
Yusuf terduduk lemas, seperti tidak ada tenaga dalam tubuhnya. Rasa bersalah yang begitu besar dirasakan yusuf karena selama ini yusuf tidak pernah tau akan kondisi sang ayah
" Ayah,, maafkan yusuf karena belum bisa membahagiakan ayah. Kumohon bagun ayah, yusuf janji akan melakukan apapun yang ayah mau, kumohon " suara yang semakin merintih itu sambil memegang tangan sang ayah.
Tiba tiba suara detak jantung dari layar monitor itu semakin cepat, sehingga dengan sangat cepat para tenaga medis memeriksa kondisi ayah nya. Namun semua itu sudah terlambat ayah yusuf telah meninggal dunia. Dokter pun melepas semua alat alat medis yang terpasang di badan ayahnya itu
" dokter mengapa itu semua dilepas? cepat pasang kembali atau aku tidak akan pernah memaafkan kesalahanmu!!" ucap yusuf dengan keras
" maaf kan kami, ayah anda telah tiada " ucapnya
" apa kamu sedang bercanda dengan ku dokter? cepat periksa kembali " sambil memegang baju dokter
" kami tau anda sedang berduka, tapi inilah takdir nya " jelas dokter
Setelah beberapa menit akhirnya yusuf membawa jenazah sang ayah kembali ke rumah menggunakan ambulance. Selama di perjalanan hanya tangis yang terdengar
" ayah, yusuf sayang ayah. Maafkan jika yusuf belum bisa menjadi apa yang ayah mau "
Setelah sampai di kediaman nya, jenazah ayah yusuf segera dimandikan dan akan segera di kebumikan. Setelah semua siap dan yusuf kembali pulang
__ADS_1
" maaf pak " ucap seorang laki laki itu masuk ke dalam rumah nya
" anda siapa?" tanya nya
" saya di pasrahkan oleh ayah anda untuk menyampaikan surat ini " sambil meyodorkan surat
" surat apa ini?" batinnya. Baiklah terimakasih
Yusuf pun segera membuka surat itu
Yusuf anak ayah, jika kamu membaca surat ini itu tandanya ayah sudah tidak lagi bersama mu. Maafkan ayah yang belum bisa menjadi ayah yang kamu mau. Tapi kamu harus tau bahwa ayah selalu sayang terhadap mu. Yusuf ayah mau kamu segera menikah, carilah wanita pilihan mu, mintalah pada Allah akan jodoh mu. Yusuf anak ayah,, ayah ingin satu permintaan ayah yang terakhir, tetap tinggal lah di indonesia dan lanjutkan perusahaan ayah nak, karena kamu adalah satu satunya penerus ayah
" yusuf akan berusaha ayah, semoga yusuf bisa menjalankan apa yang ayah mau " batin nya
Hari hari pun telah berlalu, yusuf yang kini telah memutuskan untuk tetao tinggal di indonesia dan menjalankan perusahaan sang ayah, sudah beberapa bulan perusahaan yang ia pegang mengalami peningkatan yang sangat memuaskan.
" Shena, aku pasti bisa menemukan mu " gerutunya
Shena yang kini sedang menjalin kontrak dengan salah satu perusahaan di jawa itu kian meningkatkan popularitas nya
__ADS_1
" alhamdulillah semoga semua yang aku kerjakan membawa kebahagian untuk orang banyak " ucapnya sambil menutup kembali laptop nya
Tiba tiba ada nomor yang menelpon dirinya, namun karena merasa tidak kenal, shena enggan untuk menjawab, hingga akhirnya membiarkan nya begitu saja. Namun nomor itu kembali menghubunginya sehingga membuat shena merasa penasaran dan akhirnya menjawabnya
" assalamualaikum, ini dengan siapa ya?" ucapnya lembut
" ternyata kamu masih seperti dulu shena " ucapnya
Shena seketika bingung, namun dirinya merasa tidak asing dengan suara itu
" maaf, ini siapa ya?" tanya lagi
" apa kamu benar benar tidak mengenalinya?"
" mas yusufff... ? apa benar ini mas yusuf ?"
" kamu benar shena, ini aku. Sekarang aku ada di indonesia , bisakah kita bertemu?"
" emm boleh mas dengan senang hati " jawabnya
__ADS_1