Cinta Dalam Sujudku

Cinta Dalam Sujudku
Sehari di Turki


__ADS_3

Malam pun berganti siang. Alarm yang shena buat pukul setengah 5 subuh, ia


bangun dan mengajak bunda, arga dan ratih untuk sholat subuh berjamaah


Mereka semua pun dengan khusuk menjalankan ibadah di rumah mereka.


Dan tak terasa waktu menunjuk kan pukul setengah 10 ,bu ayu arga,ratih dan cio mengantarkan shena ke bandara karena pesawat akan terbang jam 10


" ayo kita siap siap, mas akan menghantar ku " ucap arga


keluarga itu pun mulai siap siap menuju bandara, shena yang telah siap membawa tas kecil dan kopernya keluar dari kamar, tak lupa juga dia membawa camera peninggalan sang ayah, karena dulunya ayah shena adalah seorang fotografer


Semua sudah berkumpul di teras depan kecuali sang bunda yang masih ingin berlama didalam kamar, rasanya ingin mencegah putrinya namun dia juga tidak bisa mengatur kehidupan shena karena menulis adalah cita cita nya sejak kecil dan dia mendapat hadiah tiket liburan ini pun tania gunakan untuk memantapkan dirinya menjadi seorang penulis terkenal


Karena tak kunjung datang, shena pun menghampiri sang bunda di kamar yang sedang menatap cermin di depan nya

__ADS_1


" bunda, ayo " ajak shena


Bunda pun hanya mengangguk dan berdiri mendengar ajakan shena


Mereka sampai di bandara pukul 09. 50 dan tinggal 10 menit lagi pesawat akan lepas landas. Bu ayu pun menghela nafas kasar melepas keperhian shena, lalu setelah menimbang nimbang akhirnya dia merelakan sang putri untuk perjalanan ke Turki


Perhatian para penumpang pesawat tujuan Turki akan segera berangkat tepat pukul 10.00 di harapkan para penumpang segera bersiap siap


" tuh dek siap siap gih" ucap ratih


Dia pun memeluk erat sang bunda, mencium dan menyalami tangan orang yang telah melahirkan dirinya


" bunda, baik baik di sini, shena akan segera pulang " melepas pelukan


" iya sayang , jaga dirimu baik baik, jaga sholat mu di sana nak" pinta bu ayu shena pun mengangguk kan kepalanya

__ADS_1


" kak shena berangkat dulu " memeluk ratih dan menyalami nya


" kamu jaga diri disana dek, jangan lupa setelah sampai langsung kabari kami "


" kak, shena berangkat ya" memeluk kakak nya


" iya dek, kamu sehat sehat disana ya"


Shena pun mulai meninggalkan mereka yang masih terus menatap kepergian dirinya. Shena terus melangkah sambil menyeret koper yang ia bawa. Tepat pukul 10.00 pesawat mulai lepas landas. Ia pun mulai meninggalkan kota kelahirannya dan negara tercinta


" ada banyak hal yang harus aku tau, bahwa kepergian ku sangat di tunggu oleh orang yang menyayangi ku " tulis shena dalam buku diary nya


Setelah menempuh perjalanan 4 jam shena pun turun di bandara Turki, di mulai pergi dari banyak nya kerumunan orang yang sedang turun dari pesawat dan mulai menuju hotel yang telah di pesan kantornya, sebelum itu iya menuju masjid besar di turki untuk melaksanakan sholat ashar, shena pun tidak mau menyia nyiakan kesempatan nya ia mulai mengeluarkan camera dari dalam tas nya dan mulai memotret beberapa foto di sana


" MasyaAllah.. begitu indah rumah mu ya Allah " batin shena sambil melepaskan sepatunya.

__ADS_1


Namun, saat melepas sepatunya dia lupa bahwa dirinya telah meletakan camera di sebelahnya, dan tanpa sadar shena meninggalkan begitu saja


__ADS_2