Cintai Aku Sehari Saja, Mas !"

Cintai Aku Sehari Saja, Mas !"
Kisah Joe, Chelsea and Riko


__ADS_3

Happy reading guys πŸ₯°


πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡


Adella menitikkan air mata, sembari menatap pintu kamar Mamanya yang tertutup rapat.


Suara mobil berhenti didepan rumah, membuat Adella mengusap air matanya dengan cepat. Wajahnya yang tadi terlihat mendung, kini cerah seketika.


"Bik, Papa pulang..!" seru Della pada Bik Santi.


"Iya Non Della, Papa pulang," sahut Bik Santi.


Adella bergegas berlari menuju pintu, dan membukanya dengan tidak sabar.


"Papa..!" Adella menyambut kepulangan sang Papa dengan sangat gembira.


"Della..!" Riko memeluk putrinya dengan erat, lalu kemudian mengecup pucuk kepala Adella.


"Della sehat?" tanya Riko, yang hampir dua Minggu tidak bertemu dengan sang putri. Karena dia pergi keluar kota memantau proyeknya.


"Mana Mama sayang?" tanya Riko pada putrinya Della seraya masuk kedalam rumah.


"kamar Paa," jawab Della.


"Ini oleh-oleh untuk Della, bawa kekamar ya. Papa ingin mandi dulu, badan Papa sangat gerah," ucap Riko.


Della menganggukkan kepalanya.


"Apa dia masih mengacuhkan Della Bik?" tanya Riko pada Bik Santi.


"Masih Pak," sahut Bik Santi.


Riko masuk kedalam kamar, dan melihat wanita yang sudah menjadi istrinya sejak 7 tahun yang lalu terlihat duduk termenung didepan jendela.


"Sampai kapan kau begini terus?" tanya Riko sambil meletakkan tasnya di atas nakas disamping pintu kekamar mandi.


"Sampai kau melepaskan aku," sahut Chelsea dengan suara yang datar, tidak ada ekspresi dari raut wajahnya. Saat menyambut kepulangan suaminya yang sudah lama tidak bertemu.


"Aku tidak akan pernah melepaskanmu, walaupun kau sudah berselingkuh Chelsea. Apa kau kira, pria itu mau denganmu yang sudah menikah dan punya anak? jangan mimpi Chelsea, bangunlah dari mimpimu itu." ucap Riko.

__ADS_1


"Dia mencintaiku..!"


"Cinta..! tapi kau telah menipunya. Dengan berpura-pura masih gadis, apa kau kira dia mau dengan wanita yang pembohong..!" sergang Riko dengan perasaan kesal.


Chelsea tidak menjawab, lalu dia berdiri dan berjalan keluar dari dalam kamar.


Riko menatap punggung Chelsea yang meninggalkannya didalam kamar, lalu Riko masuk kedalam kamar mandi.


"Bodo kau Riko, untuk apa kau pertahankan wanita yang sudah menghianatimu," ucap Riko didepan cermin, pada dirinya sendiri.


"Aku mencintainya.." beritahu Riko pada dirinya yang berada dalam cermin.


"Cintamu tidak berharga baginya, untuk apa kau bertahan," ucap Riko yang berada dalam cermin.


"Aku mencintainya, kau tidak bisa mempengaruhi perasaanku..!" seru Riko diluar cermin, pada Riko didalam cermin.


"Aku mencintainya...aku mencintainya..!" seru Riko.


Riko mengingat hubungan manis penuh cinta dengan Chelsea.


🌜Flashback onπŸŒ›


Mereka di juluki pasangan abad milenium, oleh sahabat-sahabatnya yang mengenal keduanya.


Tamat SMA, Riko melamar Chelsea. Karena Riko tidak ingin meninggalkan kekasihnya tanpa ikatan yang jelas.


Riko melanjutkan kuliah diluar negeri, karena mendapatkan beasiswa. Karena Riko murid yang kepintarannya di atas rata-rata.


Tahun pertama, hubungan long distance relationship keduanya berjalan normal. Waktu libur, Riko selalu kembali. Tapi memasuki tahun terakhir Riko diluar negeri dan Chelsea sudah Tamat dan mulai memasuki dunia usaha, Chelsea meneruskan bisnis keluarganya. Karena sang Papa meninggal, dan di sinilah terjadi perubahan. Chelsea jarang membalas pesannya dan saat berbicara melalui sambungan telepon, Chelsea hanya bicara seadanya. Tidak seperti biasanya.


Akhirnya, Riko menamatkan pendidikan dan kembali ke Indonesia. Akhirnya, Riko mengetahui. Chelsea main hati, dan minta cerai.


