Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 70 (Season 2) : Raja Iblis Berkulit Manusia


__ADS_3

Di Siang hari yang sangat panas, Ilyas yang menarik Argina berhadapan dengan Aco. Namun tiba-tiba, hal yang mengejutkan Ilyas saat Aco berkata padanya.


"Melly berada dalam bahaya Ilyas..." kata Aco yan membuat Ilyas syok.


"Apa maksudmu itu ?"  tanya Ilyas melepas genggamannya pada Argina.


"Tadi saat kesini..." dan Akhirnya Aco menceritakannya.


...****...


Pagi itu, Aco yang berangkat ke sekolah dengan motornya tiba-tiba di begal oleh STM 66. Aco di hajar dengan kayu yang panjang hingga terjatuh dari motornya.


 "Helloo anak manja dari Sekolah Unggulan Kebangsaan. Apa kami mengejutkanmu ?" tanya murid dari STM 66 yang membegalnya.


"Sialan kalian, mau berkelahi huh ?" kata Aco mengancam.


Semua anak STM 66 itu menertawai Aco dan langsung memukulnya dari belakang hingga terjatuh.


"Siapa yang mengajakmu berkelahi huh ?. Kami ini cuma membegalmu BODOOHHH !!!" bentak Murid itu.


Aco berdiri dan mulai melawan mereka satu persatu tapi tetap saja berat sebelah. Saat Aco menghajar yang satu, yang lainnya akan menghajar Aco hingga ia kewelahan dan tak mampu berdiri lagi.


"Inilah akhirnya.... DASAR LEMMAAHH !!!" bentak Anak STM 66 itu yng hampir memukul Aco dengan kayu.


Namun tiba-tiba, Melly datang dan menghajarnya dengan Buku lalu menarik Aco.


"AYO CEPAT LARI KAK ACO !!!" teriak Melly menariknya.


"TUNGGU !!!"


"JANGAN LARI DASAR L*NTEEE !!!"


"SINI KAU PENGECUTT !!!!" teriak anak STM 66 itu mengejarnya.


Melly berlari menarik Aco dengan tergesah-gesah. Karena malu, Aco berlari lebih kencang dan menarik Melly.


"tidak sepantasnya perempuan menarik laki-laki, aku yang akan membawamu" kata Aco tetapi tiba-tiba ia di tendang oleh seseorang hingga terlempar.


"KAK ACO !!!" teriak Melly yang langsung di tangkap oleh seseorang.


 "LEPASKAN DIAAA !!!" bentak Aco namun langsung di tendang hingga kepalanya mengenai tembok.


"Lepaskan ?. Seharusnya kau mengurus dirimu dulu dasar bodoh" balas orang itu yang ternyata Juanda yang menginjak lehernya.


"Heheheee... aku akui kalian lemah Siswa Sekolah Unggulan Kebangsaan tapi, Siswi-siswimu ternyata lumayan cantik juga" kata Maddo sambil memegang pipi Melly sambil melecehkannya.


"TIDAAKKK !!!" teriak Melly yang ketakutan.


Tidak tahan dengan itu, Aco bergerak cepat berusaha melawan namun ia di hadang oleh Siswa STM 66 yang lainnya. Aco menghajar mereka satu persatu dan melangkah maju sampai akhirnya langkah Aco tertahan oleh beberapa Siswa agar Aco tidak bergerak.


"Heee... ternyata kau punya nyali juga" balas Juanda sambil tersenyum.


"kau menyentuh orang yang salah Juanda.... saat dia mengetahuinya, kau akan melihat Iblis mengamuk di hadapanmu. Orang yang kau lecehkan itu adalah salah satu temannya yang sangat berharga" kata Aco mengancam.


"Siapa yang kau maksud ?" tanya Juanda meremehkannya.


"Ilyas Sang Elang Predator... dia akan menghampirimu dan jangan salahkan aku kalau kau sekarat di tangannya. Dan lebih baik, kau diam saat menghadapinya atau kau akan mati. One Eagle itu adalah kumpulan Elang yang gila Pertarungan" kata Aco semakin mengancam Juanda.

__ADS_1


Muak dengan hal itu, Juanda menendangnya dan menginjaknya berkali-kali.


"Kalau begitu katakan pada Burung Nyasar itu, aku menunggunya di STM 66. Terlambat sedikit saja, kau akan melihat Perempuan itu telanjang berjalan di Sekolah Unggulan Kebangaan dengan luka-luka di tubuhnya" kata Juanda setelah menginjak-injak Aco.


