Cinta Bersalut Noda

Cinta Bersalut Noda
Keputusan Riko


__ADS_3

Aku mengungkap kan kebenaran atas apa yang terjadi kepada ku selama ini.


"Kenapa kamu tega melakukan ini kepada ku Santi? Apa salah aku kepada mu?" Tanya ku dengan nada yang bergetar menahan tangisan ku.


"Rea, kamu bicara apa sih? Jangan merusak acara pernikahan ku seperti ini dong" Santi masih mengelak.


"Eh, Santi asal kamu tahu ya, jika aku tidak menghargai Rea istri ku ini, mungkin aku sudah mengungkap kan nya di luar sana di depan banyak orang. Tapi ini Rea masih memikirkan kamu. Dia membawa mu ke sini agar para tamu undangan tidak mendengar dan tidak mengetahui kebusukan kamu selama ini" Jelas Arga memang penuh dengan emosi.


"Jadi benar apa yang mereka kata kan Santi?"


Santi hanya diam tidak bisa menjawab apa yang di tanyakan oleh Riko.


"Mereka berbohong. Apa yang kalian sampaikan semua nya bohong" Ujar Santi membela diri.


"Bohong bagaimana? Dimas sudah menceritakan semua nya" Ujar Arga.


"Dimas? Dimas yang waktu itu bertemu dengan mu di mall. Kamu bilang dia teman nya Rea" Ujar Riko


Arga menceritakan semua nya kepada Riko, Maya, kedua orang tua ku dan juga kedua orang tua Santi.


"Maaf semua nya, aku datang ke sini hanya ingin mengatakan bahwa aku tidak bersalah. Aku hanya ingin memperbaiki semua ke salah pahaman ini"


"Ayo Arga kita pulang" Tambah ku lagi menarik tangan Arga untuk pulang.


Riko, kedua orang tua Santi dan Maya tampak kecewa dengan apa yang Santi lakukan kepada ku.


"Oh ya Santi. Aku mau bilang terima kasih kepada mu. Sebab rencana mu itu sekarang Rea sudah menjadi milik ku. Aku mendapatkan istri yang soleha saat ini" Ujar Arga kemudian keluar dari rumah itu.


Melihat aku dan Arga meninggalkan rumah itu, ayah Santi mengejar kami.


"Rea, Arga" Tegur nya. Kami menghentikan langkah kami.


"Iya paman" Jawab ku.


"Paman minta maaf kepada kamu dan Arga karena sikap Santi selama ini. Paman sama sekali tidak menyangka Santi bisa melakukan hal ini" Kata nya dengan raut kesedihan dan kekecewaan.


"Paman, aku pun minta maaf karena telah merusak acara pernikahan nya Santi" Jawab ku dengan lembut


"Nak, jika bisa, tolong maafkan Santi mungkin dia khilaf" Ujar ayah Santi memohon.


"Gak apa-apa paman, semua nya sudah terjadi. Sekali lagi kami minta maaf dengan semua ini. Kami permisi dulu" Ujar R


Arga menarik tangan ku.


"Assalamualaikum" Ujar ku lagi.


"Waalaikumsalam"


Santi duduk di lantai tak berdaya. Ia merasa sangat lemah saat ini seperti tidak ada tulang yang menopang tubuh nya. Ia tidak menyangka bahwa Dimas tega membongkar semua kebusukkan nya. Padahal ia sudah banyak kehabisan uang untuk membayar nya.


Santi menarik tangan Riko.


"Riko, kamu harus dengar penjelasan ku dulu Ko" Ujar Santi memohon.


Riko menarik tangan nya yang di pegang Santi tadi.


"Sudah lah Santi, tidak ada yang perlu kamu jelas kan lagi. Semua ini sudah jelas" Ujar Riko.


Ia benar-benar merasa kecewa kepada Santi.


"Ko, aku melakukan semua ini karena aku mencintai mu"

__ADS_1


"Iya aku tahu itu. Tapi apa harus kamu menjatuhkan harga diri teman mu, persahabatan yang kalian jalin selama ini hancur seketika hanya karena keegoisan mu. Apa perlu kamu melakukan hal itu?" Ujar Riko dengan penuh kecewa.


