
Di pagi yang cerah, lonceng tanda masuk jam pelajaran pertama susah berbunyi. Saat sampai di kelas, semua orang terkejut saat guru kelas 2A-1 memperkenalkan Ilyas sebagai murid baru di kelasnya.
“semua orang mengenalku jadi tidak perlu memperkenalkan diri, mohon bantuannya kedepannya teman-teman” kata Ilyas sambil memperkenalkan diri.
“yaa Ilyas silahkan duduk di bangku yang di siapkan. Ahh satu Informasi lagi buat kalian” kata wali kelasnya.
“tentang murid baru itu yaa ?” tanya salah satu murid kelas 2A-1.
“Ahh informasi tentang Murid baru itu bukan di kelas kita karena sudah di isi oleh Ilyas tapi di kelas sebelah” balas Wali kelasnya yang membuat seluruh murid kecewa.
"YAAAAHHHHH.........." kata semua Murid kecewa kecuali Ilyas.
“tapi ada Informasi lebih penting daripada itu. Besok, Teman kita Indah akan memutuskan Pindah sekolah dari sekolah ini” kata Wali kelasnya yang membuat Ilyas terkejut.
Semua siswa bahkan Ilyas sekalipun terkejud melihat kearah Indah tapi dia tidak berani melihat kearah Ilyas sama sekali.
“sayang sekali kita tidak akan ketemu lagi karena dia akan pergi ke Sulawesi Utara” lanjut Wali kelasnya dan seluruh teman perempuannya mendekatinya dan mencoba mendukungnya.
Setelah kelas selesai, begitu banyak teman-teman sekelasnya menghampiri dan menghibur Indah. Ilyas yang penasaran mendekati Indah dan langsung menariknya keluar kelas menuju ke dekat tangga lalu melakukan Kabedon pada Indah.
(arti Kabedon adalah pose memojokkan pasangan hingga ke tembok sambil bersandar dengan satu tangan sehingga si dia nggak bisa kabur ke mana-mana. Ketika Kabedon dilakukan, si cowok akan menatap mata si wanita begitu dalam)
“Sulawesi Utara ?. Kenapa ?” tanya Ilyas penasaran.
"itu... bukan Urusanmu" balas Indah memalingkan wajahnya.
"JAWAB AKU INDAAHH !!!" bentak Ilyas membuat Indah terkejut.
Indah menghembuskan nafas pasrah dan tidak melihat kearah wajah Ilyas.
“ibu dan ayahku mau pindah rumah dan di sana tempat pindah kami. Makanya, aku ikut dengan mereka karena aku tidak bisa tinggal sendirian ngekos” jawab Indah singkat.
“tapi kau berjanji padaku kita akan lulus sama-sama di sekolah ini Indah. Kenapa kau meninggalkanku ?” tanya ilyas tidak menerima keadaan.
“itu waktu kita masih Pacaran Ilyas. Sekarang, seperti apa hubungan kita ?” tanya Indah yang memojokkan Ilyas.
Dia sempat diam tidak mampu menjawab apa-apa sampai akhirnya dia berbicara
“ki.. kita teman bukan ?. bahkan kita temanan dari kecil. Kita berbagi rahasia bersama dan berbagi informasi bersama. Seharusnya....... kau memberitahuku indah” balas Ilyas.
“kalau begitu, KEMANA SAJA KAU WAKTU AKU MEMBUTUHKANMU SEEBLUMNYAA !!!?” bentak Indah kesal.
"Apakah seperti ini yang kau sebut teman ?. Menjauhiku ?. Tidak berani mengajakku bicara ?. Tidak mempedulikanku begitu ?" lanjut Indah memojokkan Ilyas sampai tidak bisa berbicara lagi.
“kau bilang teman semasa kecil tapi karena terkena masalah kemarin, kau diskors tidak datang mengunjungiku. Bahkan setelah kau kembali ke sekolah, kau menghindariku, hanya aku yang mencoba mendekatimu kembali dan jawabanmu hanya Lakukan saja sesukamu. APA TEMAN MASA KECIL BERSIKAP DINGIN SEPERTI ITUU !!!!?” lanjut Indah membentak.
Karena suaranya yang keras, seluruh orang di sekitarnya memperhatikan mereka berdua.
__ADS_1
“jangan dekati aku dulu.... aku tidak mau di ganggu” balas Indah dan pergi meninggalkan Ilyas.
hal itu membuat Ilyas menyadari kesalahannya dan menyandarkan kepalanya ketembok menyesali perbuatannya.
Saat Indah sampai ke kelas, hal yang tidak pernah di ketahui oleh Anggota Club Perpustakaan gedung E terulang lagi. Para pembullinya menghampirinya dan semua orang berpura-pura tidak menghiraukannya.
“Heee… padahal aku kira kita tidak bisa bulli Indah lagi karena ilyas masuk ke kelas ini. Ternyata, mau pindah sekolah yaa ?”.
“pantesan agak songong karena sering minta perlindungan di Club Perpustakaan gedung E yaa ?. nggak tahu malu”.
“sudah lama kita tidak melakukannya, ayo ikut sama kami” kata Pembulli Indah sambil menarik rambutnya.