Betapa sakit hati Riko, melihat istri yang di cintainya main hati. Sedangkan dia di sana tetap menjaga hatinya.


Sampai satu ketika, Riko mendengar. Chelsea hamil anaknya, tetapi Chelsea tidak ingin Riko mengetahui kehamilannya. Dan Chelsea juga berniat untuk menjebak Jonathan untuk tidur bersamanya dan dia akan berpura-pura hamil anak Jonathan.


Pagi itu, saat Chelsea melihat Jonathan tidur dengan Bianca. Sebenarnya, malam itu. Chelsea ingin menjebak Jonathan, tetapi niat busuknya diketahui oleh Riko. Dan Riko menahan Chelsea di apartemen.


Tetapi, Riko lengah saat pagi hari. Chelsea kabur dengan memanfaatkan kedatangan pembantu.

__ADS_1


Riko mengejar Chelsea, karena dia mengetahui kemana tujuan Chelsea. Sampai di apartemen Jonathan, Chelsea langsung masuk karena dia tahu pin apartemen Jonathan.


Rencana jahatnya tidak terjadi, Chelsea melihat sang kekasih tidur dengan wanita yang diketahuinya hanya sebagai adik oleh sang kekasih.


Chelsea hancur, dengan apa yang dilihatnya, tetapi ada hati yang sangat bahagia melihat apa yang terjadi. Riko yang mengikuti Chelsea, melihat keributan di apartemen Jonathan dari pintu yang tidak tertutup rapat. Tawa senang menghias bibirnya.


"Niat jahat yang kau rencanakan, tidak tidak disukai oleh calon anak kita Chelsea. Dia hanya ingin aku sebagai ayahnya, bukan orang lain." Riko bahagia, tanpa menunggu apa yang terjadi. Riko meninggalkan apartemen Jonathan dengan perasaan gembira kembali ke apartemennya.


🌜 Flashback offπŸŒ›


***


Bianca menundukkan kepalanya, tangannya saling meremas. Tatapan mata Jonathan membuatnya tidak nyaman, apalagi saat ini hanya tinggal mereka berdua duduk di teras depan. Sedangkan Kamal dan Zulham membawa Elvan dan Ayu mengelilingi desa, mereka sengaja meninggalkan Jonathan dan Bianca untuk menyelesaikan masalah mereka berdua. Tanpa ada orang yang ikut mencampurinya.


"Apa yang ingin kau katakan?" Jonathan membuka suara.


"Mengatakan apa?" Bianca tidak ngeh dengan apa yang dikatakan oleh Jonathan.


Wajah Bianca terlihat bingung menatap kearah Jonathan yang sangar menurut Bianca.


"Ternyata, terlalu lama tinggal ditempat terpencil begini. Membuat otakmu bermasalah." sindiran diberikan Jonathan kepada Bianca.


"Otaknya yang bermasalah, dia mengatakan otakku." gumam Bianca dengan mulut komat-kamit tidak jelas.


"Apa yang kau katakan?" tanya Jonathan yang mendengar sayup-sayup terdengar dari dalam mulut Bianca, dan mulut Bianca komat-kamit.


"Tidak ada, aku bicara dengan diriku sendiri. Kenapa? apa Pak Joe keberatan aku bicara sendiri? baiklah, aku akan masuk. Lebih baik aku mengerjakan pekerjaan ku, daripada duduk tidak jelas dengan orang yang pernah mengatakan padaku agar tidak menampakkan batang hidungnya dihadapannya dan keluarganya," kata Bianca panjang lebar.


Bianca berdiri, tetapi berdirinya baru mengangkat bokongnya sedikit dari kursi. Suara Jonathan yang dingin dan datar, mengurungkan niat Bianca untuk pergi.


"Duduk..!" titah Jonathan.


"Apa kau panggil aku tadi, Pak Joe? sejak kapan aku menjadi bapak bagimu? oh..ya, mungkin karena kita sudah memiliki seorang anak. Hingga kau memanggilku bapak?"


"Apa mau orang ini sebenarnya? dulu dia melarang ku memanggilnya dengan Mas Joe, seperti biasa aku panggil sejak kecil. Sekarang, aku panggil Pak Joe Juga dia marah. Baiklah, aku panggil dia Om Joe. Seperti El memanggilnya, dasar orang tua..!" batin Bianca menggerutu melihat tingkah Jonathan yang plin-plan.


**Bersambung πŸ‘‰πŸ‘‰


Cerita ini tidak panjang ya dengan banyak bab ya guys πŸ₯°πŸ₯°πŸ™

__ADS_1


__ADS_2