Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 58 (Season 2) : Semuanya Rancau


__ADS_3

Setelah Indah pergi, Ilyas memasuki Kelasnya kembali. Semua orang tersenyum peduli padanya. Melihat hal itu, Ilyas mengusap wajahnya dan menampar kedua pipinya secara bersamaan.


“tidak boleh seperti ini terus. Pak Guru, maaf membuat kegaduhan” kata Ilyas sambil menundukkan badannya.


“Aa..ahh.. iya. Baguslah kalau kau mengerti. Kalau begitu, kembalilah ke tempat dudukmu” balas Wali kelas 2A-1 memerintahkan Ilyas untuk duduk.


Saat Ilyas duduk, seseorang mengetuk Pintu.


“Aahh sepertinya Murid barunya sudah datang” kata wali kelas itu membuat semua murid terkejut.


“Bukannya di kelas sebelah Pak ?” tanya Melly terkejut.


“Rencananya seperti itu. Tapi daripada bangku Indah kosong, lebih baik seseorang mengisinya. Masuklah…” kata Wali kelas dan akhirnya murid itu masuk.


Awalnya semua para Cowo di kelas 2A-1 sangat senang dan adem melihat murid baru yang sangat cantik. Tapi berbeda dengan Melly dan ilyas yang tiba-tiba berdiri menunjukknya.


“Na.. Natasya !!!?. ngapain di sini ?” kata Ilyas terkejud.


“Ja.. jangan bilang kamu murid barunya ?” balas Melly terkejut.


“Suprice… Gimana ?. kalian terkejut kan ?” kata Natasya yang berhasil mengejutkan Ilyas dan Melly.


Namun semua kelas tiba-tiba terkejut saat Wali kelasnya berkata


“dia adalah Putri satu-satunya dari Puang Onding. kalian semua, akrablah dengan dia yaa ?” kata wali kelasnya.


“HEEEE !!!!!” kata semua murid kelas 2A-1 terkejut kecuali melly dan Ilyas.


“Baiklah mari kita mulai pembelajarannya. Buka halaman 83” kata Wali kelasnya yang memulai pembelajaran.


...****...


Setelah kelas selesai, semua murid mengerumuni Natasya.


“Uwwaahh padahal aku mau mengajaknya ke Club Perpustakaan Gedung E. Gimana caranya yaa kalau di kerumuni seperti itu kan Ilyas ?” tanya Melly pada Ilyas.


Namun Ilyas hanya diam saja menatap kosong ke arah Jendela.


“masih belum Muff On ?” tanya Melly menghawatirkan Ilyas.


“kau kira semudah itu ?. dia baru-baru pergi lho” balas Ilyas yang terlihat kesal.


“ini kan salahmu, siapa suruh nggak pernah jujur padanya ?. padahal banyak kesempatan sebelumnya berbicara dengannya lho” kata Melly mengejek ilyas.


“Yaahh… semuanya memang salahku. Seharusnya aku lebih awal berbicara dengannya. Dengan begitu, kami mempunyai banyak waktu bersama. Aku salah mengira, ternyata waktu kami berpisah selamanya akan datang” balas Ilyas yang terlihat suram.


“Uwwaahhh Suram amat. Bukannya aku seperti orang jahatnya kalau seperti ini ?” gumam Melly dalam hati.


“A.. aku minta maaf Ilyas. Aku nggak bermaksud menjahatimu kok. Hahahahaaa….” Kata Melly yang pura-pura tertawa.


“Eh kok malah ketawa sih aku !!!?” kata Melly membentak dirinya sendiri dalam hati.

__ADS_1


Melihat Ilyas dari jauh, Natasya menghindar dari keramaian dan pergi ke dekat Ilyas.


“mau sampai kapan kau sedih seperti itu Ilyas ?. kau itu kenalanku di sekolah ini. Kau bisa bawa aku jalan-jalan ?. Contohnya, ke Club Perpustakaan Gedung E kek” kata Natasya menghiburnya.


“I.. iya. Ayo kita ajak Natasya jalan-jalan Ilyas. Cuma kita yang mengenal dia lebih dekat di sekolah ini kan ?” kata Melly juga mengajak.


"Nice timing Natasya... aku tertolongg...." gumam Melly dalam hati.


Ilyas berdiri lalu mengambil jaketnya


“mau bagaimana lagi. Ayo kita ke ruangan Club ?. kita kejutkan teman-teman lain” balas Ilyas singkat.


Walaupun dia tidak tersenyum sedikit pun, tapi dia memaksakan dirinya agar cepat Muff On dari Indah. Ilyas dan Melly awalnya membawa Natasya jalan-jalan sampai akhirnya mereka sampai ke ruangan Club.


"Helloo teman-teman !!!” kata Natasya saat masuk ke ruangan Club Perpustakaan di gedung E.


Namun kondisinya sangat tidak tepat karena terlihat Rika yang baru saja sudah menangis sedangkan Nuge dan Khaled mencoba menenangkannya.


“Eh ?. Maaf sepertinya aku datang di waktu yang tidak tepat” kata Natasya dan mencoba menutup pintu.


“Nggak usah pura-pura gitu, masuk aja Natasya” ajak Nuge dan akhirnya mereka semua masuk.


