar hati bisa menerima mu dan masih ingin berkenalan dengan mu]


Degg.....


Perih, sakit itu lah yang ku rasakan di dalam hati ku. Terasa petir menyambar di tengah terik matahari. Yah dia calon suami ku meski dia tidak mencintai ku setidak nya hargai lah aku. Yah aku begini karena ulah nya. Harta ku yang paling berharga telah direnggut secara paksa oleh nya. Harta yang harus nya aku persembahkan hanya untuk suami ku kelak. Meski dia bertanggung jawab. Namun tidak sepantasnya bukan dia memuji gadis lain di hadapan ku.

__ADS_1


Tak terasa beberapa tetes air mata bergulir di pipi ku. Dengan deraian air mata aku membalas pesan yang sangat menyakitkan itu.


"Jika hubungan ini hanya membuat mu tersiksa, maka sudahi saja. Beri tahu kepada kedua orang tua mu untuk membatalkan semua ini sebelum semua nya terlanjur terjadi." Ucap ku dengan rasa terluka di hati.


__ADS_2