Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 61 (Season 2) : Awal yang Baru


__ADS_3

Hari Minggu telah tiba. Dimana Ilyas dengan kebiasaan hariannya latihan di Taman rumahnya di dampingi oleh Yuuki yang memperhatikannya. Serta para pelayan yang terpesona melihat badan Ilyas yang bugar dan keringat.


"tubuh tuan muda memang tidak ada tandingannya"


"luar biasa.... keringatnya sampai berjatuhan...."


"semangat muda, sexy, dan tampan"


"Ahhhh....." kata para pelayan yang menyaksikannya.


Namun di balik semua itu, Layla yang di dampingi Sebastian memperhatikan pelayan-pelayannya jadi jengkel.


"Sebastian, kita apakan para pelayan ini ?" tanya Layla yang kesal.


"Entahlah Nyonya muda" balas Sebastian yang tidak bisa berkata apa-apa.


"bukannya kerja pagi-pagi malah liat kakak yang sedang latihan... heh ?" balas Layla yang tiba-tiba terkejut saat Ilyas di dekati oleh seseorang.


Ilyas yang sementara latihan di kejutkan hawa serangan dari orang tersebut dan hampir menendangnya.


"Maafkan aku paman, aku kira siapa tadi" kata Ilyas yang hampir menendang kepala Mayor Adi.


"sepertinya kau sudah menguasai latihan yang aku berikan keponakanku. Tapi kalau di lanjutkan, kita akan saling menyakiti" Balas pamannya yang ternyata dari tadi kakinya sudah mengincar kakinya yang satu lagi.


Mereka akhirnya mengurungkan serangannya dan saling mengobrol seraya Yuuki memberikan handuk pada Ilyas.


"Jadi, ada apa paman datang ke sini ?" tanya Ilyas sambil meneguk minumannya.


"Ohh aku hanya ingin memberikanmu ini" kata Mayor Adi dan memukulkan Nuncaku pada Ilyas.


Ilyas yang menahannya dengan lengannya langsung mengeluh kesakitan karena tak mampu menahan serangan itu.


"Aaauucckkk !!!. Apa-apaan tuh Paman ?" tanya Ilyas mengeluh.


"Heheee... sakit kan ?. Ini adalah Nunchaku, Senjata terkuat pria terhebat Bruce Lee pada masanya. ini sangat cocok dengan bela diri Jet Kune Do yang kau pelajari itu" balas Mayor Adi dan melemparkan Nunchaku itu kepada keponakannya.


"Nunchaku itu untukmu, pelajarilah dengan baik-baik lewat internet. Dan aku rasa, ada juga di buku Tao of Jet Kune Do itu" lanjut Mayor Adi dan langsung meninggalkan keponakannya.


"Ehh cuma itu alasan paman datang ke sini ?. Nggak ketemu sama Ayah dulu ?" tanya Ilyas pada Pamannya.


"aku hanya datang untukmu Keponakanku, karena melihatmu semakin kuat adalah hiburan tersendiri untukku sebagai Gurumu" balas Mayor Adi yang meninggalkannya.


Ilyas yang melihat Nunchaku itu mulai mempelajarinya. Saat mengetahui metode pemakaiannya, Ilyas mencoba menerapkannya namun sering mengenai kepala dan punggung bahkan selengkangannya. Berulang kali, Ilyas melatih dirinya bahkan ke sekolahpun kadang ia di tertawakan karena mempunyai badan dan wajah yang lebam karena Nunchaku itu.


Hingga beberapa hari telah berlalu, Ilyas mampu menguasainya dengan sempurna hingga mengambil pose yang sangat mirip dengan Bruce Lee. Melihat hal itu, Yuuki bertepuk tangan untuk Ilyas karena keberhasilannya.


"Akhirnya kau menguasainya, tuanku" kata Yuuki menghampirinya.


"terima kasih Kak Yuuki. Tapi, gimana caranya yaa membawanya ke sekolah tanpa di hentikan sama Operasi tas guru BK besok ?" tanya Ilyas bingung.


"tenang saja tuanku, aku sudah memberikan tempat Khusus di tas anda untuk senjata itu" balas Yuuki.


Keesokan harinya, benar saja Tas Ilyas lolos dari operasi tersebut karena Nunchaku itu di taro di bagian bawah tasnya dengan kantong khusus yang tidak di dapatkan oleh guru.


Sekolah Elite Kebangsaan kini tidak memisahkan kelas E lagi dalam pembelajaran karena kasus Ilyas yang kemarin. Dan hal itu membuat, kelas E dapat berbaur dengan kelas lainnya. Walau masih terpisah dengan Gedung kelas Umum dan kadang sebagian murid masih saling merendahkan.


