Cinta Dalam Sujudku

Cinta Dalam Sujudku
2 tahun berlalu


__ADS_3

Waktu terus berjalan dengan semestinya, tanpa tersa sudah hampir 3 tahun setelah peetemuannya saat di Turki. Kini shena yang sangat sibuk menjadi seorang penulis buku, hari harinya selalu indah karena ia yang selalu mengirimkan kabar dengan yusuf, begitupun sebaliknya. Kini shena telah membuku kan tulisannya, dia pun menjual buku karyanya hinga luar negeri. Kisah yang ia ceritakan sangat menusuk di hati bagi siapa yang membacanya. Begitupun dengan yusuf yang di sibuk kan dengan pekerjaan nya


Sore itu yusuf mengemudikan mobilnya menuju toko buku, awalnya niatnya hanya ingin melihay lihat buku buku terbaru. Dirinya yang sedang memilih milih buku itu melihat ada buku bervover biru cerah dengan judul " Sehari tanpamu " ya,, sangat mengagetkan yusuf yang ternyata iti adalah buku yang diterbitkan oleh shena. Dirinya sangat kanget karena saat bertemj shena dulu, dirinya tidak pernah bilang bahwa dia adalah seorang penulis


Tanpa berpikir panjang, yusuf segera ke kasir dan membeli buku itu, setelah itu dirinya mampir di sebuah taman berniat membaca buku disana


" mengapa kamu tidak pernah bilang shena, bahwa kamu adalah penulis buku terkenal? pantas saja dulu waktu aku memintamu memilihkan buku dan saat aku tanya kenapa alasanmu memilih buku itu kamu dengan sangat cepat menjawabnya" batinnya sambil membuka setiap lembar buku itu


Akhirnya setelah puas duduk di taman, yusuf memutuskan untuk sholat ashar di masjid dekat ia duduk di taman itu

__ADS_1


* rumah shena *


Shena yang tampak sedang duduk di taman belakang rumah itu sambil memangku laptop itu terus mengetik hingga tak terhitung berapa jam sudah dirinya duduk disana


" nak, kamu kok disini sendiri?" tanya bu ayu


" bunda.. shena sedang menulis bun, dan insyaallah sebentar lagi selesai " jawabnua tersenyum


" boleh lah bunda, mau tanya apa shena dengerin " jawabnya tanpa menoleh sang bunda, mata nya masih tertuju pada laptop yang dalam pangkuan nya itu

__ADS_1


" apa kamu belum terpikir untuk menikah nak?" tanya bunda seketika memberhentikan shena yang sedang fokus pada laptop nya


" kenapa tiba tiba bertanya tentang itu ?" tanya nya menatap wajah sang bunda


" bukan maksud apa apa nak, cuma kan kamu dalam segi pekerjaan sudah mapan dan pasti, namun apa lagi yang kamu cari? apa kamu belum punya calon apa pacar gitu nak? bunda semakin tua tidak mungkin akan terus bersama mu " jelasnya


" bunda, bukan nya shena tidak mau menikah. Shena sangat mau bunda karena menikah adalah hal yang sangat ditinggu tunggu oleh seorang wanita, hanya saja shena belum menemukan jodoh shena bunda, shena yakin sama Allah bahwa shena telah di takdirkan menikah dengan seseorang , hanya saja waktu nya kapan itu masih menjadi takdir Allah " ucap shena


Seketika bunda langsung memeluk shena dengan lembut, membelai wanita cantik 23 tahun itu, Ayu sangay bangga dengan sang putri nya itu, shena yang selalu menguatkan dirinya

__ADS_1


" bunda percaya pada shena. Bunda sangat bersyukur karena shena adalah anak yang baik untuk bunda , dan bunda selalu berdoa semoga Allah menjawab setiap doa mu nak, dan mempertemukan segera dengan jodoh mu " ucap bu ayu sambil membelai kepala shena yang terbalut dengan hijab itu


" terima kasih bunda, shena bersyukur menjadi anak bunda " sambil mengeratkan pelukannya


__ADS_2