Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 64 (Season 2) : Khaled dan Melly


__ADS_3

Di Sore hari, Setelah berlari dari kejaran Polisi, Maddo’ menghajar teman-temannya untuk melampiaskan kekesalannya.


“Sialaann….. One Eagle sialan itu… akan ku hancurkan mereka…” kata Maddo’ dengan kesalnya.


“tapi Boss, menurut Informasi yang kudapat, Geng One Eagle itu adalah orang yang pernah menghancurkan Gym Exercyse, mereka juga berpartisipasi meratakan Teror yang terjadi di Hotel ratu indah bersama dengan Geng Asoka, dan meratakan Perusahaan terkenal yang di garap oleh PT Dika Sanjaya. Dia punya hubungan dekat dengan Geng Motor Asoka, makanya mereka terlalu kuat” kata salah satu bawahannya yang mendapatkan informasi tentang One Eagle.


Maddo’ langsung menghajarnya sampai orang itu terlempar


“BACOOTT !!!. Siapapun dia AKU TIDAK PEDULI !!!. mereka telah mempermalukanku...” bentak Maddo’ kesal.


“kalau begitu, aku punya rencana Boss” kata salah satu pengikutnya yang berdiri setelah di hajar.


“bagaimana kalau kita menyerang teman terdekatnya dulu agar mereka terpancing” kata salah satu bawahannya.


“memangnya kau kenal siapa teman terdekatnya ?” tanya Maddo’ menarik rambut bawahannya itu.


Bawahannya mengambil hp dari sakunya lalu, menunjukkan foto lewat hp pada Maddo’.


”aku mengambilnya saat kita berlari kabur boss” kata Bawahan Maddo’.


Maddo' melihat foto itu dan matanya mulai meloyoy hingga tersenyum.


“Huhahahahahaaaa !!!!. pilihan yang bagus anak buahku” kata Maddo’ memuji anak buahnya itu.


Namun tiba-tiba, mereka buntu saat bertanya ke penjual bakso dekat sekolah Unggulan Kebangsaan.


“Hoo… ini mah anaknya Puang Onding bangsawan Makassar yang tinggal di kota ini dek. Kebetulan, dia memang sekolah di sini. Justru karenanya, tokoku berkembang karena dia sempat mencicipi Baksoku di sini” kata si tukang Bakso lalu bernostalgia waktu Natasya membeli Bakso di warungnya.


“Pak, kenapa Cuma pasang tenda biru selembar saja ?. Padahal baksonya enak lho pak ?” tanya Natasya sambil makan Bakso.


“Nyo... Nyonya Muda.., anda tidak boleh makan sembarangan nanti perut anda sakit” kata salah satu Bodyguard yang menjemputnya Khawatir.


“Kita makan Steak aja di restoran Panbakers Latimojong aja yuk ?” ajak Bodyguard lainnya yang juga Khawatir.


“BERISIK !!!!. AKU KELAPARAN !!!. Lagian baksonya enak kok” kata Natasya memuji Bakso si Penjual Bakso.


“terima kasih Nyonya atas pujiannya, Nyonya makan banyak yaa ?. nggak usah bayar. Gratis Khusus nyonya hari ini” kata si tukang Bakso luluh karena Pujian Natasya.


Mendengar hal itu, Natasya tidak tega dan langsung memerintahkan Bodyguardnya.


“PANGGIL ORANG-ORANG TUKANG, DAN BUATKAN WARUNG DI SINI DAN HARUS SELESAI HARI INI SEKARANG JUGAAAA !!!!” Perintah Natasya tegas pada bodyguardnya.


“YESS MA’AAM !!!!” Serentak Bodyguardnya dengan tegas.


“HEEEE….. !!!!!!” teriak si tukang Bakso terkejut.


Setelah bercerita nostalgia si tukang bakso, mereka tidak sadar sementara memakan Bakso si tukang Bakso itu sekarang.


“Nggak salah sih baksonya memang enak” kata salah satu anak buahnya.


“iya enak juga yaa” lanjut anak buah Maddo’ memuji.


“setelah hari itu aku selalu memberikan Bakso gratis pada Nyonya Natasya karena telah membangunkan warung sebagus ini padaku” kata si tukang bakso.


“Hooo begitu yaa ? (langsung sadar dan memukul meja). BUKAN BEGINI MAKSUDKU !!!. KENAPA AKU MALAH MAKAN BAKSO !!!?” teriak Maddo’ kesal.