Aco mulai tidak bisa bangkit lagi dan Juanda memerintahkan bawahannya mengeroyok Aco berkali-kali sambil membawa Melly pergi.


...****...


Setelah mendengar cerita itu, Argina yang mendengarnya langsung berdiri, menggulung lengan bajunya.


"Sialan itu.... Beraninya melecehkan Kak Melly... tak akan kubiarkan" kata Argina yang melangkah pergi.


Namun Ilyas menarik Argina agar tidak pergi dengan secara paksa.


 "Jangan pergi sendirian... ini bukan urusanmu" kata Ilyas menariknya.


"LALU APA AKU HARUS DIAM SAJA SENIORR !!!?" bentak Argina dengan kesal.


"sayang sekali apa yang dikatakan Ilyas ada benarnya Argina. Aku tahu kau adalah pentolan Faksi Butterfly tapi, Sendirian ke sana tidak akan mengubah apapun" lanjut Aco yang membuat Argina akhirnya diam.


"Argina.... tidak apa-apa. Dengan marah kau sudah menunjukkan kepedulianmu. Kau adalah Perempuan yang kuat. Sekarang bawa Aco pergi ke UKS. Aku yang akan ke sana" kata Ilyas sambil menpuk-nepuk kepala Argina.


Saat Ilyas berjalan, Aco menghadangnya dan mendorongnya agar tidak pergi.


 "Pergi dariku Aco" kata Ilyas yang melangkah.


"kau kira aku akan membiarkanmu pergi juga ?. Aku tahu kita dulu musuhan tapi... kau menyatukan Gedung E dan kelas Umum aku sangat berterima kasih. Dengan begitu kita tidak di kucilkan lagi. Jadi aku mohon mengertilah, kau tidak akan mampu sendirian" kata Aco mencoba meredahkan amarah Ilyas.


"Aku juga berterima kasih kau sudah mencoba menolong Melly, kau istirahatlah dan jangan menghalangiku" balas Ilyas mendorong tangan Aco.


"izinkan kami menebus kesalahan kami padamu. Aku akan membujuk Faksi Naga agar ikut denganmu Ilyas. Aku tahu kau kuat tapi, kau tidak akan mampu mengalahkan mereka" kata Aco yang masih mencoba menenangkan Ilyas.


"Iya Senior, aku akan memanggil anggotaku dari Faksi Butterfly untuk mendukungmu" balas Argina membujuknya.


"Terima ksih... tapi dari cerita Aco kau mengetahuinya kan ?. Dia mengincarku, bukan kalian" balas Ilyas dan keluar dari sekolah.


"Ooii nak Ilyas, Jam pelajaran belum selesai" kata Satpam yang mencoba menghentikannya.


"apa kau juga mencoba menghentikanku pak ?" tanya Ilyas dengan kesalnya.


Mendengar nada bicara Ilyas dan tatapannya membuat Satpam itu ketakutan dan tidak mampu bicara lagi.


"Ilyas aku bilang tunggu... kalau ke sana sendirian kamu akan celaka. Ini tidak semudah sewaktu kau menghadapi Faksi satu persatu" kata Aco memegang pundaknya.


Tapi tiba-tiba, Ilyas menghajar wajahnya dengan keras hingga jatuh Pingsan.


"BAC*** !!!!. Jangan menghalangiku" kata Ilyas setelah menghajar Aco dengan tatapan yang benar-benar marah.


Argina yang melihat tatapan Ilyas yang itupun ikut ketakutan karena untuk pertama kalinya, ia melihat tatapan Manusia yang seolah ingin membunuh. Ilyas pergi sambil melepas sapu tangan di lengannya lalu mengikatkan di kepalanya.


"Ini tidak baik... aku harus memanggil semua Faksi untuk membantu Senior. Kak Aco aja sampai babak belur seperti ini.. bagaimana dengan Ilyas yang menghadapi sekolah sendirian ?" kata Argina sambil menyeret Aco menuju ke dalam sekolah.


Ilyas mengambil motornya dan langsung menancap Gass motornya. Sambil membayangkan Melly yang tidak-tidak karena takut hal yang sama akan terulang kembali. Seperti kasus Indah kemarin di mana Ilyas tidak bisa apa-apa.


"Aku tak akan melakukan kesalahan yang sama... kali ini... akan kuhancurkan mereka semua, dan berdiri di puncak sekolah itu" balas Ilyas sambil menancap Gass motornya.


... ****...

__ADS_1


Di sisi lain, Argina menjelaskan kejadian barusan kepada Bagas. Mendengar hal itu, Bagas berdiri dari sofanya dan merentangkan tangannya.