Mereka di sajikan minuman dan beberapa biskuit kering buatan Rika saat jam Istirahat lalu mereka menyantapnya bersama-sama.


“Ada apa Rika ?. sepertinya kamu baru menangis tadi” kata Natasya yang blak-blakan membuat sebagian dari mereka tersedak.


“kau ini liat kondisi kek” kata Nuge yang sedikit kesal.


“SEKALIAN BUNUH MA SAJAAAA HAAAHUWAAA !!!!” lanjut Natasya teriak sambil menangis.


Melly dan Ilyas mencoba menahan emosi Natasya


“Oioioioiiii !!!. jangan berlebihan Natasya !!!” balas Ilyas menahan tangan Natasya.


“Natasya, Stay Cool !!!. Stay Cool !!!” lanjut Melly menahan Natasya.


“kau menyuruh orang Stay Cool, kamunya yang nggak tenang Melly” balas Nuge kesal.


“MEMANGNYA INI SALAH SIAPA !!!?” bentak Ilyas dan melly kesal.


“Yaa Maaf” balas Nuge singkat.


...****...


Setelah kejadian itu, akhirnya Natasya kembali tenang dan mereka duduk santai kembali.


“lalu…, kenapa Rika menangis tadi ?” tanya Melly yang khawatir.


Khaled menghirup nafas dan membuangnya pelan-pelan.


“dia melihat Ilyas dan Indah tadi di bawah dalam jarak yang sangat dekat” balas Khaled.

__ADS_1


“heh. Tapi aku tidak melihatnya tadi ?” tanya Ilyas kebingungan.


“coba bayangkan Ilyas, saat kau menyukai seseorang dan orang itu bertemu dengan orang yang di sayanginya bahkan mengakuinya di depan matanya, apa kau berani mendekatinya ?. apa kau berani muncul di hadapan orang yang kau Cintai itu ?” tanya Khaled yang sedikit geram.


Mendengar hal itu, Ilyas bertanya pada Rika.


“sejak kapan, Rika ?” tanya Ilyas penasaran.


Rika hanya menundukkan kepala dan diam.


“dia mendengar percakapan kalian dari awal hingga akhir yang sangat Romantis. Tanpa kau sadari, ada hati yang tersakiti” balas Khaled yang masih kesal.


“sebenarnya apa yang terjadi padamu daritadi kau yang bicara ?. Apa kau menyukai Rika ?. Kenapa bukan kau saja yang menghiburnya kalau begitu ?” tanya Ilyas yang juga kesal.


“aku menghormatinya karena dialah aku mampu bertahan dengan kalian, dan mempunyai keinginan lebih kuat agar layak bersama dengan kalian” Balas Khaled.


Rika menatap Khaled yang membelanya dari awal.


“dulu saat aku hampir menghianatimu, aku masih berpikir aku tidak layak untuk menjadi teman kalian. Tapi Rika membujukku dengan minuman hangatnya. Dia memberiku dukungan..., dia memberiku harapan.... Karena itulah aku menghormatinya. Akan ku lindungi senyuman Dewi yang selama ini menyelamatkanku. Tanpa terkecuali darimu sekalipun kau lebih kuat dariku” lanjut Khaled geram dan memukul meja.


“apa kau menantangku ?” balas Ilyas berdiri mendekati Khaled.


"Lo Jual Gua Beli" balas Khaled yang ikut berdiri.


Dan mereka berdua di tahan oleh Nuge yang langsung menengahi mereka berdua.


“Oi oi oi oi, kenapa malah bertengkar sih ?. kita ini satu team lho. Tidak seharusnya kita saling bertengkar seperti ini” kata Nuge melerai mereka.


“KATAKAN ITU PADANYA NUGE !!!” bentak Ilyas kesal.


“aku tidak menyuruhmu untuk minta maaf atau mencintai Rika Ilyas. Aku hanya mau, agar kau setidaknya peka pada perasaannya. KASIAN DIA SANGAT BERHARAP PADAMU TAU NGGAK !!!?” balas Khaled membentak.


“Database-Sama, tidak apa-apa kok… hiks… jangan bertengkar karena aku. Atau aku semakin tidak bisa memaafkan diriku sendiri” kata Rika sambil menarik dan menahan khaled.


Saat mereka berdua akhirnya diam, Ilyas mengambil jaket dan meminum habis minumannya yang panas.


“terima kasih sajiannya, aku mau kembali ke kelas” kata Ilyas dan meninggalkan ruangan Club.


Di saat Ilyas meninggalkan ruangan Club, Natasya jadi kebingungan


“Ada apa ini ?. Kenapa malah rancau begini ?. Padahal baru aja kemarin kerja sama team kalian bagus sekali” kata Natasya yang memegang kepalanya.


“Entahlah” balas Nuge singkat dan menendang kursi di sana.


“Nuge, tenangkan dirimu” kata Melly mencoba menenangkan Nuge.


Natasya berdiri dan meminum minuman panasnya tapi tiba-tiba lidahnya terbakar.


“addueehh.. panas…. Aku pergi mengejar Ilyas dulu” kata Natasya dan juga meninggalkan ruangan itu.


...****...

__ADS_1


Facebook : HackBae. Instagram : hackbae2022


__ADS_2