“Haahh…. Aku nggak menyangka ternyata dia anak keturunan Arung Puang Onding” lanjut Maddo’ yang akhirnya buntu.


“temanmu itu kenapa sih ?” tanya si tukang bakso pada salah satu bawahan Maddo’.


“dia mau bertemu dengan perempuan ini tapi setelah mengetahui dia anak Bangsawan, dia mikir lagi” kata Bawahan Maddo’.


“Oh. Tapi kalau yang di sebelahnya, aku kenal. Namanya Melly, dia adalah perempuan yang baik hati dan suka menolong orang” kata si tukang Bakso dan Maddo langsung memegang pundaknya.


“Mas mengenalnya ?” tanya Maddo.


“iya aku mengenalnya dengan baik” balas si tukang bakso.

__ADS_1


Mendengar masih ada harapaan, Maddo membiarkan si tukang bakso duduk dan bertanya padanya


“ceritakan Mas tentang perempuan ini padaku” kata Maddo membujuk si tukang bakso.


Dan tukang bakso itu menceritakan segalanya tentang Melly.


...****...


Hari Minggu akhirnya tiba, sebelumnya di malam Minggu Khaled dan Melly janjian untuk jalan-jalan hari ini di Mall Penakukang. Dan mereka janjian di pintu masuk Khaled menunggunya hari ini.


“Anjirr... Anjirr... Anjirr... Anjirr... Anjirr... Anjirr... Anjirr...Bukankah ini yang namanya kencan ?. Saat dua jenis makhluk Homo Sapiens yang berbeda jenis kelamin berduaan dan jalan-jalan begini, itu namanya kencan kan ?. iya nggak sih ?. mana aku nggak punya persiapan. Untungnya aku sempat chat Rika semalam” Gumam Khaled dalam hatinya.


Dan Khaled sempat mengingat perbincangannya saat mencari baju dengan Rika kemarin.


“Ingat yaa Database-Sama, aku sudah bela-belain temani kamu malam minggu cari baju persiapan kencan dan mengabaikan malamku yang berharga untuk baca Novel. Jadi besok, kamu harus berhasil” kata Rika saat bicara dengan Khaled.


“tapi, apa kau yakin ini berhasil ?. Maksudku, kau saja kemarin sempat putus asa lho mengejar Ilyas” balas Khaled membuat Rika kesal.


“kau ini mau diajarin atau mau mengejekku sih ?” tanya Rika kesal.


“Ma.. Maaf !!!. terima kasih telah menemaniku malam ini Ma’am !!!” kata Khaled tegas.


“Haahh… kau ini memang sahabatku yang aneh. Tapi, 100% besok pasti lancar kok. Asalkan kau mengikuti catatan yng aku berikan” balas Rika di malam minggu kemarin.


Khaled melihat catatannya dan....


langkah Pertama :


saat pasanganmu datang, cobalah untuk mencairkan suasana dengan cara menenangkan perasaannya dan beri sedikit Pujian.


Setelah melihat langkah itu, Melly akhirnya datang dengan dandanan yang sederhana dan terlihat cantik.


“Database-Samaa….!!! Maaf membuatmu menunggu… !!!!” teriak lembut Melly.


Sampai di hadapan Khaled, Melly menunduk dan mengatur nafasnya. Khaled terlihat malu karena tidak sengaja melihat belahan dada Melly saat dia menundukkan badannya.


“ti.. tidak kok. Aku juga baru-baru datang hahahahahaaa….” Balas Khaled mengalihkan wajahnya.


“Code Red !!!. Maafkan aku tuhan karena aku telah melihat Surga Nafsu duniawi secara tidak sengaja” gumam Khaled dalam hatinya.


“begitu yaa ?. syukurlaahh…” kata Melly legah.


Melly melihat Khaled yang masih mengalihkan wajahnya dari Melly.


“ada apa Database-Sama ?” tanya Melly penasaran.


“tidak apa-apa kok. Kau terlihat cantik dan manis hari ini dengan penampilan biasa dan sederhana, sangat cocok untukmu” kata Khaled yang langsung melihat kearah Melly blak-blakan.


Mendengar hal itu dari Khaled, Melly tersipu malu dan menutup mulutnya dengan tangan kanannya.


“tee… terima kasih” kata Melly tersipu malu.


Khaled pun ikut tersipu malu dan mengepalkan tangannya


“Langkah pertama berhasil !!!. Anjirr.. kok dia imut banget sih ?” gumam Khaled dalam hatinya semangat.