"Pantas saja selama ini aku merasa ragu untuk menikah dengan mu. Ternyata kamu bermuka dua. Di depan aku dan ibu kamu bertingkah seperti malaikat. Tapi di belakang kami, seperti ini kelakuan mu" Ujar nya lagi.


"Kamu tahu bukan bahwa Rea tidak pernah menerima cinta ku karena kamu. Karena dia tidak mau merusak persahabatan kalian.. Tapi kamu, kamu sanggup melakukan seburuk ini hanya demi mendapatkan apa yang kamu inginkan" Ujar Riko.


"Riko maaf kan aku. Tolong maafkan aku ko" Ujar Santi terus memohon.


"Tolong Santi jangan sentuh aku" Ujar Riko.


"Aku tahu Ko jika kamu kecewa dengan ku"


"Iya, aku kecewa dengan mu" Ujar Riko berteriak.


Mendengar Riko berteriak Santi menutup telinga nya.


"Diam... " Ujar nya ikut berteriak.


"Semua ini karena Rea. Ini salah Rea" Tegas nya.


"Apa? Salah Rea? Dari mana kamu bisa mengatakan ini adalah kesalahan Rea?"


"Kamu yang membuat kesalahan ini sehingga Rea akhir nya harus menikah dengan Arga, sekarang kamu menyalahkan dia? Di sini Rea menjadi korban. Dan sekarang kamu mau merubah kenyataan bahwa kamu lah korban dari semua ini?" Ujar Riko tersenyum mengejek.


"Riko,. Ini memang kesalahan dia, kenapa dia harus datang di acara pernikahan kita seperti ini? Yang membuat acara kita berantakan seperti ini. Dia memang sengaja untuk memisahkan aku dan kamu. Dia sengaja untuk merusak pesta kita" Jelas Santi.


"Santi, kamu sadar gak dengan apa yang kamu katakan? Dia kesini karena dia baru tahu kebenaran nya sekarang" Jelas Riko.


Santi menangis, ia terus saja menangis. Gadis itu tidak menyangka bahwa di hari pernikahan nya rusak seperti ini. Hari yang paling dinanti dalam hidupnya kini hancur berantakan hanya karena kebenaran yang selama ini ia tutupi telah terbongkar.


"Sebenarnya, jika Rea mau dia bisa saja mengatakan semua ini di depan para tamu undangan, di depan para saudara-saudara kita,kelakuan busuk kamu Santi. Tapi dia tidak melakukan itu dia membawa kamu masuk ke rumah ini dan bicara baik-baik agar mereka yang di ada di luar sana tidak mendengar apa yang sebenarnya terjadi selama ini. Dimana kamu telah menyimpan kebusukan di dalam hubungan kita. Itu semua karena apa? Itu semua karena dia wanita yang baik-baik tidak seperti kamu yang tega menjerumuskan dia, menjebak dia sehingga dia dipandang rendah oleh semua orang" Ujar Riko penuh rasa kecewa.


"Aku melakukan itu karena aku cinta sama kamu Ko. Aku mau kamu menjadi hak ku" Ujar Santi dengan nada suara yang bergetar.


"Karena kamu, aku telah kehilangan Rea. Dan karena kamu ibu ku benci kepada nya" Tambah nya lagi.


"Ko, kenapa kamu tidak bisa membuka hatimu untukku selama ini? Apa kamu tidak menyadari bahwa aku mencintaimu sejak pertama kali kita bertemu? Tapi kenapa pandanganmu hanya tertuju kepada Rea? Aku sakit hati Ko.Aku inginkan kamu di dalam hidupku"


"Tapi Aku tidak pernah menginginkan kamu di dalam hidupku. Aku sudah mencoba membuka hatiku untuk kamu demi ibu ku yang menginginkan kamu untuk menjadi pendamping hidupku. Karena ibuku menilai kamu adalah wanita yang baik-baik. Tapi nyatanya apa? Di dalam kebaikan kamu selama ini ada suatu kebusukan yang sangat fatal yang tidak bisa dimaafkan" Ujar Riko.