Sistem Pentolan sekolah pun juga di rambak kembali saat kelas 3 sebelumnya lulus. Di mana kelas A sampai D bisa berpartisipasi. Dan aturannya, mereka tidak boleh sampai ketahuan. Di kelas 3, semuanya damai


karena mereka sudah menjadikan Bagas si Naga sebagai kiblat mereka dan menjadi Faksi sebagai Faksi Naga. Walaupun tetap bersaing dengan Andi sebagai Faksi Singa, karena mereka memisahkan diri. Di kelas 2, beberapa orang mau menantang Ilyas tapi Nuge selalu menghadapinya duluan dengan bualan...


“sebelum melawan Ilyas, coba hadapi aku dulu. Itupun kalau kau bisa, karena Ilyas jauh lebih kuat dariku” bualan itu membuat seluruh kelas 2A sampai 2D cukup tersinggung dan menghadapi Nuge.

__ADS_1


Tapi, tidak ada satupun yang mampu menumbangkan Nuge. Sampai orang salah paham, bahwa sebenarnya Nuge yang terkuat di kelas 2. Walaupun begitu, Faksi Ular tetap ada yang di pimpin oleh Abang.


Walaupun begitu, Faksi Ular tetap menghormati One Eagle karena sebelumnya ia pernah di kalahakan dan sudah tertolong oleh One Eagle. Kelas 1 pun tidak mau kalah dan membuat system seperti mereka dan membentuk Faksi Monyet tapi sayangnya, Pentolan kelas 1 bukan dari kelas E melainkan dari kelas C.


Namun hal yang baru terjadi. Di kelas 1, muncul perempuan tomboy yang kuat dan membentuk Faksi baru berjenis Faksi campuran perempuan dan laki-laki tersendiri yang bernama Butterfly. Faksi Monyet kadang ingin menantang mereka tapi, Faksi Butterfly tidak tertarik untuk menghadapi mereka.


Walau begitu, tidak ada yang berani mendekatinya karena setiap Laki-laki yang menghadapi Wanita Tomboy itu, semuanya tumbang saat didapati bertarung.


Dan di hari yang damai itu, Ilyas yang sedang membaca komik Detektif Conan sangat terkejut saat seorang Junior dari kelas 1C-2 yang mengaku sebgai pentolan seluruh kelas 1 menantangnya.


“Ooii Kak Ilyas, bertarunglah denganku” kata murid yang tiba-tiba mendekatinya.


“Hah ?” balas Ilyas kebingungan.


“aku dengar kau adalah orang terkuat di kelas 2 sebagai One Eagle. Aku ingin menghadapimu kak Ilyas” kata Murid itu menantang Ilyas.


“Sopan dikit kek, namamu siapa ?” tanya Ilyas kesal.


"Ooii Ooii ooii MANA SOPAN SANTUNMU SEBAGAI JUNIOR HAAHH !!!?" bentak Abang sambil membanting Meja.


"tahan emosimu Abang. Jadi, kamu siapa ?" tanya Nuge sambil menarik wajah Abang mundur.


“heh, untuk apa memperkenalkan diri kepada orang yang akan ku kalahkan ?” kata Murid itu mengejek.


Ilyas yang semakin kesal berkata pada murid itu.


“aku bukan orang yang terkuat di kelas 2 lho. Yang terkuat itu Nuge dari kelas E. Ada juga dari Faksi Ular yaitu Abang” balas Ilyas menghindari pertarungan.


“Kak Nuge bilang kamulah yang terkuat. Makanya aku pergi menemuimu” balas Murid itu pada Ilyas.


“Cih sialan, kau menghindari masalah ?” gumam Ilyas dalam hatinya.


"aku hanya malas berkelahi karena kejadian akhir-akhir ini Aibo... aku butuh istirahat" balas Nuge sambil membuka Komiknya.


“Yoshhh… kalau begitu mari kita mulai di sini” kata Ilyas melompat berdiri dan dia langsung di ayungkan pukulan oleh Murid itu.


Ilyas menghindar lalu memukul murid itu dengan kuat hingga terlempar merusak pintu keluar dari kelas.


“Bikin kaget aja tuh bocah langsung main pukul aja” kata Ilyas yang mengusap dadanya.


Melly memeriksa murid itu lalu menganggukkan kepala melihat ke arah Natasya.


“PEMENANGNYA ADALAH, ILYAS DARI ONE EAGLEEE !!!!” teriak Natasya mengangkat tangan Ilyas dengan berpura-pura menggunaakan Mic dengan cara menggulung buku paket.


