
* Di rumah shena *
Saat bu ayu, ratih, arga dan cio berbincang di teras depan rumah nya, sambil menyeruput kopi dan cemilan yang telah di siapkan oleh ratih tiba tiba ponsel arga berdering
" Halo assalamualaikum pak ada apa?" tanya arga saat menjawab telepon itu yang ternyata adalah bos nya di kantor
" begini pak arga , apakah bisa pak arga besok pagi kembali ke jakarta, saya tau bapak dalam keadaan libur 1 bulan, namun, kantor butuh bapak saat ini, ada proyek besar yang harus kita tangani " jelasnya
" saya usahakan pak, malam ini saya akan berangkat ke jakarta " ucapnya
"baiklah,, saya padamu terimakasih " sambil menutup panggilan telepon nya
Setelah itu arga menjelaskan hal itu kepada istri dan ibunya. Sebenarnya arga sangat berat mengatakan hal ini, mengingat janji nya pada shena untuk menjaga ibunya di solo tiba tiba harus pergi ke jakarta secara mendadak
" siapa yang menelfon mas?" tanya ratih pada suami nya itu
__ADS_1
" begini sayang, nanti malam mas harus kembali ke jakarta, kantor butuh mas saat ini proyek besar di serahkan pada mas saat ini" jelasnya
" apa harus mendadak seperti ini mas? lalu bagaimana dengan bunda?" tanya ratih
" ada apa le? kok seperti gelisah begitu?" tanya bu ayu yang sedang mengendong cucu nya
" arga harus kembali ke jakarta malam ini bun, ada urusan kantor yang sangat mendadak dan saat ini kantor butuh arga" jelasnya
Saat arga menjelaskan pada sang bunda ada rasa khawatir di benak ratih, sang istri terhadap suaminya, namun ia berusaha mengusir pikiran itu dalam pikirannya
" kenapa harus malam ini nak, besok saja berangkat nya!" ucap sang bunda
" kamu disini saja sayang jagain bunda selama mas di sana, mas akan berangkat sendiri " jelasnya
Setelah mendapat kabar bahwa dirinya harus kembali ke jakarta arga meminta istrinya mengemasi pakaian yang akan arga bawa. Ada rasa sedih saat ratih mengemasi pakaian sang suami
__ADS_1
" mas, apa kamu yakin akan berangkat sendiri?" tanya nya
" iya sayang, kasihan bunda sama cio kamu disini saja, setelah urusan selesai mas akan susul kamu kesini lagi " jelasnya sambil memeluk sang istri
Waktu tanpa cepat berlalu, malam pun tiba, setelah selesai sholat magrib berjamaah bersama istri dan ibu nya arga pamit untuk kembali ke jakarta
" bunda arga pamit dulu ya,, maafin arga ga bisa jagain bunda saat shena belum kembali ke indonesia " ucapanya membuat sang bunda marah
" kamu ngomong apa to le? jangan gitu, pokoknya kalau urusan mu sudah siap segera kembali " sambil mencium kening sang putra nya
" mas pergi dulu sayang " mencium dan memeluk istrinya yang menggendong sang putra
"mas hati hati di jalan, segera kabari aku setelah sampai " jawab sang istri sambil menagis ada rasa yang hilang dalam dirinya
" iya sayang, bunda arga berangkat ya " ucapnya masuk kedalam mobil sambil melambaikan tangan
__ADS_1
" hati hati nak "
Bu ayu dan ratih menatap kepergian arga hingga mobil yang dia timpango tak terlihat. Saat mereka masuk kedalam rumah tiba tiba hujan deras dan angin sangat kencang sehingga membuat mereka mengkhawatirkan suaminya itu. Bu ayu dan ratih yang terus berjalan mondar mandir khawatir dengan situasi saat ini apalagi arga baru memulai perjalanan nya