Maya dan ibu nya Santi hanya menangis mendengar pertengkaran anak mereka.


"Ko, tolong maaf kan aku. Aku janji aku akan menjadi yang terbaik untuk kamu. Tolong berikan aku kesempatan" Santi memohon kepada Riko.


"Aku gak tahu Santi, aku cukup. Kecewa dengan apa yang kamu lakukan"


"Nak, Ibu mohon jangan seperti ini. Tolong kasih Santi kesempatan untuk bisa menjadi istri yang baik. Kalian baru saja menikah nak. Tidak mungkin.... " Ujar ibu Santi.


"Maaf buk. Aku gak bisa melanjutkan hubungan ini. Hati ini memang tidak mencintai nya. Aku menikah dengan nya karena kemauan ibu ku yang sangat yakin bahwa dia lah wanita terbaik untuk ku. Tapi, sekarang aku yakin dia belum tentu bisa menjadi istri yang terbaik. Terbukti dengan sahabat nya saja yang telah menjalin kan hubungan persahabatan bertahun-tahun dia tega menjebak nya" Ujar Riko dengan lembut kepada ibu nya Santi agar ia tidak tersinggung atas penolakan nya.


Ibu Santi hanya diam, tidak bisa menjawab apa pun. Ia juga merasa malu jika memaksa Riko untuk tetap bertahan karena memang Santi lah yang bersalah.


"Riko, tolong jangan seperti ini. Aku lakukan ini karena aku mencintai mu" Ujar Santi terus memujuk Riko.


"Aku, aku buntu. Aku bingung harus berbuat apa untuk memisahkan kamu dan Rea. Dan membuat kamu membuka mata mu untuk bisa menerima ku" Ujar Santi merayu.


"Terus, sudah kamu membuat seperti ini, dan menjelaskan semua nya membuat ku memaafkan mu?"


"Tapi Riko, tolong lah berikan Santi kesempatan" Pinta ibu Santi lagi.


"Maaf buk, hampir setahun dia mempermainkan aku dan ibu ku. Di depan kami dia seperti malaikat. Tapi ternyata dia lah dalang dari segala nya" Jelas Riko dengan penuh kecewa.

__ADS_1


"Tolong lah Riko, beri kan aku kesempatan untuk menjadi istri yang terbaik untuk mu" Ujar Santi kembali memohon.


"Maaf Santi. Aku sangat kecewa kepada mu. Aku sungguh tidak bisa menerima mu sebagai seorang teman apa lagi seorang istri" Ujar Riko.


"Riko.... " Maya mengeluarkan suara nya agar Riko menarik kembali kata-katanya. Meski hati nya kecewa, namun ia tidak tega melihat Santi seperti itu. Baru saja menikah dan belum sempat merasakan malam pertama sudah menjadi seorang janda.


"Buk, tolong jangan paksa kan aku untuk menerima Santi kembali. Selama ini aku sudah mencoba untuk menerima Santi sepenuh hati. Tapi, sekarang aku sudah kecewa dengan nya buk. Aku sangat-sangat kecewa"


"Ko, tolong jangan berbicara seperti itu"


"Riko, tolong maafkan kesalahan Santi. Yang berlalu biarkan berlalu. Semua ini sudah suratan takdir. Tolong terima Santi sebagai istri mu" Ujar ibu Santi.


"Maaf buk, aku tidak bisa hidup dengan perasaan amarah. Aku juga manusia biasa. Punya hati dan perasaan. Bagaimana aku bisa menerima orang yang telah membuat hati ku hancur dengan kebohongan yang dia lakukan selama ini buk" Ujar Riko.


"Jangan ngomong seperti itu Riko" Ujar Santi lagi.