Ilyas mengangkat kedua tangannya dengan bangga layaknya petinju yang menang di atas ring.


“YOSHHAA !!!!” teriak Ilyas senang membuat para Juniornya ketakutan melihat aksinya.


“Ilyas kuat sekali yaa ?”.


“bahkan yang ini tampa ampun menggunakan satu pukulan”.


“bukankah pukulannya mirip One Slap Man ?”.


“Ilyas keren bangeettt” kata teman-teman kelas yang melihatnya.


“HEH, MULUT SIAPA ITU !!!?” bentak Natasya kesal dan membuat seluruh teman kelasnya diam.


...****...


Saat lonceng Jam Siang berbunyi, mereka akhirnya kumpul di ruangan Club Perpustakaan Gedung E dan Natasya memperlihatkan Jas hitam buatannya beserta lambang One Eagle di

__ADS_1


dadanya dengan ukiran Besi berwarna Emas.


“Jang Jannnggg…. Lihat, bagus kan ?” kata Natasya memperlihatkan Jasnya.


Semua orang terlihat biasa saja menanggapinya sambil memakan Mie Cup.


“Yak, maksudku Ekspresi kalian dong. Bagaimana ?” tanya Natasya kesal.


“Bagaimana apanya ?. Kau itu bukan anggota One Eagle ngapain buat gituan ?” tanya Nuge bingung.


“Cihh.. cihh.. cihh.. kalian itu grub yang bergerak tampa Manejer. Maka dari itu, aku akan menjadi Manejer untuk Geng One Eagle ini” balas Natasya membanggakan diri.


“Fungsi manejer di One Eagle untuk ?” tanya Rika yang juga memakan Mie Cup.


“Yaa mensupport kalianlah.... Kalian punya masalah, akan ku beri solusi. Geng ini butuh dana, akan ku berikan. Intinya aku adalah penolong bagi Faksi ini” balas Natasya masih membanggakan diri.


"maksudmu team kan ?" kata Melly yang juga mengisap Mie Cupnya.


“Hooo.. ATM berjalan toh ?” kata Ilyas sambil mengisap Mie Cupnya.


Natasya memukulnya dengan buku karena kesal dengan ungkapan Ilyas.


“NGGAK GITU JUGA BODOH !!!” bentak Natasya.


Ilyas tersedak Mie dan celana serta pahanya terkena kuah panas mie cup itu.


“Kok gitu sih ?. Kenapa Cuma aku yang di pukul ?” tanya Ilyas kesal.


“Soalnya kau yang paling menyebalkan” balas Natasya kesal.


“Haaahhh !!!!?. Hanya karena alasan itu ?” tanya Ilyas makin kesal.


“Ya, Cuma itu” balas Natasya sombong.


“menurutku, ada bagusnya juga Natasya bergabung” kata Khaled mendukung Natasya.


“Kenapa ?” tanya Melly yang makan di dekatnya.


“coba ingat, saat kita hampir terpecah yang memancing kita kembali bersama Natasya kan ?. dalam team Up Game Battle, dia seperti karakter Class Support” kata Khaled menjelaskan.


“Hoo.. begitu yaa ?. Baiklah, selamat datang di One Eagle” kata Ilyas lanjut memakan Mienya.


“kedepannya mohon bantuannya” lanjut Nuge menyambut dengan makan Mie.


“kamunya yang betah jadi Manejer yaa ?” tanya Rika yang juga memakan Mie.


“cara sambutan kalian kok seperti minta di tabok yaa ?” kata Natasya kesal.


“tapi setidaknya, terima kasih sudah mengajakku bergabung di Faksi ini" kata Natasya dengan bangga.


"Maksudmu Team kan ?" kata Melly lagi.


"Dan aku membuatkan Jas Hitam juga untuk Melly agar dia jadi asistenku” lanjut Natasya memperlihatkan Jas hitam milik Melly


"WOOAAAAA !!!!" kata Ilyas, Khaled, Nuge, dan Rika serentak sambil tepuk tangan.


"Hehee... terima kasih.. terima kasih..." balas Melly berdiri sambil mengusap kepala belakangnya.


"HEH !!!!. GILIRAN MELLY KALIAN MALAH SENNANG ANJIRRR !!!" bentak Natasya kesal yang membuat semua orang tertawa di ruangan Club itu.


Hari yang membahagiakan saat itu namun mereka tidak mengetahui Kesenangan mereka cuma sementara karena ancaman dari sekolah sebelah akan datang.

__ADS_1


...****...


__ADS_2