Lalu dia memegang tangan Melly dan memperlihatkan keseriusannya.


“untuk hari ini saja, bisa kau memanggil namaku ?” tanya Khaled berharap.


“Database-Sama ?” kata Melly dengan polosnya.


“yaa benar sih. Tapi bukan itu maksudku” balas Khaled tidak menyangka jawaban Melly.


“jadi apa ?” tanya Melly pada Khaled.


“mak... maksudku... itu lho, nama asliku. Panggil aku dengan namaku saja untuk hari ini” kata Khaled meminta dan tersipu malu.

__ADS_1


Begitupun dengan Melly saat mengetahui maksud Khaled, ia juga ikut tersipu malu.


“Kha.. Khaled” jawab Melly.


“iya begitu.. Me..Melly” balas Khaled.


Dan mereka berdua tersipu malu dengan wajah yang sudah memerah.


“ayo kita masuk” ajak Khaled dan Melly Cuma menganggukan kepala.


Mereka berdua masuk ke Mall Panakukang sambil bergandengan tangan. Dari kejauhan, Ilyas dan Rika mengintai mereka dari jauh.


“Yoshh… sepertinya Langkah Pertama berhasil bagi Khaled. Dia sangat mudah untuk diatur” kata Rika membanggakan dirinya.


“yaa sangat berhasil. Tapi, apa kau yakin saya juga harus ikut ?. hari ini libur lho. Lumayan bisa tidur di rumah seharian” tanya Ilyas dengan nada yang malas.


“aku memanggil Natasya juga tapi katanya sibuk menerima tamu bersama Puang dan Nuge nggak bisa hadir karena ada urusan katanya” balas Rika.


Tiba-tiba telepon Rika berbunyi dan ia menjauh sedikit mengangkatnya


“ha.. halo ?” tanya Rika lewat telepon.


“Ini Nuge, bagaimana ?” tanya Nuge pada Rika.


“yaa untuk sementara masih bagus” balas Rika.


“bukan mereka, maksudku kalian” kata Nuge memperjelas.


“apa maksudmu ?” tanya Rika nggak tahu maksud Nuge.


“aku sengaja tidak ikut dengan kalian agar sambil mengawasi Khaled dan Melly, kalian mempunyai kesempatan untuk kencan. Bukan begitu ?” jawab Nuge memperjelas.


Mendengar perkataan Nuge, tiba-tiba Rika jadi gugup dan berbicara berbisik.


“Jajajajajaja.. jadi, kau tidak datang karena sengaja membiarkan kami berduaan be.. begitu !!!?” tanya Rika kesal sambil gugup.


“Tunggu apa lagi ?. Ini kesempatan buat kalian. Setelah Indah pergi, disitulah kesempatanmu ada untuk mencuri hatinya jadilah obat buat hati Ilyas yang terluka, dan jadilah wanitanya” kata Nuge mendukung Rika.


Seketika Rika tersenyum dan menjawab perkataan Nuge.


“terima kasih Nuge-Kun. Kau memang sahabat baikku” kata Rika dengan lembut.


“AAAHHHKKK KAU MEMBUAT JIWA WIBUKU MERONTA !!!!” teriak Nuge yang terdengar oleh Rika dari jarak jauh.


“jangan bilang kau juga ada di Mall ?” tanya Rika yang sedikit kesal.


“Ti.. tidak kok” balas Nuge yang terlihat gugup.


“kamu jangan sampai ketahuan sama Ilyas, Melly dan Khaled yaa ?. nanti rencana kita semua hancur” kata Rika memperingati Nuge.


“Ba.. baiklah. Maaf sudah berbohong” balas Nuge dan menutup teleponnya.


“ada apa Rika ?” tanya Ilyas penasaran.


“ti.. tidak apa-apa kok. Ayo kita kejar mereka, jangan sampai kita kehilangan jejaknya” balas Rika gugup dan merangkul tangan ilyas lalu membawanya bersamanya.


Nuge yang masih sembunyi mengenakan kacamatanya lalu mulai mengikuti mereka dari belakang.


“Nasib jomblo gini nih. Mengintai orang yang lagi kencan yang sedang mengintai orang lain Kencan” gumam Nuge kesal.


Setelah mengatakan itu, Nuge memakai Maskernya lalu ikut masuk kedalam Mall mengintai mereka berempat.


...****...


Facebook : HackBae


Instagram :hackbae2022

__ADS_1


__ADS_2