Cinta Bersalut Noda

Cinta Bersalut Noda
Keputusan Santi


__ADS_3

Semenjak pernikahan Santi dan Riko hancur, Santi sangat depresi. Kerjaan nya hanya melamun dan menangis. Ia sungguh tidak menyangka pernikahan yang begitu dia impikan kini berantakan hanya sekejap saja. Sepanjang hari ia hanya mengurung diri di kamar memikirkan nasib nya.


Makan, minum, dan mandi pun tidak bisa ia lakukan dengan teratur. Ia hanya sibuk dengan pikiran nya yang kusut saat ini.


"Selamat siang pak" Ujar Santi menemui bos nya di kantor.


"Selamat siang Santi. Silahkan duduk" Ujar bos tadi. Santi duduk di kursi yang berhadapan dengan bos nya itu.


"Ada apa?" Tanya lelaki paruh baya itu setelah melihat Santi duduk di tempat nya.


"Maaf jika kehadiran saya mengangguk bapak. Saya datang ke sini hanya mau memberikan surat pengunduran diri saya pak" Ujar Santi menyerahkan sepucuk surat kepada bos nya tadi.

__ADS_1


"Lo, kenapa? Apa kamu sudah memikirkan hal ini matang-matang?" Tanya bos itu tampak heran.


"Iya pak, Saya tidak bisa bekerja lagi di perusahaan bapak. Dalam keadaan saya seperti ini, saya membutuhkan ketenangan untuk menenangkan pikiran saya pak. Saya sangat tertekan dengan keadaan saya sekarang" Jelas Santi.


"Jika kamu membutuhkan ketenangan, kamu bisa untuk mengambil cuti mu. Kamu bisa pergi berlibur kemana pun kamu pergi untuk memenangkan pikiran mu itu" Ujar bos nya tadi.


"Maaf pak, saya tidak bisa melakukan hal itu. Saya mau pergi dari daerah sini pak. Saya mau memulai hidup saya yang baru. Saya mau melupakan kesedihan yang terjadi kepada saya di kota ini" Jelas Santi. Yah wajah nya sangat berantakan. Ia seperti tidak terurus lagi. Sungguh keadaan nya sangat kacau saat ini.


Bos nya tadi menarik napas dalam-dalam dan di hembuskan nya kuat-kuat.


"Sebenar nya saya sangat sulit untuk melepaskan kamu dari perusahaan ini. Mengingat pekerjaan kamu selama ini sangat bagus dan perkembangan nya sangat pesat Tapi saya bisa apa. Jika ini sudah menjadi keputusan mu" Jelas bos nya tadi.

__ADS_1


"Saya juga ikut perihatin dengan apa yang menimpa kamu saat ini" Tambah bos nya tadi lagi.


"Pak, saya ucapkan terima kasih atas kesempatan yang bapak berikan kepada saya untuk bekerja di perusahaan bapak ini. Saya juga mau meminta maaf atas semua kesalahan saya selama saya bekerja di sini. Baik itu di sengaja, atau pun tidak. Terima kasih banyak-banyak dan mohon maaf juga ya pak" Ujar Santi penuh kesedihan air bening pun ikut mengalir di pipi nya.


"Baik lah jika itu keputusan mu. Saya tidak bisa menghalang keputusan mu ini. Tapi sebelum itu saya mau meminta tolong kepada mu. Tolong serahkan semua dokumen-dokumen kepada sekretaris mu itu. Dan kamu ajarkan dia apa yang dia tidak tahu. Selama saya mencari pengganti untuk posisi mu ini" Ujar bos nya tadi lagi.


"Terima kasih pak, saya akan melakukan apa yang bapak minta kepada saya"


Bos nya tadi tersenyum mendengar apa yang di katakan oleh Santi.


"Jaga diri mu baik-baik ya" Ujar bos tadi lagi.

__ADS_1


"Inshaallah pak" Jawab Santi dengan senyuman yang tampak di paksakan.


__ADS_2