"Haaahhh.... aku tidak bisa mengabaikan Bocah satu itu. Bagaimana menurutmu Andi ?" tanya Bagas pada Andi yang berada di sana.


"Argina, bawa seniormu yang lain untuk mengabari seluruh Faksi. Terutama One Eagle di ruangan Club Perpustakaan gedung E" kata Andi memerintahkan Argina.


"Baik kak" balas Argina dan membawa Seniornya yang lain memanggil para Faksi yang lain.


"Jadi, apa kita benar-benar berperang hari ini Bagas ?" tanya Andi pada Bagas.


"Yaahh... sepertinya, ini akan menjadi Perang pertama para Faksi dari Sekolah Unggulan Kebangsaan" balas Bagas dan melangkah keluar bersama para bawahannya.


...****...


Di sisi lain, di ruangan Club Perpustakaan E langsung dalam keadaan panik setelah mendengarnya dan juga jengkel karena mengetahui perbuatan STM 66 pada Melly.


"Kawan-kawan, mari kita pergi" kata Natasya sambil mengenakan Jasnya.


Begitupun dengan teman-temannya yang lain memakai Seragam One Eaglenya dan berjalan keluar. Baru saja mereka ingin berangkat keluar, mereka sudah di hadang oleh Bagas.


"Bagas... kau tidak usah ikut. Ini urusan kami" kata Nuge dengan perasaan marah.


"ini bukan urusanmu pribadi, ini urusan sekolah kita. Mari beraliansi mengalahkan sekolah itu" kata Bagas menghentikan Nuge.


"Jangan mentang-mentang kau SI NAGA SEENAKNYA !!!!" kata Nuge dengan jengkelnya namun di redahkan oleh Khaled.


"aku tahu kau adalah pentolan sekolah ini. Itu cuma sementara, Sampai aku atau Ilyas yang akan mencuri tahtamu itu" lanjut Nuge menarik kerah baju Bagas.


"tenang Nuge, ini bukan waktunya seperti itu. Aku pun marah karena beraninya dia menjadikan Wanitaku tawanan tapi, kalau tidak segera kesana kita tidak akan punya kesempatan. Ilyas bisa menghabisi mereka semua" kata Khaled menenangkan Nuge.


"Menghabisi mereka semua ?. Apa maksudmu ?" tanya Andi yang penasaran.


"asal kak Andi tau, Ilyas yang kau hadapi saat itu adalah Ilyas yang belum sempurna dan cuma Elang. Sekarang Ilyas berbeda. Saat dia pergi sendirian melawan seperti itu, dia bukanlah Elang Pemangsa lagi. tapi, dia sudah menjadi Iblis pembawa Sial" kata Rika memperingatinya.


"Bukan Iblis pembawa Sial lagi. Tapi... Maou Da... (Raja Iblis)" ;lanjut Natasya memperingati mereka.


Semua orang terkejut saat mendengar peringatan dari teman-temannya itu.


"Kalian tidak bercanda kan ?" tanya Abang yang sepertinya tidak percaya.


"Kalau kau ingin tahu, kita bergegas saja kesana. Karena ini urusan temanku, aku yang memimpin Bagas" kata Nuge melewati Bagas.


"Terserah kau saja... lagipula kalau memang itu benar, aku tak akan melawan Ilyas. Karena aku paling benci kekalahan" balas Bagas yang mengikuti Nuge dari bealakang.


Seluruh Faksi dari Sekolah Unggulan Kebangsaan berjalan menuju ke Sekolah STM 66 yang di pimpin paling depan oleh Nuge di ikuti oleh Pemimpin dari Faksi-Faksi lain di belakangnya.


...****...


Berbeda dengan Ilyas yang sudah berada di hadapan pagar sekolah STM 66 yang ternyata pagarnya tertutup. Ilyas yang jengkel melihat itu membawa motornya ke belakang agak jauh dan mengambil ancangan memasukkan Gigi motornya dengan Gass yang tinggi hingga Motornya terangkat menebrak Pagar dengan kencang membuat semua siswa STM 66 terkejut keluar dari sekolah.


"kembalikan... KEMBALIKAN TEMANKU DASAR ANAK-ANAK HARAAAAAAAMMMMM !!!!" teriak Ilyas pada mereka semua


Murid STM 66 yang keluar dari sekolahnya menyaksikan Ilyas yang berdiri sendirian di lepangan sekolah STM 66 berhadapan dengan seluruh murid STM 66 dengan tatapan yang siap menghancurkan mereka semua.


...****...


Facebook : HackBae. Instagram : hackbae2022

__ADS_1


__ADS_2