Tiba-tiba, Melly datang menampar tangan orang yang menarik rambut Indah
“bahkan hari terakhir kau masih mau membulli temanku, dasar rendahan” kata Melly dengan santainya.
“BERANI SEKALI KAU !!!” teriak Pembulli itu mau menampar melly.
Belum sempat tamparannya, seorang perempuan memeluknya dan berkata dari belakangnya
“Bismillahirrohmanirrohim SUPLEEXX !!!” teriak Rika sambil memberikan Suplex pada orang yang membulli indah.
“Yoohh… lama nggak ketemu teman-teman. Kalian juga yang pernah membulliku kan ?. aku tidak selemah dulu lho, sini” lanjut Rika mengancam mereka.
“Rika.... bisa-bisanya kau kesini !!!” bentak pembulli di hadapannya.
Pembulli yang telah di berikan Suplex melihat kearah Melly dan mengancamnya
“ini tidak akan selesai dengan mudah Melly. Selanjutnya giliranmu yang akan jadi samsat Kyaaa… !!!” kata pembulli itu yang teriak karena rambutnya di tarik.
“kau coba saja sakiti Melly, maka aku akan menamparmu berkali-kali Perempuan lajang” balas Ilyas yang ternyata menarik rambut si Pembulli.
“kau... lancang sekali mau menamparku. Aku ini Perempuan lho Ilyas !!!?” bentak si pembulli.
Ilyas tertawa terbahak-bhak mendengar perkataannya dan berkata
“terus kenapa ?. Apakah gender akan menghalangiku untuk menampar ?. tidak tuh. karena aku ini penganut kesetaraan gender. Salah yaa salah Gobl*k” kata Ilyas yang semakin membuat pembulli itu ketakutan.
“ingat yaa, kalau saja setelah Indah pindah dan Melly terkena luka sedikit saja, lebih baik kau mencari alasan yang sangat tepat. Kalau tidak, akan ku tampar kau dan akan ku gantung di PAGAR SEKOLAAHH !!!” bentak Ilyas membuat pembulli itu ketakutan.
Tapi Melly mengambil buku paket dan memukul kepala Ilyas
“TERLALU KASARR !!!” bentak Melly sambil memukul kepala Ilyas.
“AAAUUCCKK !!!. kamu kenapa sih Melly ?. aku mencoba menolongmu lho” kata Ilyas kesakitan.
“aku tahu kok, makanya terima kasih. Tapi kamu terlalu kasar. Itu tidak boleh” balas Melly memarahi Ilyas.
__ADS_1
“Cih..” kata Ilyas singkat lalu menatap tajam ke Pembulli yang akhirnya pergi dari kelas 2A-1.
Melihat kelakuan teman-temannya, Indah tidak bisa menahan tawa. hal itu membuat Ilyas, Melly, dan Rika merasa legah.
"Akhirnya kau tertawa juga" kata Ilyas membujuknya.
Namun Indah meresponnya dengan memalingkan wajahnya dari Ilyas. Sedangkan Rika yang berada di belakang Ilyas memegang dadanya dan menahan perasaan cemburunya.
...****...
Di malam hari, Indah duduk di ruangan keluarga setelah mengangkat sebagian barang ke mobil pembawa barang menuju ke Sulawesi Utara.
“Haahhh besok tinggal ke sekolah untuk melakukan perpisahan pada teman sekelas dan Guru, dan semuanya beres” kata Indah sambil istirahat.
Namun tiba-tiba, ada suara ketukan pintu dari luar rumahnya.
“ahh biarkan Ayah yang membuka pintu” kata Ayahnya yang berada di ruangan tamu.
“nggak usah ayah, biarkan Indah saja” balas Indah yang langsung membuka pintu.
Dan ternyata, itu adalah teman-teman mereka dari Club Perpustakaan Gedung E.
“SELAMAT MALAM INDAAHHH !!!” kata teman-temannya serentak.
“teman-teman ?. ayo masuk. waaah..... padahal nggak usah repot-repot datang, Besokkan kita ketemu di sekolah” kata Indah menyambut temannya.
“kami nggak yakin sih kita ketemu di sekolah” kata Nuge sambil masuk.
”Besok pasti mau pergi diam-diam kan ?” lanjut Rika yang juga masuk.
“makanya kami datang malam ini” lanjut Khaled yang juga masuk.
“kita buat pesta meski kecil-kecilan” lanjut Melly yang juga akhirnya masuk.
“wah terima kasih teman-teman” kata Indah yang baru mau menutup pintu, tiba-tiba terdengar suara Klakson mobil.
“Maaf aku terlambat, aku harus pergi menjemput dan menunggu Layla dulu” kata Natasya yang keluar dari mobil yang di bawa Pengawalnya.
“kamu sih yang lambat Layla” lanjut Natasya mengejek.
“bukannya yang bikin menunggu tadi kak Natasya ?” balas Layla kesal.
“Sudah-sudah, sini masuk” kata Indah lalu menutup Pintu.
Dan mereka semua akhirnya masuk ke rumah Indah.
...****...
__ADS_1
Facebook : HackBae. Instagram : hackbae2022