
Tak berselang lama Arga, ratih dan cio pun sampai di rumah bu ayu. Wajah sumringah sangat terlihat oleh mereka yang baru datang, karena dia memang sangat merindukan kota kelahiran nya di solo
klakson mobil arga pun mengagetkan bu ayu dan shena yang tengah asik ngobrol. Tanpa aba aba pun shena langsung keluar untuk memastikan
" mas arga!" ucapnya saat melihat kedatangan kakak nya itu
Shena pun langsung merebut tangan nya dan bergantian menyalami mbak ratih. Setelah itu shena yang sangat merindukan keponakan nya itu langsung merebut cio dari gendongan ibunya ratih. Ya bocah kecil berusia 3 tahun itu sangat di rindukan nya setelah beberapa bulan tidak pernah pulang dan sekarang terbayar sudah
" cio, aunty sangat merindukan mu!" sambil menciumi pipi gembul cio
" dek, bunda dimana?" tanya arga dan istrinya
" bunda lagi di taman belakang rumah mas oh iya silahkan masuk " ucap nya
" bunda" panggil arga yang melihat sang ibu yang tengah duduk santai di taman belakang rumah yang terlihat sekali dengan tatapan yang kosong
" anak bunda arga! bunda kangen nak" ucapnya sambil memeluk putra kesayangannya itu ada rasa rindu yang begitu mendalam terhadap sang putra sehingga tanpa sengaja bu ayu menjatuhkan air matanya
" bunda kok nangis, arga udah di sini bunda jangan sedih lagi " ucapnya menenangkan sang bunda
__ADS_1
" bunda nggak papa cuma kangen kamu aja, mana istri dan anak mu le?" tanya nya
" ratih masih ngobrol sama shena bunda, cio dlsedang di gendong sama aunty nya
Bu Ayu pun segera mengajak arga keruang keluarga, dan setelah itu di susul shena ratih, dan cio
Mereka pun berbincang bincang lama melepas rindu sampai azan magrib tiba mereka pun menyudahi acara ngobrol nya dan memilih sholat magrib berjamaah
" ayo nak kita sholat magrib berjamaah, ga, kamu yang jadi imam nya " ucapnya
" iya bunda"
Setelah selesai sholat magrib tiba mereka pun kembali melanjutkan ngobrol mereka di ruang tamu
" dek kamu berangkat ke luar negeri kapan?" tanya arga membuka pembicaraan
" besok mas, jam 10 berangkat" jawabnya
" kamu pergi ke negara mana?" tanya arga sambil menyeruput secangkir kopi yang di buat oleh sang bunda untuk nya
__ADS_1
" ke turki mas, dan shena minta tolong mas sama mbak ratih untuk menemani bunda selama shena nggak ada di rumah " jelasnya
" kamu tenang saja dek, selagi mas libur, lagian mas sangat rindu kota solo ini " ucapnya sambil menghela nafas ada perasaan hangat saat di sini, rumah orang tuanya
" besok mas, bunda dan mbak mu akan mengantar mu ke bandara " ucap arga kepada sang adik
" baik mas, shena pergi ke kamar buat kemas baju ya mas,mbak dan bunda" pamit
" iya nak" jawab bu ayu
Setelah pamit ke kamar shena pun mulai membuka koper dan memasuk kan beberapa baju dan berbagai macam jilbab pasmina untuk ia kenakan saat di turki . Tiba tiba sang bunda masuk ke dalam kamar
" bunda" ucap nya berhenti memasuk kan baju ke koper
" sudah siap nak?"
" belum bun, sebentar lagi, bunda ada apa?"
" apa bunda benar benar mengizinkan shena pergi?"
__ADS_1
" iya nak, kamu yang tenang, bunda pun sudah di temani sama mas mu dan mbak ratih "