Cinta Dalam Sujudku

Cinta Dalam Sujudku
Kembali nya ke Indonesia


__ADS_3

Yusuf yang sedang fokus dengan kerjaan nya tiba tiba telepon nya berdering, ia pun segera menjawabnya


" ayah...?" batinnya kemudian menganggkat nya


" halo assalamualaikum ayah ada apa?" tanya nya


" nak besok kembalilah ke indonesia , ayah sedang sakit saat ini!" suara lirih dari dalam telepon itu


" apa? sekarang bagaimana kondisi ayah?" tanya nya khawatir


" ayah baik baik saja, tapi ayah harap kamu segeralah pulang " pintanya lagi..


" baiklah ayah akan yusuf usahakan " jawabnya


" baiklah ayah tunggu kamu " sambil mematikan telepon


" bagaimana ini?" gerutu nya


" tapi bagaimana pun dia adalah ayahku " serunya lagi


Akhirnya setelah berfikir panjang yusuf memutuskan untuk kembali ke indonesia secepatnya. Dia pun menyelesaikan segala pekerjaan disana, dan akan kembali ke indonesia secepatnya

__ADS_1


" yusuf, ayah sangat berharap kamu pulang, ayah sangat kangen sama kamu, selama ini ayah memang sangat kurang perhatian sama kamu dan ayah mau menebus semua itu " batinnya


Tepat pada hari senin siang yusuf menuju bandara untuk kembali ke indonesia, menempuh perjalanan sekitar 4 jam dan akhirnya sampai di bandara kalimantan


Ayah yusuf adalah seorang pemilik perusahaan tambang batu bara di kalimantan. Ayahnya itu sangat berharap yusuf mau menggantikan dirinya memimpin perusahaan, namun selama ini yusuf selalu menolak untuk menggantikan posisi ayahnya


" Halo ayah, yusuf sedang dalam perjalanan kerumah, tunggu lah sebentar lagi " ucapnya..


" baiklah, kamj hati hati, ayah tunggu kamu di rumah " jawab sang ayah


Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit dari bandara, yusuf akhirnya sampai di rumah nya. Rumah yang selama ini sangat ia rindukan, saat didepan pintu ia menatap dalam dalam sekitar rumah nya, membayangkan saat dirinya bermain dengan ayah dan ibunya. Ibu yusuf telah lama meninggal sejak dirinya menginjak usia 10 tahun, saat itu lah ayahnya yang nenggantikan sosok ibu untuk yusuf


" ayah,," lirihnya sambil memeluk sang ayah


" ayah kenapa menggunakan kursi roda seperti ini ?" tanya nya


" sudahlah, nanti ayah cerita ayo kita masuk dulu kamu pasti capek " ucapnya


Akhirnya mereka pun masuk dan berbincang bincang dengan ayahnya


" ayah, jelaskan pada yusuf kenapa ayah menggunakan kursi roda?" tanya nya

__ADS_1


" ayah kena kanker otak nak dan saraf kaki ayah sudah kena, jadi ayah sudah tidak bisa berjalan seperti dulu lagi " ucapnya


Seketika air mata yusuf jatuh begitu saja, bercucuran dengan sangay deras. Ada rasa bersalah dalam dirinya telah meninggalkan sang ayah sendiri tanpa dirinya


" ayah kenapa tidak pernah bilang bahwa ayah sakit parah seperti ini?" sambil menatap intens wajah laki laki paruh baya di depan bus itu


" karena ayah tidak mau mengganggu pekerjaan mu disana!"


" ayah maafkan yusuf selama ini telah meninggalkan ayah sendirian " tangisnya seketika pecah


" kamu tidak perlu minta maaf sama ayah, ini semua sudah takdir ayah " sambil memeluk sang putra


Saat sedang memeluk sang putra tiba tiba ayah yusuf itu melepaskan pekukannya dan ternyata dirinya telah pingsan. Yusuf pun segera membawa ayahnya ke rumah sakit


" ayah, maafkan yusuf , yusuf akan memutuskan tinggal disini sama ayah, ayah harus bertahan untuk yusuf" batinnya mondar mandir diruang tunggu


Setelah beberapa menit akhirnya dokter yang memeriksa ayahnya itu keluar, dengan segera menghampiri dokter


" bagaimana dok? ayah saya baik baik saja kan?


" ayah anda saat ini kritis, kanker otak yang telah memasuki stadium 4 itu kian menyebar kedeluruh tubuhnya

__ADS_1


__ADS_2