Cinta Bersalut Noda

Cinta Bersalut Noda
Gudah


__ADS_3

Aku menangis dengan tersedu. Sungguh itu sangat menyakitkan di hati kecil ku. Rasa perih itu hilang timbul di hati. Tidak berdarah luka yang Arga torehkan. Tapi luka itu sangat dalam dan membekas di hati.


Di saat itu juga ingin rasa nya aku yang membatalkan acara pertunangan kami. Namun, melihat betapa bahagianya keluarga ku terutama kedua orang tua ku yang sibuk mempersiapkan acara untuk malam nanti membuatku berpikir kembali.


Aku tidak mau kesalahan itu datang dari diri ku. Aku ingin Arga lah yang membatalkan pertunangan ini. Aku tidak mau mengecewakan kedua orang tua ku dan juga orang tua Arga.


Ting.....


Ponsel ku berbunyi tanda notifikasi pesan masuk. Dengan cepat aku meraih ponsel ku. Ku lihat ternyata dari Riko.


[Ya, malam ini kamu akan melangsungkan pertunangan dengan Arga. Rasa nya sangat berat untuk aku menerima semua ini Ya. Tidak bisa kah kamu membatalkan semua nya?] Pesan dari Riko memohon kepada ku.


Aku tahu Riko begitu baik dan sangat mencintai ku. Namun, aku tidak mungkin melakukan apa yang ia ingin kan. Kalian tahu sendiri bagaimana keadaan ku saat ini bukan.


Ting....

__ADS_1


Notifikasi pesan dari Riko kembali masuk ke dalam ponsel ku.


[Ya, aku mohon pikirkan lah matang-matang Rea. Aku tidak mau nanti nya kamu tidak bahagia bersama dia. Aku akan mencintai mu sepenuh hati ku. Bagaimana pun keadaan mu aku bisa menerima nya] Pesan dari Riko lagi.


"Maaf kan aku Riko. Aku tidak mungkin melakukan itu. Aku tahu kamu begitu baik dan mencintai ku. Namun, keadaan ku sekarang tidak mungkin....." Aku tidak melanjutkan perkataan ku. Aku menutup wajah ku dan menangis terjadi-jadinya. Jujur hati ini sangat merasa galau, bimbang, cemas, semua bercampur menjadi satu.


"Santi mencintai kamu Riko. Aku tidak mau membuat hubungan ku dan Santi kembali merenggang" Ucap ku lagi sendiri.


Ting....


[Ya, balas pesan dari ku. Apa kamu sibuk sehingga tidak bisa membalas pesan ku? Padahal kamu sudah membaca nya. Kenapa tidak membalasnya?]


Ting....


Masuk lagi pesan dari Riko.

__ADS_1


[Maafkan aku ya Rea jika aku sudah mengganggu mu] Pesan nya lagi.


Entah lah, aku tidak tahu harus membalas apa pesan demi pesan dari Riko. Saat ini pikiran ku sangat Kelud, kusut. Aku sama sekali tidak bisa memikirkan apa yang harus aku katakan sama Riko.


Lagian, selama ini aku merasa sudah cukup jelas mengatakan kepada Riko alasan ku mengapa aku tidak bisa menerima nya.


"Rea" Tegur ibuku membuka pintu kamar ku.


"Lo nak, kenapa? Kamu menangis? Kenapa?" Tanya ibu dengan lembut dan masuk ke dalam kamar ku serta duduk di samping ku.


"Gak ada apa-apa buk. Aku hanya sedih akan meninggalkan ibu dan ayah setelah menikah" Jawab ku bohong.


"Lah, kenapa sedih sih sayang? Semua orang akan melakui hal sama seperti kamu ini. Cepat atau lambat kamu pasti akan pergi menempuh hidup baru bersama pasangan mu. Lagian, kamu juga kan masih bisa berkunjung ke kampung bersama suami mu nanti. Pintu rumah ibu akan selalu terbuka untuk kamu sayang" Jawab ibu menenangkan hati ku. Ibu memeluk ku dengan sangat lembut dan hangat nya.


Jujur saja seketika beban yang aku rasakan saat ini hilang ketika aku berada di dekapan ibu.

__ADS_1


__ADS_2