"Santi, kamu adalah teman ku. Teman yang aku sanjung selama ini. Kamu yang selama ini hadir dalam keadaan susah dan senang demi mendapatkan ku. Tapi mulai dari hari ini, aku tidak mau ada hubungan apapun lagi denganmu. Aku akan mengurus surat perceraian kita di pengadilan secepatnya"


"Riko, jangan lakukan itu ko. Aku meminta kesempatan kepada mu sekali saja"


"Ya Allah Riko sampai segitu nya keputusan kamu" Ujar ibu Santi.


"Maaf buk, aku tidak bisa memaksakan hati ku lagi. Mungkin ini memang keputusan yang tidak baik untuk semua orang. Tapi inilah keputusan yang terbaik untukku, untuk kehidupanku .Aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini karena aku tidak bisa menerima Santi sepenuhnya di dalam hidupku. Aku tidak mau tersiksa dengan hubungan ini dan aku tidak mau membuat Santi pun ikut tersiksa dengan hubungan ini. Karena aku tidak bisa menerimanya dan aku takut nanti aku tidak bisa menjadi suami yang baik untuk dia. Oleh karena itu lebih baik inilah keputusan yang kupilih" Jelas Riko.


***


Aku masuk kedalam kamar ku. Aku menangis penuh dengan kesedihan. Yah sedih ketika melihat ayah nya Santi meminta maaf seperti itu kepada ku. Bagaimana perasaan kedua orang tua Santi mengetahui anak nya seperti itu. Dan apa kata orang-orang terhadap keluarga nya?


Itu lah yang membuat ku sedih. Aku menyesal karena melakukan ini kepada Santi.


"Nak" Tegur ibu ku masuk ke dalam kamar.


"Ibu" Ujar ku memeluk ibu ku.


"Buk, maafkan aku"


"Kenapa? Kamu meminta maaf karena apa?"


"Karena telah membuat kekacauan di acara pernikahan nya Santi buk" Ujar ku.


"Sayang, kamu tidak salah. Kamu sudah melakukan hal yang benar. Kamu hanya ingin membersihkan nama baik mu" Jelas ibu ku mengelus kepala ku.


"Tapi buk, aku gak tega melihat ayah nya Santi meminta maaf kepada ku tadi. Aku merasa bersalah dengan nya"


"Sudah lah nak. Semua ini sudah terjadi. Ibu juga tidak menyangka Santi tega menjebak mu seperti itu"


"Aku juga gak nyangka buk. Ternyata dia lah dalang semua ini. Allah maha adil buk, dia telah menunjukkan kebenaran nya" Ujar ku.


"Emang kamu mengetahui hal ini dari mana nak?"


"Dari Dimas buk. Aku bertemu dengan nya beberapa hari yang lalu. Dia menceritakan semua kejadian itu buk"


"Aku juga gak tahu buk kenapa dia menceritakan hal ini semua buk. Mungkin karena Allah telah membuka hati nya untuk menceritakan semua kebenaran ini sehingga kebenaran ini jelas. Dan siapa yang menjadi dalang dari peristiwa ini terbongkar semuanya bu dan terbongkar juga bawa aku tidak bersalah" Ujar ku lagi.


"Iya nak, semua ini sudah jelas. Kamu tidak bersalah dam terlebih di kantor mu itu. Tidak kamu yang menggelapkan uang perusahaan mu itu"


"Iya buk, tapi aku tidak mempermasalahkan masalah pekerjaanku itu yang penting saat ini adalah aku sudah memperbaiki nama baikku dan juga memperbaiki nama ibu dan ayah. Di mana mereka memandang kita dengan sebelah mata akibat peristiwa itu. Tapi sekarang sudah terbukti bahwa aku tidak bersalah sama sekali aku hanya dijebak"


"Iya nak, kamu jangan sedih lagi ya. Semua nya akan baik-baik saja" Ujar ibu ku mengecup puncak kepala ku.


Arga datang mendekati kami. Dia sedari tadi hanya berdiri memperhatikan drama yang aku lakukan bersama ibu ku.

__ADS_1


"Ya sudah, ibu keluar dulu ya" Ujar ibu ku memberi waktu kami berdua.


__ADS_2